Marvel Temukan Penulis untuk Serial Mata-mata Zodiac, Sinyal Era Baru MCU?
Baca dalam 60 detik
- Marvel Studios resmi menunjuk Amit Cohen dan Ron Leshem sebagai penulis serial Zodiac, proyek thriller mata-mata yang diumumkan di New York Comic Con.
- Kisahnya akan mengikuti agen mata-mata yang memburu target dengan kemampuan khusus, memicu spekulasi keterkaitan dengan organisasi rahasia seperti HYDRA dan S.H.I.E.L.D.
- Produksi dimulai tahun depan, namun minimnya detail membuat penggemar bertanya-tanya apakah ini awal baru atau akhir dari ekspansi televisi Marvel.

Marvel Studios akhirnya mengungkap tim penulis untuk serial terbaru mereka, Zodiac, sebuah thriller mata-mata yang diumumkan perdana di New York Comic Con bulan ini. Penunjukan Amit Cohen dan Ron Leshem menjadi konfirmasi pertama setelah pengumuman tersebut menuai tanda tanya besar, mengingat Marvel belakangan ini jarang membocorkan proyek televisi baru.
Menurut laporan Deadline, Leshem dan Cohen bukan nama sembarangan. Leshem adalah kreator serial asal Israel Euphoria yang kemudian diadaptasi HBO dan diperankan Zendaya, sementara Cohen dikenal lewat kolaborasinya di sejumlah proyek internasional. Keduanya juga menciptakan serial No Man's Land untuk Hulu. Latar belakang mereka di drama ketegangan dan karakter kompleks memberi sinyal bahwa Zodiac tidak akan sekadar aksi tembak-tembakan.
Detail plot yang beredar menyebutkan bahwa Zodiac akan fokus pada agen mata-mata yang memburu target dengan "kemampuan khusus". Frase itu membuka ruang spekulasi luas: apakah target tersebut adalah individu dengan kekuatan super, mutan, atau entitas lain yang selama ini tersembunyi di sudut MCU? Dalam komik Marvel, Zodiac merujuk pada beberapa organisasi antagonis, termasuk kelompok spionase jahat yang sering bersinggungan dengan HYDRA. Judul serialnya sendiri memakai roda zodiak sebagai huruf "O" dan menyisipkan logo S.H.I.E.L.D. pada huruf "A", isyarat kuat bahwa agensi legendaris itu mungkin kembali meski di timeline MCU saat ini posisinya digantikan SWORD.
Pengumuman ini muncul di tengah fase penuh tanda tanya bagi divisi televisi Marvel. Beberapa proyek terbaru mereka berakhir lebih cepat dari perkiraan: Wonder Man yang mendapat pujian luas justru dibatalkan musim keduanya, sementara VisionQuest yang sedang tayang akan menutup trilogi yang dimulai dari WandaVision. Daredevil: Born Again juga dijadwalkan berakhir pada musim ketiganya tahun depan, menandai perpisahan kembali dengan Charlie Cox sebagai Matt Murdock. Di tengah tren pengurangan produksi, kehadiran Zodiac bisa dibaca sebagai upaya Marvel merombak strategi kontennya.
"Minimnya detail justru membuat proyek ini terasa misterius, tetapi juga meninggalkan keraguan apakah Marvel masih punya cukup amunisi untuk mempertahankan antusiasme penggemar," tulis Polygon dalam analisisnya.
Spekulasi lain mengarah pada kemungkinan Zodiac mengambil inspirasi dari komik Secret Warriors karya Brian Michael Bendis dan Jonathan Hickman. Komik itu menampilkan Zodiac sebagai kumpulan spymaster terhebat dunia, dengan plot infiltrasi HYDRA ke S.H.I.E.L.D. yang sebelumnya sudah dieksplorasi MCU lewat Captain America: The Winter Soldier dan serial Agents of S.H.I.E.L.D.. Kemunculan Quake (Daisy Johnson) dalam komik tersebut memicu teori bahwa Zodiac mungkin merupakan kelanjutan dari Agents of S.H.I.E.L.D., terlebih setelah Clark Gregg (Phil Coulson) ikut membagikan pengumuman di media sosial.
Bagi penonton Indonesia, Zodiac bisa menjadi tontonan yang layak ditunggu di Disney+ Hotstar, meski belum ada konfirmasi tanggal rilis. Antusiasme pasar Asia Tenggara terhadap konten Marvel tetap tinggi, dan kehadiran penulis sekaliber Leshem berpotensi menarik minat baru di luar basis penggemar komik. Namun, dengan produksi baru dimulai tahun depan, para penggemar harus bersabar menanti jawaban atas teka-teki ini.
Pertanyaannya kini: apakah Zodiac akan menjadi awal kebangkitan serial Marvel di Disney+, atau justru penutup dari era keemasan yang mulai memudar? Jawabannya baru akan terungkap setelah kamera mulai berputar tahun depan.



