Dewa United Women Waspadai Disiplin Taktis Persita di Duel Papan Atas IWL
Baca dalam 60 detik
- Dewa United Women dan Persita Tangerang Women sama-sama mengantongi tiga poin dari pekan pertama IWL 2026/2027, menjadikan pertemuan di Stadion Patriot Candrabhaga sebagai penentu siapa yang berhak memimpin klasemen.
- Pelatih Dicky Firasat menilai Persita punya organisasi pertahanan rapi saat kehilangan bola, sehingga Dewa United perlu antisipasi serangan balik.
- Laga Minggu sore akan menguji konsistensi kedua tim di papan atas dan memberi gambaran awal siapa yang layak difavoritkan dalam perburuan gelar musim ini.

Dewa United Women akan menghadapi Persita Tangerang Women pada pekan kedua Indonesia Women's League (IWL) 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (25/10/2026) pukul 15.30 WIB. Duel ini menjadi sorotan karena kedua tim mengawali kompetisi dengan kemenangan tipis 1-0, sehingga hasil di laga ini akan menentukan siapa yang berhak menguasai puncak klasemen sementara.
Persita saat ini menempati posisi teratas berkat kemenangan atas Garudayaksa FC Women melalui gol Diana Annisa Rahmawati pada menit ke-90. Sementara itu, Dewa United berada tepat di bawahnya setelah mengalahkan Persikad Depok Women lewat gol Zahra Muzdalifah pada menit ke-78. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, tetapi Persita unggul selisih gol atau urutan alfabetis yang membuat mereka berada di atas.
Menjelang pertandingan, pelatih Dewa United Women, Dicky Firasat, menegaskan timnya tidak akan memandang remeh calon lawan. Ia menilai Persita memiliki organisasi permainan yang perlu diwaspadai, terutama ketika kehilangan penguasaan bola. "Kami sangat respek sama lawan. Tidak ada kamus di kepala saya dan pemain untuk meremehkan lawan," ujar Dicky seperti dikutip dari laman resmi iLeague, Jumat (23/10/2026).
Dicky menyoroti kemampuan Persita menjaga organisasi pertahanan saat kehilangan bola. Menurutnya, hal itu bisa menyulitkan Dewa United jika tidak diantisipasi dengan pendekatan permainan yang tepat. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara menciptakan peluang dan mengantisipasi serangan balik lawan. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa meski mengantongi modal kemenangan, Dewa United tetap menaruh hormat penuh pada Persita.
"Kami sangat respek sama lawan. Tidak ada kamus di kepala saya dan pemain untuk meremehkan lawan," tegas Dicky Firasat.
Bagi Dewa United, laga ini juga menjadi ajang pembuktian konsistensi Zahra Muzdalifah yang langsung mencetak gol pada pertandingan pembuka. Sementara itu, Persita berusaha mempertahankan momentum setelah kemenangan dramatis di menit akhir. Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung ketat karena keduanya memiliki motivasi besar untuk memperkuat posisi di papan atas IWL.
Konteks Indonesia: IWL 2026/2027 menjadi barometer perkembangan sepak bola wanita nasional. Persaingan ketat di pekan-pekan awal menunjukkan peningkatan kualitas kompetisi, yang pada gilirannya dapat memperkuat fondasi tim nasional wanita Indonesia. Duel antara Dewa United dan Persita ini tidak sekadar memperebutkan tiga poin, tetapi juga menjadi cermin bagaimana klub-klub peserta mulai menata organisasi permainan secara lebih serius.
Dengan hasil pekan pertama yang identik, laga Minggu sore akan menjadi ujian bagi kedua pelatih dalam meracik strategi. Dewa United perlu memanfaatkan penguasaan bola untuk membongkar pertahanan rapat Persita, sementara Persita akan mengandalkan disiplin taktis dan serangan balik cepat. Siapa yang mampu menjaga konsistensi dan memanfaatkan peluang akan keluar sebagai pemimpin klasemen. Akankah Dewa United membuktikan kualitasnya, atau justru Persita yang memperlebar jarak di puncak?



