Ze Gomes Bawa Madura United ke GBT dengan Misi Curi Poin, Persebaya Waspada
Baca dalam 60 detik
- Madura United percaya diri menantang Persebaya di Gelora Bung Tomo setelah menumbangkan Persib Bandung 1-0.
- Pelatih Jose Gomes menegaskan timnya tidak gentar meski mengakui kualitas Persebaya yang sedang berjuang bangkit dari dua hasil buruk.
- Kemenangan 2-1 di markas Persebaya musim lalu menjadi modal psikologis bagi Laskar Sape Kerrab untuk mengulang sejarah.

Madura United akan menyambangi markas Persebaya Surabaya pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027, Senin (26/10/2026) malam, dengan tekad mencuri poin di Stadion Gelora Bung Tomo. Modal utama tim tamu adalah kemenangan 1-0 atas Persib Bandung pekan lalu, hasil yang mengakhiri tren kurang konsisten mereka dalam dua pertandingan sebelumnya.
Pelatih Madura United, Jose Gomes, menyadari bahwa laga bertajuk Derbi Suramadu ini bukan perkara mudah. Menurutnya, Persebaya tetap tim kuat meski sedang dalam periode sulit. “Kami tahu Persebaya tim yang bisa membawa juara. Ini kesulitan buat kami,” ujar pelatih asal Portugal yang akrab disapa Ze Gomes itu.
Meski mengakui beratnya tantangan, Gomes menegaskan anak asuhnya tidak datang untuk sekadar meramaikan kompetisi. Ia menuntut keberanian sekaligus kewaspadaan dari para pemain agar rencana permainan berjalan maksimal. “Kami tidak takut, karena kami mau ambil poin di sana,” tegasnya.
Kepercayaan diri Gomes juga bersumber dari kualitas skuad yang dimilikinya. Ia menilai para pemain mampu bersaing dengan klub mana pun di Indonesia asalkan menjalankan instruksi tim pelatih secara disiplin. “Saya percaya karena saya memiliki sekelompok pemain yang melakukan apa yang saya minta dengan kualitas yang baik,” imbuhnya.
Di kubu tuan rumah, Persebaya sedang berusaha bangkit setelah dua hasil kurang memuaskan. Bajul Ijo bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman, lalu takluk 0-1 dari PSM Makassar. Situasi ini membuat duel di GBT menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk kembali ke jalur kemenangan sekaligus memanfaatkan dukungan suporter sendiri.
“Kami mau mencoba seperti musim kemarin. Kami akan berusaha maksimal. Jika kami sudah pernah menang di sana, tentu bukan hal mustahil untuk mengulanginya,” kata kapten Madura United, Lulinha.
Selain kemenangan atas Persib, Madura United juga membawa modal tidak terkalahkan dalam dua pertandingan terakhir. Sebelum mengalahkan Maung Bandung, mereka bermain imbang 3-3 dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Hasil tersebut menunjukkan lini pertahanan masih perlu pembenahan, tetapi daya saing tim tetap terjaga.
Bagi Madura United, laga ini bukan sekadar duel gengsi. Kemenangan di kandang Persebaya akan menjadi sinyal bahwa Laskar Sape Kerrab serius bersaing di papan atas. Sebaliknya, kekalahan bisa memperlebar jarak dengan tim-tim terdepan dan menambah tekanan dalam beberapa pekan ke depan.
Persebaya sendiri diuntungkan oleh faktor kandang dan sejarah rivalitas yang panjang. Namun, tekanan untuk meraih hasil positif bisa menjadi pedang bermata dua. Jika Bajul Ijo gagal memanfaatkan peluang, ambisi Madura United untuk mencuri poin semakin terbuka.
Pertanyaan yang kini mengemuka: mampukah Madura United membuktikan optimisme Ze Gomes di tengah atmosfer GBT yang dikenal intimidatif, atau justru Persebaya yang bangkit dan memperpanjang tren negatif tim tamu? Jawabannya akan terlihat di atas lapangan pada Senin malam.



