Pecah Kongsi? Jon Jones Tantang Dana White: "Kalau UFC Merasa Saya Sudah Habis, Lepaskan Saya Hari Ini Juga!"
Baca dalam 60 detik
- Konfrontasi Terbuka dengan Dana White: Jon Jones akhirnya kehilangan kesabaran dan membalas kritik pedas CEO UFC, Dana White, terkait keterlibatannya dalam kartu pertandingan UFC White House. Laporan dari MiddleEasy pada 10 Maret 2026 mengungkapkan bahwa Jones merasa tidak dihargai setelah bertahun-tahun mendominasi oktagon. Perselisihan ini bermula dari komentar White yang meragukan kesiapan atau kontribusi Jones dalam event-event besar terbaru, yang kemudian dibalas Jones dengan pernyataan yang mengguncang industri MMA: tantangan untuk memutus kontraknya saat ini juga.
- Ancaman Keluar dari UFC: Dalam serangkaian pernyataan yang berani, Jon Jones menegaskan bahwa jika manajemen UFC benar-benar menganggap kariernya telah berakhir atau ia sudah tidak lagi memiliki nilai jual, maka solusi terbaik adalah pemutusan kontrak segera (release). Di tahun 2026, permintaan Jones ini sangat signifikan karena ia adalah salah satu daya tarik terbesar di divisi kelas berat. Ancaman ini menunjukkan bahwa Jones tidak takut untuk mencari peluang di promotor lain atau bahkan bertarung di platform streaming seperti yang dilakukan Francis Ngannou jika hak-hak dan reputasinya terus diremehkan oleh organisasinya sendiri.
- Krisis Hubungan Bintang vs Organisasi: Ketegangan antara Jones dan White mencerminkan krisis yang lebih luas di UFC pada Maret 2026, di mana para petarung elit mulai berani menentang kendali absolut manajemen. Jones merasa telah memberikan segalanya untuk UFC dan menganggap kritik publik dari White sebagai bentuk pengkhianatan profesional. Situasi ini menempatkan UFC dalam posisi sulit; kehilangan Jon Jones akan menjadi pukulan telak bagi kredibilitas divisi kelas berat mereka, namun menuruti tuntutannya bisa dianggap sebagai kelemahan di mata petarung lain yang juga tidak puas dengan manajemen.

Hubungan antara Jon Jones dan manajemen UFC mencapai titik nadir setelah sang petarung kelas berat tersebut melayangkan tantangan terbuka untuk dilepaskan dari kontraknya. Melansir MiddleEasy, Jones merespons komentar sinis Dana White mengenai performa dan masa depannya di dunia MMA dengan kemarahan yang nyata. Jones menuduh UFC mencoba merusak warisan prestasinya demi kepentingan promosi sesaat. Di bulan Maret 2026 ini, ancaman perpisahan Jon Jones menjadi topik paling panas di Las Vegas, mengisyaratkan bahwa era dominasi tanpa syarat UFC terhadap para atlet bintangnya sedang berada di ambang keruntuhan.
Jon Jones secara eksplisit menyatakan bahwa ia tidak akan membiarkan dirinya dihina secara publik oleh organisasi yang ia besarkan. Dengan tegas ia menantang Dana White untuk membuktikan kata-katanya; jika UFC menganggap Jones sudah "selesai," maka pembebasan kontrak adalah jalan keluar yang ia tuntut. Hal ini memicu spekulasi luas di kalangan penggemar mengenai potensi Jones untuk bergabung dengan rival atau beralih ke format pertandingan mandiri yang lebih menguntungkan secara finansial. Perseteruan ini bukan lagi sekadar urusan olahraga, melainkan pertarungan ego dan kekuasaan di puncak tertinggi industri bela diri campuran tahun 2026.
Poin Utama Perselisihan:
Ancaman Jon Jones untuk keluar dari UFC ini merupakan guncangan terbesar dalam industri MMA sepanjang awal tahun 2026. Kami akan terus memantau apakah Dana White akan melunakkan posisinya atau justru benar-benar melepas sang legenda. Tetaplah bersama kami untuk update eksklusif mengenai nasib Jon "Bones" Jones selanjutnya.
Terima kasih atas perhatian Anda. Sampai jumpa di update berita olahraga paling panas selanjutnya!



