Persib Hempaskan Port FC 3-1 di ASEAN Club Championship, Mentalitas Juara Teruji
Baca dalam 60 detik
- Persib Bandung menaklukkan Port FC 3-1 pada laga perdana ASEAN Club Championship 2026/2027 di Stadion Thammasat, Thailand.
- Tertinggal lebih dulu via penalti, Maung Bandung bangkit lewat tiga gol di 10 menit terakhir.
- Kemenangan ini memutus rekor buruk Persib yang belum pernah menang atas Port FC dalam tiga pertemuan sebelumnya.

Persib Bandung memulai petualangan di ASEAN Club Championship 2026/2027 dengan kemenangan dramatis 3-1 atas wakil Thailand, Port FC, di Stadion Thammasat, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026). Tiga gol yang lahir dalam rentang 10 menit terakhir menjadi bukti ketangguhan mental anak asuh Igor Tolic, sekaligus mengakhiri catatan buruk kontra Port Lions.
Laga berjalan alot sejak awal. Port FC unggul lebih dulu pada menit ke-66 melalui eksekusi penalti Jude Soonsup-Bell setelah Ikhwan Tanamal dianggap melanggar Kaka Mendes di kotak terlarang. Keunggulan tuan rumah bertahan hingga 20 menit terakhir, sebelum Igor Tolic memasukkan Mariano Peralta, Balsa Sekulic, dan Thom Haye untuk mengubah arah pertandingan.
Perubahan itu membuahkan hasil. Peralta menyamakan kedudukan pada menit ke-87, lalu Berguinho membalikkan keadaan di menit 90+2 dengan tendangan keras. Tiga menit berselang, Luka Menalo menutup pesta gol lewat sundulan terarah memanfaatkan umpan matang Peralta. Kemenangan ini menjadi debut manis Persib di kompetisi antarklub Asia Tenggara.
Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih di kandang lawan, dan menjadi pembalasan atas tiga pertemuan sebelumnya. Pada ACL 2 2024/2025, Persib takluk 0-1 di Bandung, lalu bermain imbang 2-2 di Thailand. Terakhir, di Piala Presiden 2025, Maung Bandung kalah 0-2 di Stadion Si Jalak Harupat. Kini, tren negatif itu terhapus sudah.
"Kami sempat tertinggal, tapi para pemain tidak pernah kehilangan kepercayaan. Tiga gol di akhir pertandingan menunjukkan karakter tim ini," ujar Igor Tolic seusai laga, seperti dikutip dari keterangan resmi klub.
Dari sisi persiapan, Persib memang memiliki waktu sekitar dua pekan untuk meramu strategi menghadapi Port FC. Adam Alis dan kawan-kawan memanfaatkan jeda tersebut untuk mematangkan taktik, terutama dalam menghadapi tekanan tuan rumah. Hasilnya, meski sempat kesulitan menembus pertahanan rapat Port FC, Persib mampu menjaga fokus hingga peluit panjang.
Menariknya, laga ini juga menyita perhatian Bobotoh karena jersey tandang Persib yang bermotif catur putih-biru. Desain tersebut dinilai unik dan berbeda dari musim-musim sebelumnya, serta dimaknai sebagai simbol kolektivitas dan kebersamaan. Sorotan di media sosial pun ramai, menambah warna kemenangan di Thailand.
Bagi Persib, tiga poin ini menjadi modal berharga untuk menghadapi jadwal padat ASEAN Club Championship. Kompetisi ini diikuti klub-klub terbaik Asia Tenggara, dan setiap laga bakal menentukan langkah mereka ke fase berikutnya. Kemenangan atas Port FC tidak hanya mengangkat posisi di klasemen grup, tetapi juga menaikkan kepercayaan diri pemain muda seperti Ikhwan Tanamal dan Balsa Sekulic.
Ke depan, Persib akan menghadapi lawan-lawan tangguh dari negara lain. Pertanyaannya, apakah mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan di Pathum Thani bisa dipertahankan saat bermain di hadapan Bobotoh sendiri? Jika konsisten, bukan tidak mungkin Maung Bandung melangkah jauh di kompetisi ini.



