David Harbour dan Millie Bobby Brown Bersatu Kembali di Drama Mata-mata Netflix, Siap Tampil Beda
Baca dalam 60 detik
- David Harbour dan Millie Bobby Brown akan membintangi serial baru Netflix bergenre drama mata-mata, meninggalkan peran mereka di Stranger Things.
- Harbour menekankan bahwa dinamika ayah-anak dalam cerita ini akan mengeksplorasi hubungan orang dewasa muda, bukan remaja seperti sebelumnya.
- Serial ini ditulis oleh Jack Thorne dan diproduksi A24, menghadirkan tantangan baru bagi keduanya setelah sepuluh tahun bekerja bersama.

David Harbour dan Millie Bobby Brown akan kembali beradu akting dalam proyek terbaru Netflix, sebuah drama mata-mata yang diproduksi oleh rumah produksi A24. Setelah sepuluh tahun bersama di serial fiksi ilmiah Stranger Things, keduanya siap menampilkan dinamika yang berbeda sebagai ayah dan anak.
Dalam wawancara dengan Variety, Harbour mengungkapkan bahwa cerita kali ini akan menyoroti hubungan orang tua dengan anak yang sudah menginjak usia dua puluhan. "Millie sekarang berusia 20-an. Di Stranger Things, kami banyak menjelajahi hal-hal remaja, dan sekarang kami ingin mengeksplorasi apa artinya menjadi ayah bagi seseorang di usia 20-an yang menghadapi berbagai persoalan, dan bagaimana makna keluarga," ujarnya.
Serial ini dikembangkan oleh A24, rumah produksi di balik sejumlah film indie ternama. Menurut bocoran dari Netflix, alur cerita berpusat pada Matt Wolfe (Harbour), mantan agen FBI yang beralih menjadi ahli keamanan. Ia kembali ke dunia yang pernah ditinggalkan setelah putrinya yang terasing, Rebecca (Brown), yang kini menjadi agen FBI, hilang saat menjalankan misi. Situasi tersebut memaksanya kembali ke medan yang sudah jauh berkembang.
Harbour menambahkan bahwa kehadiran Jack Thorne sebagai penulis naskah menjadi daya tarik utama. "Di intinya, cerita ini memiliki mesin pendorong yang luar biasa dengan aksi dan hiburan, dan Jack Thorne yang menulisnya, dia seorang master. Saya sangat bersemangat untuk mulai bekerja," katanya.
"Ini hanya masalah ruptur dan perbaikan sederhana. Setelah kami menyingkirkan semua orang dan berbicara satu sama lain, kami baik-baik saja," ujar Harbour menanggapi rumor perselisihan.
Sebelumnya, hubungan keduanya sempat menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa Brown mengajukan keluhan pelecehan dan perundungan terhadap Harbour menjelang produksi musim kelima Stranger Things. Harbour menyebut laporan itu sebagai "hal aneh yang muncul dengan cara aneh". Ia menegaskan bahwa ikatan mereka tetap kuat. "Anda akan melihat lebih banyak saya dan Millie โ 10 tahun tidak cukup. Ada ikatan istimewa di sana. Saya mencintainya. Dia mencintaiku," tuturnya.
Harbour juga menilai bahwa perselisihan dengan kolega yang telah bekerja sama lama adalah hal wajar. Menurutnya, menyelesaikan perbedaan menjadi lebih mudah ketika tidak ada pihak lain yang terlibat. Ia menggambarkan proses tersebut sebagai "ruptur dan perbaikan" yang sederhana.
Bagi industri hiburan, proyek ini menjadi ujian bagi keduanya untuk lepas dari bayang-bayang karakter ikonik mereka. Stranger Things telah melambungkan nama Brown dan Harbour ke jajaran bintang global. Kini, dengan genre mata-mata yang lebih dewasa, mereka berpeluang menunjukkan kedalaman akting yang berbeda.
Di Indonesia, serial ini diprediksi akan menarik perhatian besar penggemar Netflix Tanah Air. Platform streaming tersebut memiliki basis pelanggan yang terus tumbuh, dan konten original seperti ini menjadi daya tarik utama. Kehadiran A24 dan Jack Thorne juga menambah bobot kualitas, yang bisa memikat penonton yang lebih kritis.
Apakah chemistry baru mereka mampu mengulang kesuksesan Stranger Things, atau justru menciptakan warisan tersendiri? Waktu yang akan menjawab, tetapi antusiasme publik sudah terasa sejak pengumuman proyek ini.



