Leeds Incar Tresoldi Rp880 Miliar, Farke Desak Striker Baru Januari
Baca dalam 60 detik
- Leeds United menempatkan Nicolo Tresoldi sebagai target utama untuk bursa Januari.
- Club Brugge memasang harga 42 juta poundsterling dan enggan melepas sang pemain pada musim dingin.
- Daniel Farke membutuhkan tambahan tenaga di lini depan menyusul rentetan cedera yang mengganggu performa tim.

Leeds United telah mengidentifikasi Nicolo Tresoldi sebagai target utama untuk memperkuat lini serang pada bursa transfer Januari mendatang. Manajer Daniel Farke dikabarkan secara pribadi mendorong manajemen klub untuk mendatangkan striker anyar, menyusul krisis cedera yang melanda sektor depan tim.
Menurut laporan Football Insider, penyerang Club Brugge tersebut masuk dalam rencana rekrutmen Leeds. Namun, upaya mendatangkan Tresoldi pada Januari tidak akan mudah. Pihak Brugge disebut tidak memiliki keinginan untuk melepas pemain berusia 22 tahun itu di tengah musim, mengingat kontribusinya yang krusial bagi tim asuhan Nicky Hayen.
Ketajaman Tresoldi memang tengah mencuri perhatian. Penampilan impresifnya terjadi pada laga Liga Champions melawan Inter Milan di San Siro, di mana ia mencetak hat-trick dan membawa Brugge menang 4-3. Catatan tersebut menambah nilai jualnya setelah musim lalu menorehkan 22 gol di semua kompetisi. Kini, harga 42 juta poundsterling (sekitar Rp880 miliar) disebut-sebut sebagai patokan Brugge.
Farke menghadapi dilema. Di satu sisi, ia membutuhkan striker yang bisa langsung memberikan dampak instan. Di sisi lain, Tresoldi masih terikat kontrak jangka panjang dan Brugge memiliki posisi tawar yang kuat. Mantan pelatih Hannover, Lars Fuchs, memuji kemampuan Tresoldi dalam menghubungkan permainan, menyelesaikan peluang dengan kedua kaki, serta etos kerjanya tanpa bola. Namun, Farke tidak bisa menunggu hingga musim panas jika krisis cedera terus berlanjut.
"Kebutuhan mendesak Farke tidak bisa ditunda hanya karena ada nama menarik di bursa transfer," demikian analisis dalam laporan tersebut.
Leeds saat ini masih mengandalkan Dominic Calvert-Lewin sebagai ujung tombak utama. Namun, kondisi Calvert-Lewin diragukan setelah mengalami memar di kaki, sementara Anton Stach dan Noah Okafor juga bermasalah usai laga melawan Manchester United. Lukas Nmecha bisa menjadi opsi darurat, tetapi Farke jelas menginginkan kompetisi sehat di lini depan.
Bagi Leeds, mendatangkan Tresoldi bukan sekadar soal uang. Pemain muda itu sudah merasakan atmosfer Liga Champions bersama Brugge. Tawaran bermain reguler di Premier League bisa menjadi daya tarik, tetapi Leeds harus meyakinkan sang pemain bahwa pindah ke Elland Road adalah langkah maju. Dengan harga yang tinggi dan persaingan dari klub lain, negosiasi diprediksi alot.
Jika gagal pada Januari, Leeds disarankan tetap memantau perkembangan Tresoldi hingga musim panas. Namun, strategi itu berisiko karena Farke butuh solusi jangka pendek. Manajemen klub dituntut untuk bergerak cepat, sembari menyiapkan opsi alternatif agar tidak kehabisan striker pada paruh kedua musim.
Pertanyaannya, apakah Leeds berani menggelontorkan dana besar untuk pemain yang belum terbukti di Premier League, atau memilih jalan pragmatis dengan mendatangkan striker berpengalaman? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah musim mereka.



