Apple TV Akhirnya Hadirkan Profil Pengguna di iPhone dan iPad, Plus Dukungan Bahasa Isyarat
Baca dalam 60 detik
- Pembaruan iOS 27.2 membawa fitur profil pengguna ke aplikasi Apple TV di iPhone dan iPad, menutup celah yang selama ini membedakannya dari layanan streaming pesaing.
- Pengguna dapat membuat profil terpisah dengan riwayat tontonan dan rekomendasi personal, plus opsi profil anak dengan batasan konten.
- Apple juga menambahkan jalur bahasa isyarat resmi (ASL dan BSL) pada sejumlah judul, meski jumlahnya belum diungkap.

Apple memastikan aplikasi Apple TV di iPhone dan iPad akan segera memiliki fitur profil pengguna melalui pembaruan iOS dan iPadOS 27.2 yang dirilis pekan depan. Langkah ini menutup kesenjangan yang selama ini membuat Apple TV tertinggal dari platform streaming lain seperti Netflix, Disney+, dan Prime Video yang sudah lama menyediakan profil terpisah di perangkat mobile.
Selama ini, profil pengguna memang sudah tersedia di tvOS untuk Apple TV set-top box, tetapi belum hadir di perangkat genggam. Kini, profil yang dibuat di satu perangkat akan tersinkronisasi otomatis ke perangkat lain, sehingga setiap anggota keluarga dapat mempertahankan riwayat tontonan, antrean, dan rekomendasi yang dipersonalisasi. Fitur ini juga memungkinkan orang tua membuat profil khusus anak dengan batasan konten sesuai usia.
Selain profil, Apple memperkenalkan opsi gambar profil baru yang menampilkan karakter dari acara anak-anak seperti The Snoopy Show, Frog and Toad, dan Stillwater. Sementara itu, fitur aksesibilitas menjadi sorotan kedua: Apple TV kini menyediakan jalur bahasa isyarat resmi untuk sejumlah film dan acara, melengkapi subtitle dan caption yang sudah umum. Pengaturan bahasa isyarat dapat diakses melalui menu Settings > Apps > TV > Sign Language.
"Dukungan bahasa isyarat pada layanan streaming masih tergolong langka, dan langkah Apple ini bisa menjadi sinyal bagi industri untuk lebih serius menghadirkan aksesibilitas yang setara," kata seorang pengamat teknologi yang enggan disebutkan namanya.
Namun, jumlah judul yang mendukung bahasa isyarat saat peluncuran belum diungkap. Apple juga belum merinci berapa banyak konten yang akan tersedia dengan fitur tersebut. Meski demikian, kehadiran fitur ini mempertegas posisi Apple TV sebagai layanan yang mulai serius menangani inklusivitas, meski masih tertinggal dalam hal kuantitas konten dibandingkan pesaing.
Bagi pasar Indonesia, pembaruan ini berpotensi memperluas adopsi Apple TV di kalangan pengguna iPhone dan iPad, terutama keluarga yang menginginkan kontrol lebih atas konsumsi konten anak. Namun, tantangan utama tetap pada ketersediaan konten lokal dan harga langganan yang tergolong premium. Apple TV di Indonesia dibanderol sekitar Rp200 ribuan per bulan, dan fitur bahasa isyarat baru mencakup ASL serta BSL, belum Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO).
Ke depan, pertanyaannya adalah seberapa cepat Apple memperluas dukungan bahasa isyarat ke lebih banyak judul dan apakah fitur serupa akan diikuti oleh platform lain. Jika respons pengguna positif, bukan tidak mungkin Apple akan mendorong standar aksesibilitas baru di industri streaming global.


