Baena Selamatkan Atlético di Menit 89, Barcelona Mulai Tertekan
Baca dalam 60 detik
- Gol telat Álex Baena membawa Atlético Madrid menang 1-0 atas Espanyol dan memangkas jarak dengan Barcelona menjadi dua poin.
- Kemenangan ini menjadi modal penting Simeone menjelang laga berat, sementara Espanyol harus menelan kekalahan meski sempat mengancam.
- Di Jerman, Dortmund kembali ke puncak meski hanya bermain imbang, sementara Napoli semakin terpuruk setelah ditekuk Venezia.

Atletico Madrid memastikan tiga poin dramatis di Cornella setelah Álex Baena melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-89, membawa Los Rojiblancos menang 1-0 atas Espanyol dan menempel ketat Barcelona di puncak klasemen La Liga. Kemenangan ini menjadi sinyal bahwa tim asuhan Diego Simeone belum menyerah dalam perburuan gelar meski konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah.
Barcelona yang baru saja meraih kemenangan di laga sebelumnya kini hanya unggul dua poin atas Atlético. Dengan jadwal padat dan kompetisi yang semakin ketat, tekanan terhadap Hansi Flick dan pasukannya diprediksi meningkat. Sementara itu, Espanyol harus menerima kenyataan pahit gagal memanfaatkan peluang di depan pendukung sendiri, meski sempat mengancam lewat sepakan Leandro Cabrera yang membentur mistar gawang.
Atletico memang dikenal sebagai tim yang kerap mencetak gol di menit-menit akhir. Pola ini terulang kembali ketika Julián Álvarez, yang masuk sebagai pengganti, memberikan umpan kepada Baena untuk mencetak gol kemenangan. Kiper Jan Oblak juga berperan besar dengan penyelamatan penting di masa injury time, memastikan gawang Atlético tetap bersih. Kemenangan ini menjadi yang keenam secara beruntun bagi Atlético di semua kompetisi, menandakan tren positif yang sedang mereka bangun.
Di sisi lain, Real Madrid tengah dilanda kontroversi menjelang laga melawan Sevilla. Pelatih José Mourinho membuat pernyataan mengejutkan dengan mengatakan bahwa jika ia berada di posisi Vinícius Júnior, ia mungkin sudah meninggalkan klub pada musim panas lalu. Vinícius, yang baru saja memperpanjang kontrak hingga 2032, absen selama empat pertandingan akibat kartu merah saat melawan Villarreal. Mourinho menilai pemain asal Brasil itu pantas mendapatkan lingkungan yang lebih menghormati, mengingat ia kerap menjadi sasaran rasisme dari suporter lawan.
"Dia anak yang luar biasa dan mudah untuk menjalin hubungan baik dengannya. Jika saya menjadi dia, mungkin saya tidak akan bertahan di sini. Saya akan memaksa pergi ke liga atau negara yang suporter dan stadionnya menghormati saya," ujar Mourinho seperti dikutip dari pernyataannya.
Sementara itu, di Bundesliga, Borussia Dortmund kembali ke puncak klasemen meski hanya bermain imbang 0-0 melawan Union Berlin. Hasil ini memperpanjang tren kurang menggembirakan Dortmund dalam beberapa pekan terakhir. Mereka juga harus kehilangan Konstantinos Karetsas yang mengalami cedera pergelangan kaki serius. Bayern Munich memiliki peluang untuk mengambil alih posisi teratas ketika menjamu RB Leipzig pada laga terakhir Sabtu malam.
Di Italia, Napoli semakin terpuruk setelah kalah 0-1 dari Venezia. Kekalahan ini menjadi yang kelima bagi Napoli dalam sembilan pertandingan di semua kompetisi musim ini. Venezia yang baru saja mengganti pelatihnya, Davide Nicola, langsung memberikan dampak instan dengan meraih kemenangan pertama atas Napoli sejak 1942. Gol kemenangan Venezia dicetak oleh Akor Adams pada menit ke-49, sementara kiper Filip Stankovic menjadi pahlawan dengan penyelamatan penalti dari Kevin De Bruyne dan beberapa penyelamatan krusial lainnya.
Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa persaingan di liga-liga top Eropa semakin memanas. Atlético Madrid dan Dortmund sedang berusaha menjaga momentum, sementara Napoli dan Real Madrid dihadapkan pada tekanan besar. Pertanyaannya, apakah Barcelona mampu mempertahankan konsistensi di tengah tekanan dari rival terdekat, atau justru Atlético yang akan terus mendekat dan menyalip di puncak klasemen?



