iPad mini Baru: OLED dan A20 Pro, Tapi Harga $699 Masih Kurang Pro
Baca dalam 60 detik
- Apple resmi meluncurkan iPad mini generasi terbaru dengan layar OLED 8,5 inci, chip A20 Pro, dan rating IP67, dijual mulai $699.
- Kenaikan harga $200 dari model sebelumnya tidak diimbangi layar 120Hz dan bezel yang masih tebal, sehingga bersaing ketat dengan tablet Android seperti Oppo Pad mini.
- Bagi pengguna iPadOS, perangkat ini tetap magnet, tetapi Apple dinilai perlu berbenah jika ingin mempertahankan dominasi di segmen tablet ringkas premium.

Apple secara resmi memperkenalkan iPad mini anyar yang membawa perubahan signifikan pada layar dan performa, namun harga yang melonjak membuat sebagian pengamat mempertanyakan nilai jualnya. Tablet ini akan tersedia untuk pre-order pada 28 Oktober dan mulai dijual 6 November, dengan banderol mulai $699 untuk versi Wi-Fi dan $849 untuk versi cellular.
Langkah Apple menaikkan harga $200 dari generasi sebelumnya yang diluncurkan 2024 silam—kala itu dibanderol $499—menjadi sorotan. Pasalnya, peningkatan spesifikasi yang ditawarkan tidak sepenuhnya menutupi kekurangan yang masih melekat, terutama layar yang belum mendukung refresh rate tinggi. Di segmen tablet ringkas premium, para pesaing telah menawarkan panel 120Hz atau bahkan 144Hz pada rentang harga serupa.
Dari sisi layar, iPad mini baru mengusung panel OLED 8,5 inci, naik dari 8,3 inci sebelumnya, berkat penyusutan bezel hingga 24 persen. Apple mengklaim kecerahan layar mencapai 600 nits untuk konten standar dan puncak 1.200 nits untuk HDR, jauh melampaui model lawas. Opsi kaca nano-texture yang sebelumnya eksklusif iPad Pro kini tersedia untuk varian penyimpanan 256GB dan 512GB, memberikan pengurangan pantulan yang lebih baik.
Bobotnya pun berkurang menjadi 255 gram untuk versi Wi-Fi, dengan ketebalan hanya 5,4 mm. Chip A20 Pro yang ditanamkan identik dengan yang digunakan iPhone 18 Pro, menjanjikan peningkatan performa signifikan. Kamera depan akhirnya dipindahkan ke sisi lanskap, memudahkan panggilan video tanpa membuat pengguna terlihat menoleh. Rating IP67 untuk ketahanan air dan debu juga hadir perdana di lini mini.
Meski demikian, Apple tidak menyertakan ProMotion—teknologi layar 120Hz—pada perangkat ini. Spesifikasi resmi tidak mencantumkan refresh rate, dan pengamat teknologi menduga panel masih berjalan di 60Hz seperti generasi sebelumnya. Ketiadaan fitur ini terasa janggal mengingat iPad Pro dan iPhone Pro telah lama mengadopsi 120Hz, sementara tablet pesaing di harga $699 sudah menawarkan hingga 144Hz.
Selain itu, bezel yang mengecil belum sepenuhnya menghilangkan kesan kuno. Oppo Pad mini, misalnya, mampu memasukkan layar 8,8 inci ke dalam bodi yang sedikit lebih kecil dari iPad mini baru. Bahkan perangkat lipat Apple sendiri, iPhone Duo, dengan layar 7,6 inci, membuat bingkai iPad mini terlihat tertinggal. Kesenjangan desain ini memperkuat argumen bahwa Apple seakan setengah hati memberikan sentuhan Pro pada lini mini.
"Jika Apple menambahkan panel 120Hz dan memangkas bingkai lebih agresif, saya akan menyebut ini tablet kecil terbaik tanpa perbandingan. Namun pada harga $699, seharusnya bisa lebih dari ini," tulis pengamat teknologi dalam ulasannya.
Di pasar global, iPad mini baru akan bersaing dengan Oppo Pad mini yang telah lebih dulu hadir di China sejak April dan mulai menyambangi pasar internasional seperti India dan Malaysia bulan ini. Oppo Pad mini dijual sekitar $699 melalui importir, menawarkan layar 144Hz dan bobot lebih ringan, meski konsumen harus merelakan ekosistem iPadOS dan garansi resmi Apple. Bagi sebagian pengguna, trade-off ini menjadi pertimbangan serius.
Terlepas dari kritik, iPad mini baru tetap diprediksi laris, terutama bagi mereka yang masih menggunakan iPad mini 6 atau generasi lebih lama. Peningkatan layar OLED dan ketahanan air menjadi daya tarik utama, dan belum ada tablet sekecil ini yang menjalankan iPadOS. Apple tampaknya masih mengandalkan loyalitas ekosistem untuk mempertahankan pangsa pasar di segmen tablet ringkas.
Ke depan, pertanyaannya adalah apakah Apple akan mendengar keluhan pengguna dan menghadirkan varian "Pro mini" sejati dengan layar 120Hz dan desain lebih mutakhir, atau tetap bertahan pada strategi diferensiasi yang ada. Persaingan di segmen tablet ringkas premium semakin ketat, dan langkah pesaing seperti Oppo bisa menjadi tekanan bagi Apple untuk berinovasi lebih berani.



