Lisandro Martinez Ingin Hengkang, Manchester United Bidik Branthwaite
Baca dalam 60 detik
- Lisandro Martinez memberi tahu INEOS bahwa ia tidak akan memperpanjang kontraknya di Manchester United.
- Direktur sepak bola Jason Wilcox mulai memantau Jarrad Branthwaite sebagai pengganti potensial.
- Situasi ini menambah tekanan pada Michael Carrick menjelang laga melawan Leeds United.

Manchester United diterpa gejolak jelang lawatan ke markas Leeds United akhir pekan ini. Bek andalan Lisandro Martinez dikabarkan telah menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan Old Trafford, dan memberi tahu pemilik klub, INEOS, bahwa ia tidak ingin opsi perpanjangan kontrak selama 12 bulan diaktifkan.
Menurut laporan Manchester Evening News, pemain berusia 28 tahun itu sudah mengambil sikap tegas terkait masa depannya. Kontraknya akan berakhir pada musim panas mendatang, dan ia menolak memperpanjang satu tahun lagi. Keputusan ini menjadi pukulan bagi manajer Michael Carrick yang tengah berusaha menenangkan skuad setelah kekalahan 2-0 dari Atletico Madrid di Liga Champions, yang diwarnai kritik pedas Martinez terhadap jajaran direksi.
Kritik terbuka Martinez memicu reaksi keras dari kalangan legenda. Wayne Rooney memperingatkan bahwa sikap tersebut berpotensi memecah belah ruang ganti, sementara Jamie Carragher menilai Martinez telah melewati batas. Carrick sendiri membantah adanya ketegangan di dalam tim. "Banyak orang berbicara, tetapi belum tentu mereka memahami situasi di sini," ujarnya, seraya menegaskan bahwa skuad dalam kondisi terbaik dan tidak terpengaruh.
Meski demikian, Carrick menegaskan Martinez tetap masuk rombongan ke Elland Road. Laga melawan Leeds akan menjadi ujian mental bagi United yang tengah terpuruk. Carrick pun mengakui bahwa atmosfer di Elland Road akan sangat menantang. "Pertandingan yang sulit, Daniel Farke telah melakukan pekerjaan hebat. Leeds tim berbahaya, dan kami harus siap," tuturnya.
Di sisi lain, Manchester United mulai bergerak mencari pengganti. Direktur sepak bola Jason Wilcox dilaporkan telah mengidentifikasi Jarrad Branthwaite sebagai kandidat utama. Bek Everton itu telah lama masuk radar United, dan profilnya dianggap cocok: masih muda, kidal, serta memiliki pengalaman di Liga Inggris. Namun, negosiasi dengan Everton tidak akan mudah karena Branthwaite juga diminati klub lain.
Situasi ini memaksa INEOS dan tim rekrutmen untuk segera menyusun rencana jangka panjang. Selain mencari bek tengah, United juga membutuhkan bek kiri murni. Keputusan Martinez untuk pergi bisa mempercepat perombakan lini belakang, tetapi juga berisiko menimbulkan ketidakstabilan di tengah musim yang krusial.
Bagi Carrick, fokus utama saat ini adalah meraih hasil positif di Leeds. Namun, bayang-bayang kepergian Martinez dan ketidakpastian masa depan bek Argentina itu akan terus menjadi sorotan. Jika United gagal merespons dengan baik, tekanan terhadap Carrick dan manajemen akan semakin besar. Akankah Martinez benar-benar hengkang, dan mampukah United mendatangkan Branthwaite sebagai penggantinya? Jawabannya akan segera terungkap dalam beberapa pekan mendatang.



