Honda NSX 1991 Milik Ayrton Senna Dilelang, Harga Tembus Rp16 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Honda NSX 1991 eks Ayrton Senna akan dilelang di London pada 31 Oktober dengan estimasi ยฃ500.000โยฃ800.000.
- Mobil ini merupakan satu dari tiga unit yang dialokasikan untuk Senna dan disimpan di Lisbon selama ia berkarier.
- Lelang ini menyoroti nilai memorabilia F1 yang terus meningkat, termasuk bagi kolektor di Asia.

Jakarta โ Sebuah Honda NSX tahun 1991 yang pernah menjadi koleksi pribadi legenda Formula 1 Ayrton Senna akan dilelang di London pada 31 Oktober mendatang. Rumah lelang RM Sotheby's memperkirakan harga jual mobil ini menembus angka ยฃ500.000 hingga ยฃ800.000, atau setara Rp9,7 miliar hingga Rp15,6 miliar (kurs Rp19.500).
Unit dengan nomor sasis T000233 tersebut bukan sembarang NSX. Mobil ini adalah satu dari hanya tiga unit yang dialokasikan khusus untuk Senna oleh Honda. Berwarna Formula Red dengan atap hitam kontras, NSX ini dibekali mesin enam silinder tiga liter bertenaga 271 bhp, mampu berakselerasi dari 0โ60 mph dalam 5,8 detik, dan memiliki kecepatan puncak 165 mph.
Menurut keterangan resmi RM Sotheby's, mobil ini diimpor oleh Honda Automobil de Portugal dan terdaftar pada 22 Maret 1991 dengan pelat nomor SX-25-59. Selama bertahun-tahun, NSX tersebut disimpan di Lisbon dan hanya dikirim ke Senna setiap kali pembalap Brasil itu mengunjungi Portugal. Setelah Senna meninggal dunia dalam kecelakaan tragis di Grand Prix San Marino 1994, mobil ini tetap berada di Portugal sebelum akhirnya dijual kepada Robert McKagan dan dibawa ke Inggris.
McKagan kemudian menjualnya pada 2024, dan NSX itu sempat kembali ke Jepang bersama pemilik barunya. Kini, mobil tersebut telah diimpor kembali ke Inggris dan kembali ditawarkan ke pasar kolektor.
Kisah di balik NSX ini juga erat kaitannya dengan peran Senna dalam pengembangan model tersebut. Honda saat itu berambisi menyaingi Ferrari dan Porsche di segmen supercar. Senna dilibatkan dalam sesi pengujian di Sirkuit Suzuka, Jepang. Dalam catatan lelang, Senna menyebut sasis NSX "sedikit rapuh". Umpan baliknya yang presisi membuat Honda memperkuat rangka hingga 50 persen dan menyempurnakan penyetelan suspensi.
"Umpan baliknya yang presisi mendorong Honda untuk memperkuat rangka hingga 50 persen dan menyempurnakan penyetelan suspensi," demikian pernyataan dalam daftar lelang RM Sotheby's.
NSX ini juga pernah muncul dalam dokumenter tahun 1992 berjudul Racing Is in My Blood. Selain NSX Senna, lelang The London Auction 2026 yang digelar RM Sotheby's juga akan menampilkan sejumlah mobil ikonik lain, seperti Porsche Carrera GT 2004, Aston Martin Valkyrie Coupe 2023, Ferrari F40 1988, dan Lamborghini Diablo SE30 1994.
Bagi pasar otomotif global, lelang ini menegaskan kembali fenomena "Senna effect" yang tak lekang oleh waktu. Mobil-mobil yang pernah disentuh pembalap legendaris itu selalu mendapat premium harga yang signifikan. NSX sendiri merupakan supercar Jepang pertama yang benar-benar menantang dominasi Eropa, dan keterlibatan Senna dalam pengembangannya menjadi nilai jual utama.
Di Indonesia, antusiasme terhadap memorabilia Senna juga cukup tinggi. Komunitas penggemar F1 dan kolektor otomotif Tanah Air kerap memburu barang-barang terkait Senna, mulai dari helm replika hingga miniatur mobil balap. Meski tidak semua kolektor mampu membeli mobil asli, lelang ini menjadi barometer bahwa nilai aset bersejarah terus naik, terutama yang memiliki kaitan langsung dengan ikon global.
Ke depan, lelang ini akan menjadi ujian bagi pasar supercar klasik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Jika NSX Senna terjual di atas estimasi, itu bisa memicu gelombang baru apresiasi terhadap mobil-mobil JDM (Japanese Domestic Market) bersejarah. Sebaliknya, jika harga meleset, sinyal bahwa kolektor mulai selektif terhadap nilai historis. Bagaimana pun, satu hal yang pasti: warisan Ayrton Senna tetap menjadi magnet yang sulit ditandingi.



