Anker Soundcore Space 2 Pro: Kualitas Panggilan Juara, tapi Audio Musiknya Belum Setara
Baca dalam 60 detik
- Anker resmi meluncurkan Soundcore Space 2 Pro dengan harga £199,99/$199,99, naik £50 dari Space One Pro dan £70 dari Space 2 standar.
- Headphone ini menawarkan peredam bising adaptif delapan mikrofon dan kualitas panggilan yang diklaim terbaik di kelasnya, tetapi tuning audio lebih berat ke bass.
- Daya tahan baterai mencapai 60 jam tanpa ANC, turun menjadi 30 jam dengan ANC aktif, dan hanya 20 jam untuk panggilan terus-menerus.

Anker memperluas lini headphone premiumnya dengan meluncurkan Soundcore Space 2 Pro pada September lalu. Perangkat ini dijual dengan harga £199,99 di Inggris dan $199,99 di Amerika Serikat, menandai kenaikan harga signifikan dibandingkan model sebelumnya. Langkah ini menegaskan ambisi Anker untuk bersaing di segmen atas, meski harus berhadapan dengan merek-merek mapan seperti Sony dan Bose.
Space 2 Pro hadir sebagai penerus Space One Pro yang diluncurkan pada 2024. Harganya melonjak £50 dari model tersebut, dan £70 lebih mahal dari Space 2 standar yang dibanderol £129,99. Kenaikan ini memicu pertanyaan apakah peningkatan fitur sebanding dengan tambahan biaya yang harus dikeluarkan konsumen.
Dari sisi desain, Anker mengusung pendekatan minimalis. Earcup headphone ini tampil polos dengan aksen reflektif tipis di tepinya, jauh berbeda dari citra Soundcore yang sebelumnya berani. Bobotnya terasa ringan, dan bantalan tebal pada headband serta earcup memberikan kenyamanan ekstra. Meski demikian, beberapa pengulas menilai tingkat kenyamanannya sedikit di bawah Space One Pro yang legendaris.
Fitur unggulan Space 2 Pro terletak pada sistem peredam bising adaptif yang mengandalkan delapan mikrofon. Anker mengklaim teknologi ini mampu meredam suara sekitar secara efektif, bahkan saat headphone tidak dinyalakan sekalipun. Dalam pengujian, kemampuan ANC-nya disebut sebagai yang terbaik di kelas harga di bawah $200, mengalahkan banyak pesaing yang lebih mahal.
Kualitas panggilan menjadi nilai jual utama. Anker menyematkan chip "Thus" yang dikombinasikan dengan AI untuk mendeteksi suara pengguna. Hasilnya, suara saat menelepon terdengar jernih dan minim gangguan, sesuatu yang jarang ditemui pada headphone di rentang harga ini. Klaim Guinness World Record untuk kualitas panggilan nirkabel over-ear semakin memperkuat posisi Space 2 Pro di segmen profesional.
"Kualitas panggilan sangat luar biasa, dan ANC-nya benar-benar mengesankan untuk harga segini. Sayangnya, performa audio untuk musik belum bisa menyamai keunggulan tersebut."
Meski unggul dalam panggilan dan ANC, reproduksi musik Space 2 Pro menuai kritik. Tuning suaranya cenderung berat ke bass, memberikan kehangatan pada frekuensi rendah namun mengorbankan detail di register menengah dan tinggi. Lagu "After Midnight (Live)" dari Eric Clapton, misalnya, terdengar kurang seimbang karena petikan gitarnya sedikit berlebihan. Pengguna dapat mengakali ini melalui aplikasi Anker untuk menyesuaikan equalizer, tetapi pengaturan bawaan dinilai kurang halus.
Daya tahan baterai menjadi salah satu kelebihan. Anker mengklaim 60 jam pemakaian tanpa ANC, 30 jam dengan ANC aktif, dan 20 jam untuk panggilan terus-menerus. Dalam pengujian, angka tersebut terbukti cukup akurat, menjadikannya kompetitif di kelasnya. Namun, beberapa pesaing menawarkan lebih dari 30 jam dengan ANC menyala.
Secara keseluruhan, Soundcore Space 2 Pro adalah produk yang cocok untuk pengguna yang mengutamakan kualitas panggilan dan peredam bising, seperti pekerja kantoran atau profesional yang sering melakukan konferensi virtual. Bagi audiophile yang mencari reproduksi musik akurat, headphone ini mungkin bukan pilihan ideal. Anker tampaknya harus berkompromi antara harga, fitur, dan kualitas audio.
Ke depan, persaingan di segmen headphone premium akan semakin ketat. Anker perlu mempertimbangkan apakah strategi kenaikan harga ini akan diterima pasar, terutama dengan hadirnya alternatif seperti Sonos Ace Ultra yang menawarkan kualitas audio superior. Apakah konsumen lebih memilih fitur panggilan canggih atau kualitas suara murni? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: Anker tidak lagi bisa hanya mengandalkan harga murah untuk bersaing.



