Dan Ayoub Resmi Pimpin Wizards of the Coast, Sinyal Ekspansi Digital Hasbro Makin Kencang
Baca dalam 60 detik
- Hasbro menunjuk Dan Ayoub sebagai Presiden Wizards of the Coast dan Hasbro Digital Games, efektif 2 November, mengakhiri kekosongan kepemimpinan hampir dua bulan.
- Rekam jejak Ayoub di 343 Industries dan divisi digital Wizards menunjukkan prioritas Hasbro pada penguatan portofolio video game dan ekspansi digital.
- Dengan beberapa proyek game besar seperti Exodus dan Warlock dijadwalkan rilis 2027, kepemimpinan baru ini akan menentukan arah strategi transmedia D&D dan Magic.

Hasbro secara resmi menunjuk Dan Ayoub sebagai Presiden Wizards of the Coast sekaligus Hasbro Digital Games, efektif mulai 2 November. Pengumuman ini mengakhiri masa transisi hampir dua bulan setelah presiden sebelumnya, John Hight, beralih ke peran penasihat pada awal September lalu, yang sempat membuat CEO Hasbro Chris Cocks mengambil alih pengawasan sementara.
Penunjukan Ayoub bukan tanpa alasan. Sejak bergabung dengan Wizards of the Coast pada 2022, ia dipercaya memimpin studio digital dan sempat menjabat sebagai Senior Vice President of Digital Games. Sebelumnya, Ayoub dikenal sebagai executive producer dan studio head di 343 Industries, pengembang franchise Halo. Latar belakang ini mempertegas sinyal bahwa Hasbro ingin mempercepat ekspansi Wizards ke ranah digital dan video game, melampaui bisnis tabletop yang selama ini menjadi tulang punggung.
Dalam pernyataan resminya, Ayoub menegaskan komitmennya untuk menempatkan penggemar sebagai prioritas utama. Ia juga menyatakan akan menghormati para seniman dan kreator yang menghidupkan dunia Magic dan D&D, serta menetapkan arah pertumbuhan ambisius di sektor tabletop maupun digital. Pernyataan ini seolah menjawab kekhawatiran sebagian komunitas yang menilai ekspansi digital berpotensi menggerus nilai-nilai tradisional permainan.
"Magic dan D&D telah menjadi bagian hidup saya sejak lama, dan tim di belakangnya adalah yang terbaik di dunia. Kami akan mengutamakan penggemar, menghormati para kreator, dan menetapkan langkah pertumbuhan ambisius di tabletop dan digital," ujar Ayoub dalam siaran pers.
Langkah Hasbro ini juga tak lepas dari dinamika industri game global. Penutupan studio BioWare oleh EA baru-baru ini meninggalkan celah bagi proyek seperti Exodus, game RPG fiksi ilmiah yang dikembangkan Archetype Entertainment, divisi Wizards yang dipimpin veteran BioWare dan Baldur's Gate, James Ohlen. Exodus diposisikan sebagai penerus spiritual Mass Effect dan dijadwalkan meluncur 7 April 2027. Selain itu, ada Warlock dari Invoke Studios, game aksi-petualangan single-player berbasis Dungeons & Dragons yang rencananya rilis 2027. Hasbro juga sempat menyatakan keinginan membuat Baldur's Gate 4, meski belum ada rencana konkret.
Bagi pasar Indonesia, kepemimpinan Ayoub berpotensi membawa angin segar. Komunitas penggemar Magic: The Gathering dan Dungeons & Dragons di Tanah Air cukup aktif, terutama di kota-kota besar, dan sering menggelar turnamen serta sesi bermain reguler. Ekspansi digital yang lebih agresif dapat memperluas akses ke konten digital, termasuk potensi lokalisasi atau server regional yang selama ini menjadi kendala. Namun, tantangannya adalah memastikan strategi global tetap selaras dengan kebutuhan pasar lokal yang sensitif terhadap harga dan aksesibilitas.
Dengan portofolio game yang sedang digarap, pertanyaannya kini apakah Ayoub mampu menyeimbangkan ekspansi digital dengan pelestarian ekosistem tabletop yang menjadi akar Wizards of the Coast. Kepemimpinannya akan diuji dalam beberapa tahun ke depan, terutama saat game-game besar mulai memasuki pasar.



