Treasury Akui Turut Andil dalam Kematian Staf, Perketat Prosedur Investigasi Internal
Baca dalam 60 detik
- HM Treasury menerima temuan koroner bahwa praktik investigasi informal berkontribusi pada kematian asisten pribadi berusia 26 tahun.
- Kementerian menghentikan sementara pertemuan pencarian fakta tidak resmi dan memperkenalkan pengamanan kesejahteraan baru.
- Pemerintah Inggris akan meninjau ulang mekanisme penyelesaian konflik di seluruh jajaran Whitehall dalam setahun ke depan.

Kementerian Keuangan Inggris (HM Treasury) secara resmi mengakui bahwa prosedur internal mereka berkontribusi terhadap kematian seorang staf muda, Chloe Moffat (26), pada Mei 2025. Pengakuan ini muncul setelah penyelidikan koroner menemukan bahwa praktik rapat pencarian fakta informal tanpa dasar kebijakan telah menciptakan risiko fatal bagi karyawan yang dituduh melakukan pelanggaran.
Moffat mengakhiri hidupnya sehari setelah manajemen memberitahukan tuduhan bahwa ia membagikan informasi rahasiaโtuduhan yang ia bantah. Dalam inkuisisi Agustus lalu, koroner menyimpulkan bahwa Treasury "berkontribusi secara material" karena tidak menginformasikan bahwa hukuman yang mungkin dijatuhkan hanyalah peringatan tertulis, bukan pemecatan. Informasi yang tidak disampaikan itu, menurut koroner, memperparah tekanan psikologis yang dialami korban.
Menanggapi laporan koroner, Treasury dan Kantor Kabinet menyatakan menerima seluruh temuan dan mengambil langkah segera. "Kami menerima kekhawatiran yang diidentifikasi dan menanganinya dengan sangat serius," tulis kedua lembaga dalam pernyataan bersama. Treasury juga menegaskan telah menghentikan sementara penggunaan pertemuan pencarian fakta informal selama peninjauan kebijakan menyeluruh dilakukan.
Langkah perbaikan yang diumumkan mencakup pengenalan pengamanan kesejahteraan yang diperkuat, kewajiban bagi manajer untuk memberi tahu karyawan tentang kemungkinan hasil sebelum meminta tanggapan, serta pengembangan kerangka pencegahan bunuh diri. Treasury menyatakan bahwa sebagian besar inisiatif tersebut memperjelas dan memperkuat prosedur yang sudah ada, bukan sepenuhnya baru.
"Simpati terdalam Treasury tetap bersama teman dan keluarga Chloe, dan departemen terus berkabung atas kehilangan rekan kami. Tinjauan independen menemukan staf bertindak dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab sepanjang proses," kata juru bicara Treasury.
Kasus ini menyoroti celah dalam manajemen sumber daya manusia di sektor publik Inggris, di mana prosedur investigasi internal yang tidak transparan dapat menimbulkan konsekuensi hukum dan etika. Meskipun demikian, Treasury menegaskan bahwa tinjauan independen menunjukkan staf telah berupaya menjalankan tugas sesuai kewajiban. Namun, penerimaan temuan koroner membuka jalan bagi reformasi lebih luas di lingkungan pemerintahan.
Kantor Kabinet akan melakukan tinjauan menyeluruh terhadap konflik dan penyelesaian di tempat kerja di seluruh Whitehall dalam waktu satu tahun. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya praktik serupa di kementerian lain. Sejumlah pengamat kebijakan publik menilai bahwa pengakuan Treasury merupakan preseden penting bagi akuntabilitas lembaga negara, meskipun implementasi di lapangan masih perlu diawasi.
Pertanyaan ke depan: akankah reformasi ini benar-benar mengubah budaya investigasi internal di sektor publik Inggris, atau hanya menjadi penyesuaian prosedural tanpa dampak signifikan bagi kesejahteraan pegawai? Jawabannya akan terlihat dari hasil tinjauan Whitehall dan kasus-kasus serupa yang mungkin muncul kemudian.



