Antonelli Rebut Pole di GP Amerika, Verstappen Terancam dari Baris Pertama
Baca dalam 60 detik
- Kimi Antonelli memastikan posisi terdepan di Circuit of the Americas, mengungguli Max Verstappen yang harus puas start kedua.
- Tiga pembalap—Lindblad, Colapinto, dan Bortoleto—menghadapi penalti grid yang mengubah komposisi balapan.
- Dominasi Mercedes di sesi kualifikasi menandai persaingan juara dunia yang semakin ketat memasuki putaran akhir musim.

Kimi Antonelli memastikan diri sebagai pembalap tercepat dalam sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat 2026, mengunci posisi terdepan di Circuit of the Americas, Austin, Texas. Pembalap Mercedes itu mengungguli Max Verstappen dari Red Bull yang harus puas memulai balapan dari posisi kedua.
Hasil ini menjadi pukulan psikologis bagi Verstappen yang tengah memburu gelar juara dunia. Sirkuit COTA dikenal sebagai salah satu trek yang menuntut keseimbangan aerodinamika dan keberanian di tikungan cepat, dan Mercedes tampaknya berhasil menemukan setelan yang tepat untuk mobil Antonelli. Sementara itu, rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, menempati posisi ketiga, diikuti duet Ferrari Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di urutan keempat dan kelima.
Barisan depan yang dihuni pembalap muda Mercedes dan juara bertahan Red Bull menunjukkan bahwa persaingan musim ini tidak lagi didominasi satu tim. Kehadiran Hadjar di posisi ketiga—setelah sebelumnya lebih sering terlihat di bayang-bayang Verstappen—menambah dimensi baru dalam strategi Red Bull. Sementara itu, Ferrari yang menempatkan Leclerc dan Hamilton di posisi empat dan lima masih menyimpan potensi untuk menantang di balapan, mengingat karakter sirkuit yang memungkinkan terjadinya overtaking di beberapa titik.
Perhatian juga tertuju pada Sergio Pérez dan Valtteri Bottas yang membela tim Cadillac. Keduanya akan memulai balapan dari posisi ke-19 dan ke-20, sebuah posisi yang jauh dari harapan mengingat pengalaman mereka. Sementara itu, pembalap muda Arvid Lindblad dari Racing Bulls harus menerima penalti lima posisi, sementara Franco Colapinto (Alpine) dan Gabriel Bortoleto (Audi) masing-masing mendapat penalti 10 dan 20 posisi. Penalti ini diprediksi akan mengubah peta persaingan di kelompok tengah, terutama bagi tim-tim yang berjuang mengumpulkan poin konstruktor.
"Sesi kualifikasi berjalan sangat ketat. Mobil terasa kompetitif sejak awal, dan saya senang bisa memberikan hasil terbaik untuk tim," ujar Antonelli usai sesi, seperti dikutip dari pernyataan resmi tim.
Bagi penggemar F1 di Indonesia, balapan ini akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional dan platform streaming berbayar. Antusiasme terhadap F1 di Tanah Air terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan semakin banyaknya pembalap muda yang menginspirasi generasi baru. Meskipun tidak ada pembalap Indonesia di grid, kehadiran tim-tim papan atas dan persaingan ketat di setiap seri menjadi daya tarik tersendiri. Balapan di Austin juga menjadi ajang pembuktian bagi para produsen mesin dalam menghadapi regulasi teknis yang semakin ketat.
Dengan pole position di tangan Antonelli, Mercedes berpeluang besar meraih kemenangan pertamanya musim ini. Namun, Verstappen yang dikenal agresif di lap pertama dipastikan tidak akan tinggal diam. Strategi ban dan manajemen cuaca—yang sering berubah di Texas—akan menjadi faktor penentu. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang di Circuit of the Americas? Jawabannya akan terungkap dalam 56 lap balapan yang digelar Minggu malam waktu Indonesia.



