Kate Garraway Ditarik dari Siaran Good Morning Britain karena Suara Serak, ITV Lakukan Istirahat Vokal
Baca dalam 60 detik
- Kate Garraway harus meninggalkan studio Good Morning Britain setelah suaranya hilang saat membawakan berita utama.
- ITV menerapkan istirahat vokal dan menggantikannya dengan jurnalis Faye Barker untuk sisa program.
- Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang manajemen kesehatan presenter di industri penyiaran yang menuntut penampilan prima.

Presenter senior ITV, Kate Garraway, terpaksa menghentikan penampilannya di acara bincang pagi Good Morning Britain pada Senin (14/9) setelah suaranya hilang di tengah siaran langsung. Perempuan berusia 59 tahun itu sempat meminta maaf kepada pemirsa sebelum akhirnya ditarik dari studio dan digantikan oleh jurnalis Faye Barker.
Garraway, yang dikenal sebagai salah satu jangkar utama program tersebut, memulai siaran dengan suara serak yang semakin memburuk seiring berjalannya acara. Rekan pembawa acara, Susanna Reid, mengumumkan bahwa Garraway telah pulang untuk menjalani istirahat vokal. "Kami telah memintanya beristirahat, dan Faye Barker dengan gagah berani datang menyelamatkan keadaan," ujar Reid di hadapan pemirsa.
Sebelum meninggalkan studio, Garraway sempat menyampaikan permohonan maaf. "Saya benar-benar tidak merasa sakit, tetapi saya terlalu banyak berbicara pekan lalu," katanya. Ia bahkan menyebut suaranya seperti "dibawakan oleh Barry White"โsindiran jenaka terhadap penyanyi bersuara berat tersebut. Meski terdengar parah, ia menegaskan tidak merasakan nyeri.
Rekan pembawa acara, Ed Balls, sempat bercanda bahwa suara Garraway hilang akibat karaoke berlebihan pada Sabtu malam. Namun Garraway membantah dan menjelaskan bahwa ia kehilangan suara pada Jumat dan Sabtu malam setelah tampil menyanyi dalam penghormatan untuk komedian Alan Carr di National Television Awards. Ia juga menyebut tawaran album Natal dari penyanyi Aled Jones sebagai "teror" yang mungkin memperparah kondisinya.
"Saya tahu ini terdengar menyakitkan untuk didengar, tapi saya sebenarnya tidak kesakitan," ujar Garraway, seraya menambahkan bahwa ia hanya perlu istirahat vokal.
Presenter cuaca Laura Tobin menyarankan ramuan air panas, madu, dan lemon untuk meredakan serak. Garraway sempat menimpali dengan gurauan, "Itu sudah saya minum. Ada lagi?" Namun ia menolak saran untuk tidak banyak bicara dengan alasan "bukan sifat saya."
Insiden ini bukan pertama kali terjadi di industri penyiaran. Beban kerja tinggi, jadwal padat, dan tuntutan untuk selalu tampil prima sering kali mengorbankan kesehatan para presenter. Di Indonesia, sejumlah pembawa acara televisi juga pernah mengalami hal serupa, seperti kehilangan suara mendadak saat siaran langsung. Hal ini menyoroti perlunya manajemen kesehatan yang lebih baik di balik layar, termasuk istirahat vokal yang cukup dan dukungan medis.
Bagi pemirsa setia Good Morning Britain, absennya Garraway untuk sementara waktu dapat memengaruhi dinamika acara. Namun, kehadiran Faye Barker sebagai pengganti menunjukkan bahwa tim redaksi memiliki kedalaman sumber daya. Barker sendiri sempat melontarkan lelucon, "Pagi, luar biasa siapa yang bisa Anda temukan di lemari ITN saat dibutuhkan!"
Ke depan, publik akan menantikan apakah Garraway dapat segera pulih dan kembali ke layar. Sementara itu, diskusi tentang keseimbangan antara tuntutan profesional dan kesehatan di industri hiburan semakin relevan. Apakah stasiun televisi perlu menyediakan protokol kesehatan vokal yang lebih ketat bagi para presenter? Waktu yang akan menjawab, tetapi insiden ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap layar, ada manusia yang rentan.



