Toyota Center baru saja menjadi saksi mengapa Alperen Şengün sering dijuluki sebagai "Baby Jokic" dengan sentuhan kreativitas ala pemain guard. Dalam kemenangan telak 125-105 atas Utah Jazz, Şengün mencatatkan salah satu dunk terbaik dalam kariernya.
Aksi tersebut terjadi saat Şengün menerima bola di area *high post*. Dengan gerakan tipuan bahu yang sangat meyakinkan, ia berhasil melewati penjagaan ketat pemain Jazz sebelum melakukan penetrasi ke garis dasar (*baseline*). Tanpa melihat ke belakang, ia melompat dan melakukan *reverse slam* yang memicu sorakan meriah dari seluruh penonton. Aksi ini bukan hanya soal dua poin, tetapi merupakan pernyataan dominasi Rockets di Wilayah Barat tahun 2026.
Detail Kemenangan Rockets vs Jazz (24 Feb 2026 WIB):
- Skor Akhir: Houston Rockets 125 - 105 Utah Jazz.
- Peran Kunci Şengün: Selain dunk viralnya, kontribusi Şengün dalam *rebounding* dan *playmaking* memastikan ritme permainan tetap berada di bawah kendali Rockets.
- Dukungan Bintang: Integrasi Kevin Durant dalam sistem tim memberikan ruang lebih luas bagi Şengün untuk berkreasi satu lawan satu di area dalam.
Kemenangan ini sangat penting bagi Rockets (35-21) untuk terus menekan tiga besar Wilayah Barat. Di sisi lain, Utah Jazz yang sedang pincang tanpa Jusuf Nurkic dan Walker Kessler terlihat kesulitan mengimbangi kekuatan fisik di bawah ring yang dikomandani oleh Şengün dan Jabari Smith Jr.
Di tahun 2026, Alperen Şengün telah bertransformasi dari pemain potensial menjadi kekuatan yang menakutkan di NBA. Kemampuannya untuk menggabungkan keterampilan teknis tingkat tinggi dengan atletisitas yang semakin meningkat menjadikannya wajah masa depan Houston Rockets yang cerah.




