Robinhood: Kontrak Prediksi Bitcoin dan Emas Melonjak, Trader Mulai Tinggalkan Sports
Baca dalam 60 detik
- Robinhood mencatat kontrak prediksi berbasis bitcoin, emas, dan minyak mentah menjadi produk dengan pertumbuhan tercepat, menggeser dominasi sports.
- Kontrak prediksi suku bunga The Fed menjadi kontrak terbesar pada September, menandakan pergeseran minat ke peristiwa ekonomi.
- Durasi kontrak kripto memendek hingga 15 menit, memunculkan risiko kerugian cepat yang setara opsi zero-day.

Robinhood melaporkan lonjakan permintaan pada kontrak prediksi yang terikat pada pergerakan harga bitcoin, emas, dan minyak mentah. Minat trader yang sebelumnya terkonsentrasi pada sports dan pemilu kini mulai merambah ke pasar keuangan, menjadikan produk ini sebagai segmen dengan pertumbuhan tercepat di platform tersebut.
Wakil Presiden dan General Manager Futures serta Prediction Markets Robinhood, JB Mackenzie, mengungkapkan bahwa kontrak volatilitas harga untuk aset-aset tersebut kini mendominasi pasar. Meski sports masih menjadi produk terbesar, ia menilai terjadi pergeseran perilaku pengguna. "Kami mulai melihat kontrak volatilitas harga seperti bitcoin, minyak mentah, dan emas mendominasi pasar, dan itu adalah produk yang tumbuh paling cepat," ujarnya dalam konferensi NEXTPredict di New York, Kamis (23/10/2026).
Prediction market memungkinkan trader membeli kontrak berdasarkan probabilitas suatu peristiwa, dengan harga yang mencerminkan ekspektasi pasar. Kontrak semacam ini memberi jalan bagi investor untuk mengambil posisi pada pergerakan harga aset tanpa harus memiliki aset dasarnya. Robinhood sendiri memasuki bisnis ini melalui kemitraan dengan Kalshi, bursa prediction market yang diatur secara federal, dan sejak itu menjadikan event contract sebagai bagian yang terus tumbuh dari platform perdagangannya.
Ekspansi ini berlangsung di tengah tantangan hukum yang dihadapi kontrak sports dari regulator perjudian di tingkat negara bagian. Ketidakpastian tersebut membuka peluang bagi kontrak keuangan untuk menjadi sumber pertumbuhan alternatif. Mackenzie mencatat bahwa kontrak event terbesar Robinhood pada September bukanlah kontrak sports, melainkan kontrak yang terkait dengan keputusan suku bunga Federal Reserve. Fakta ini menggarisbawahi meningkatnya minat trader terhadap peristiwa ekonomi makro.
Selain itu, trader semakin beralih ke kontrak berdurasi pendek, terutama di segmen kripto. Beberapa produk kini diselesaikan dalam waktu sesingkat 15 menit. "Awalnya satu minggu, lalu bergeser ke satu hari, dan sekarang menjadi 15 menit," kata Mackenzie. Ia membandingkan kontrak kripto 15 menit dengan opsi zero-day yang kedaluwarsa pada hari perdagangan yang sama. Keduanya berpotensi menghasilkan kerugian cepat, meski strukturnya berbeda.
"Yang Anda lihat, mereka hampir segera mulai membangun posisi di ekuitas, kripto, futures, dan opsi," ujar Mackenzie menggambarkan perilaku pengguna baru.
Bagi Robinhood, prediction market juga berfungsi sebagai pintu masuk bagi nasabah ke lini bisnis lain. Pengguna yang datang untuk memperdagangkan event contract sering kali mulai menjelajahi saham, cryptocurrency, futures, dan opsi. Sebagian bahkan menemukan produk individual retirement account (IRA) platform tersebut. Mackenzie menyebut Robinhood memiliki 11 bisnis yang masing-masing menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari US$100 juta, dan prediction market berpotensi menjadi segmen dengan pertumbuhan tercepat di antara semuanya.
Perkembangan ini relevan bagi pasar Indonesia, terutama bagi investor ritel yang semakin akrab dengan instrumen derivatif dan aset digital. Meski prediction market belum memiliki padanan langsung yang diatur di dalam negeri, fenomena kontrak berdurasi ultra-pendek dan meningkatnya taruhan pada peristiwa makro global dapat memengaruhi pola perilaku investor domestik, khususnya dalam mengelola risiko volatilitas bitcoin dan komoditas. Otoritas jasa keuangan dan bursa berjangka dalam negeri mungkin perlu mencermati tren ini sebagai bahan evaluasi kebijakan perlindungan konsumen.
Ke depan, pertanyaan utamanya adalah seberapa jauh regulator di berbagai yurisdiksi akan membiarkan kontrak prediksi keuangan berkembang, terutama yang berdurasi sangat singkat. Jika minat trader terus bergeser dari sports ke aset keuangan, Robinhood dan platform sejenis berpotensi mengubah lanskap perdagangan ritel global. Namun, risiko kerugian cepat pada kontrak 15 menit akan menjadi ujian bagi model pengawasan dan edukasi investor.



