Erasure Rayakan 40 Tahun dengan Album ke-20, Vince Clarke Mundur dari Panggung karena Duka
Baca dalam 60 detik
- Duo synthpop Erasure merilis album ke-20 bertajuk Radio!! Radio!! pada 2026, menandai empat dekade karier tanpa pernah bubar atau rehat.
- Vince Clarke memilih absen dari tur arena Eropa untuk pertama kalinya, memilih berperan sebagai direktur musik jarak jauh setelah kehilangan istrinya pada Januari 2024.
- Lagu Holy! menyoroti solidaritas terhadap komunitas LGBTQ yang kembali menghadapi tekanan politik, mempertegas posisi Erasure sebagai ikon pop queer sejak 1980-an.

Duo synthpop asal Inggris, Erasure, kembali merilis album studio ke-20 bertajuk Radio!! Radio!! pada 2026, menandai empat dekade perjalanan musik tanpa pernah bubar, rehat, atau—menurut pengakuan keduanya—bertengkar. Namun di balik perayaan tersebut, ada keputusan besar yang mengejutkan: Vince Clarke, otak di balik mesin sintesis mereka, untuk pertama kalinya tidak akan ikut tur arena di Inggris dan Eropa.
Clarke akan tetap terlibat sebagai direktur musik dari jarak jauh, sementara teknisi kibor Howard Rider mengoperasikan synthesizer di atas panggung. Keputusan ini diambil setelah istrinya, Tracy Hurley Martin, meninggal akibat kanker lambung pada Januari 2024. Ketika ditanya apakah kehilangan tersebut menjadi alasan utama ia mundur dari tur, Clarke hanya menjawab singkat: "Ya."
Dalam wawancara dengan The Guardian, Andy Bell—vokalis yang selama ini dikenal dengan kostum panggung flamboyan—mengakui ia sempat panik membayangkan harus tampil tanpa partner musiknya selama 40 tahun. "Aku benar-benar panik tadi malam, Vince, memikirkan: ya Tuhan, aku akan tur sendirian," ujarnya. Clarke merespons dengan nada menenangkan, mengingatkan bahwa seluruh kru akan mendampingi Bell.
Persahabatan Bell dan Clarke bukan sekadar relasi profesional. Bell kehilangan pasangannya, Paul Hickey, pada 2012, dan pengalaman itu membuatnya mampu mendampingi Clarke melewati masa tergelap. "Kamu harus menjaga sahabatmu," kata Bell. "Kedengarannya klise, tapi kami sudah melalui banyak hal bersama. Kita semua punya penyesalan ketika kehilangan pasangan—merasa tidak bisa melakukan yang terbaik saat mereka masih ada. Tapi itu hidup. Jadi kita harus saling menopang."
"Ini jauh lebih dalam dari sekadar teman. Ini soal keluarga. Koneksi jiwa yang mendalam." — Vince Clarke
Kedekatan itu tercermin dalam proses kreatif Radio!! Radio!!. Bell dan suaminya, Stephen Moss, yang tinggal di Mallorca, Spanyol, berinisiatif membeli gitar Spanyol terbaik untuk Clarke sebelum sesi rekaman dimulai. Mereka bahkan berkonsultasi dengan pemilik toko instrumen lokal, membahas ukuran tubuh Clarke hingga pola gitar khas Erasure. Hasilnya, album ini terdengar lebih organik, meninggalkan dominasi synthesizer yang menjadi ciri The Neon.
Judul Radio!! Radio!! dengan empat tanda seru dipilih Bell untuk menyiratkan urgensi. Menurutnya, "darurat" yang dimaksud adalah teknologi yang bergerak terlalu cepat. "Album ini adalah seruan untuk kembali ke masa yang lebih damai dan santai," ujarnya. Ia mengakui sadar akan risiko terdengar seperti generasi boomer yang menggurui, namun menegaskan bahwa perspektifnya berubah seiring usia.
Lagu Holy! menjadi sorotan karena menyuarakan solidaritas terhadap komunitas LGBTQ yang kembali menghadapi gelombang serangan politik. Bell, salah satu bintang pop gay yang terbuka sejak 1980-an, mengaku tidak terkejut dengan kemunduran hak-hak tersebut. "Politikus selalu memilih kelompok yang dianggap paling lemah untuk diserang. Padahal sebenarnya mereka yang paling kuat," katanya.
Bagi Bell, solusi atas berbagai persoalan—hak asasi, duka sahabat, atau tampil tanpa partner—selalu sama: merangkul. "Yang perlu kamu lakukan adalah memeluk orang-orang. Bawa mereka masuk—dan itulah yang dilakukan musik dengan paling baik," tutupnya.
Dengan Clarke yang memilih mundur dari panggung, pertanyaan besar kini menghantui penggemar: apakah Erasure masih bisa mempertahankan energi panggung yang selama ini menjadi ciri khas mereka? Ataukah ini awal dari babak baru yang lebih reflektif—di mana musik tetap hidup, tetapi dengan cara yang berbeda?



