Suahasil Nazara Kembali Pimpin Kemenkeu, Karangan Bunga Banjiri Gedung Djuanda
Baca dalam 60 detik
- Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk periode 2026-2026.
- Serah terima jabatan digelar hari ini di Aula Juanda, Kemenkeu, disaksikan sejumlah pejabat dan tokoh.
- Banjir karangan bunga dari pejabat negara, anggota DPR, hingga bos BUMN dan perbankan menandai dukungan terhadap kepemimpinan baru.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara resmi dilantik oleh Presiden di Istana Negara, Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk masa jabatan 2026-2026. Suahasil, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, kini mengemban tanggung jawab penuh atas kebijakan fiskal negara.
Hari ini, Selasa (15/9/2026), Kemenkeu menggelar serah terima jabatan (sertijab) di Aula Juanda, Gedung Djuanda I, Jakarta Pusat. Sejak pagi, kantor Kemenkeu di Jalan Wahidin Raya dipenuhi karangan bunga ucapan selamat. Berdasarkan pantauan di lokasi, papan bunga dan anggrek putih terus berdatangan hingga pukul 08.20 WIB.
Karangan bunga tersebut datang dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara, anggota DPR, hingga bos BUMN dan perbankan. Beberapa nama yang terlihat mengirimkan ucapan antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri PANRB Rini Widyasanti, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin P. Octavianus, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Isyana Bagoes Oka, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto.
Tidak hanya dari lingkaran pemerintahan, dukungan juga mengalir dari dunia usaha. Terlihat papan bunga dari Kepala Badan Karantina Nasional Abdul Kadir Karding, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochammad Iriawan, CEO PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, dan CEO Standard Chartered Donny Donosepoetro. Kehadiran mereka menyiratkan harapan besar dari sektor energi dan keuangan terhadap kepemimpinan Suahasil.
Bagi pelaku pasar dan investor, pergantian ini menjadi sinyal penting terkait arah kebijakan fiskal ke depan. Suahasil dikenal sebagai ekonom yang berpengalaman di bidang makroprudensial dan pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal. Kembalinya ia ke kursi Menkeu diharapkan membawa stabilitas dan kesinambungan program, terutama di tengah ketidakpastian global.
Pengamat ekonomi menilai bahwa transisi kepemimpinan di Kemenkeu biasanya diikuti dengan penyesuaian prioritas belanja negara dan strategi pembiayaan. Namun, dengan latar belakang Suahasil yang kuat di bidang kebijakan fiskal, pasar diperkirakan akan merespons positif. Hal ini tercermin dari kehadiran para pemimpin lembaga keuangan dan BUMN yang memberikan dukungan moral.
"Kami berharap Menteri Keuangan yang baru dapat menjaga iklim investasi dan mempercepat realisasi belanja produktif," ujar seorang sumber di lingkungan Kemenkeu, yang enggan disebutkan namanya.
Serah terima jabatan yang digelar hari ini juga akan dihadiri oleh pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenkeu. Prosesi ini menjadi momen penting untuk memastikan kelancaran transisi dan kesinambungan program prioritas nasional, seperti pemulihan ekonomi dan reformasi perpajakan.
Ke depan, tantangan terbesar Suahasil adalah menjaga defisit anggaran tetap terkendali sambil mendorong pertumbuhan. Dengan dukungan luas dari berbagai pihak, ia diharapkan mampu mengarahkan kebijakan fiskal yang adaptif dan kredibel. Pasar akan menantikan pernyataan resmi pertama sang Menteri mengenai rencana strategisnya dalam waktu dekat.



