NASCAR Kembali ke Oval Charlotte: Larson Pimpin Klasemen, Cuaca Jadi Ancaman
Baca dalam 60 detik
- NASCAR Cup Series kembali berlaga di oval Charlotte Motor Speedway untuk pertama kalinya sejak 2017, menandai akhir era road course infield.
- Kyle Larson masih kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 40 poin atas Denny Hamlin, sementara Chase Briscoe baru saja menang di Kansas.
- Badai tropis pertama musim 2026 diprediksi membawa hujan deras ke Charlotte pada Sabtu sore hingga Minggu pagi, berpotensi mengacaukan jadwal balapan.

NASCAR Cup Series akan menggelar balapan di oval Charlotte Motor Speedway untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir, setelah sejak 2018 hingga 2025 menggunakan konfigurasi road course infield. Kembalinya trek oval legendaris ini menjadi penanda penting dalam kalender musim 2026, sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi para pembalap yang terbiasa dengan karakter sirkuit jalanan.
Balapan akhir pekan ini juga menjadi momen krusial bagi Kyle Larson yang masih memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 40 poin atas Denny Hamlin. Larson tampil konsisten dengan finis kedua di Kansas Speedway pekan lalu, sementara Hamlin harus puas di posisi 16 setelah mengalami spin di awal lomba. Selisih poin yang cukup signifikan ini memberi Larson ruang bernapas, namun dengan masih banyak balapan tersisa, tekanan tetap terasa.
Charlotte oval terakhir kali menjadi tuan rumah balapan Cup Series pada musim gugur 2017. Sejak itu, NASCAR beralih ke road course infield yang menuntut keterampilan berbeda. Kemenangan terakhir di oval Charlotte diraih oleh Daniel Suarez pada Coca-Cola 600 tahun ini, meski balapan tersebut terpotong hujan. Sementara itu, Shane van Gisbergen memenangi balapan road course Charlotte tahun lalu, menunjukkan bahwa adaptasi terhadap jenis trek sangat menentukan hasil.
Selain persaingan di lintasan, faktor cuaca menjadi perhatian utama. Badai tropis pertama musim Atlantic 2026 datang lebih lambat dari rekor sebelumnya dan diprediksi mendarat di Alabama pada Jumat malam. Dampaknya, Charlotte akan diguyur hujan pada Sabtu sore hingga Minggu pagi. Kondisi ini bisa memaksa panitia menunda atau mengubah jadwal balapan, termasuk sesi latihan dan kualifikasi. Pembalap dan tim harus siap dengan strategi basah, mengingat trek oval Charlotte yang cepat dan rawan slip saat permukaan licin.
Dari daftar entri, terdapat 39 pembalap yang akan berlaga, dengan tiga tim terbuka yang berusaha menembus grid utama. NY Racing kembali dengan mobil No. 44 yang dikemudikan BJ McLeod, didampingi Gray Gaulding di mobil No. 66 'Garage 66' Ford, dan Corey Heim di mobil No. 67 '23XI Racing' Toyota. Kehadiran tim-tim ini menambah lapisan kompetisi, terutama bagi pembalap yang ingin membuktikan diri di level tertinggi NASCAR.
"Kembalinya oval Charlotte memberikan ujian sesungguhnya bagi para pembalap. Trek ini memiliki karakter unik yang tidak bisa dipelajari hanya dari simulasi," ujar seorang analis NASCAR.
Jadwal akhir pekan ini padat: Jumat dimulai dengan latihan dan kualifikasi Truck Series, dilanjutkan balapan 134 lap pada malam harinya. Sabtu akan ada latihan dan kualifikasi O'Reilly Series serta Cup Series, lalu balapan O'Reilly 200 lap. Puncaknya, Minggu, balapan Cup Series 267 lap akan digelar setelah sesi pre-race show. Seluruh sesi dapat disaksikan melalui berbagai platform penyiaran, termasuk FOX, USA, dan CW App.
Bagi penggemar NASCAR di Indonesia, balapan ini bisa menjadi tontonan menarik untuk mengamati dinamika persaingan menjelang playoff. Meski tidak ada pembalap Indonesia yang berlaga, kembalinya oval Charlotte dan potensi gangguan cuaca menghadirkan drama tersendiri. Apakah Larson mampu mempertahankan dominasinya, atau akankah Hamlin dan pembalap lain memanfaatkan kondisi trek yang tak terduga untuk memangkas jarak? Jawabannya akan terungkap di lintasan.



