Abu Vulkanik Anak Krakatau Lumpuhkan 28 Penerbangan di Balikpapan, Rute Jakarta Paling Terdampak
Baca dalam 60 detik
- Sebanyak 28 jadwal penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan dibatalkan karena sebaran abu vulkanik Anak Krakatau, dengan mayoritas rute menuju Jakarta.
- Gangguan ini memicu efek domino pada rotasi pesawat di Kalimantan Timur, memaksa maskapai menghentikan operasional dan penumpang memilih refund.
- Koordinasi antara otoritas bandara dan maskapai terus berlanjut, sementara keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama di tengah aktivitas vulkanik yang belum mereda.

Sebanyak 28 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, terpaksa dibatalkan pada Minggu (tanggal) akibat ruang udara di wilayah barat Indonesia terganggu oleh sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Gangguan ini berlangsung sejak pagi hingga sore hari, memicu kekacauan jadwal dan memaksa maskapai menghentikan operasional pesawat demi keselamatan penumpang.
Pjs. General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Rizal Aries Laksono, menjelaskan bahwa sebaran abu vulkanik membuat jalur udara menuju Jakarta belum aman untuk dilalui. Hingga pukul 15.00 WITA, data operasional mencatat 13 kedatangan dan 15 keberangkatan yang terdampak, dengan mayoritas rute melayani Bandara Soekarno-Hatta (CGK). Beberapa penerbangan menuju Bandung (BDO), Palu (PLW), dan Melak/Kutai Barat (GHS) juga ikut terkena imbas.
Efek berantai terjadi karena penutupan jalur udara di Pulau Jawa otomatis menghambat rotasi pesawat menuju Balikpapan. Ini bukan sekadar pembatalan jadwal; maskapai harus menghitung ulang rute dan ketersediaan armada, sementara penumpang yang sudah berada di terminal harus menghadapi ketidakpastian perjalanan. Manajemen bandara pun membuka opsi pengembalian dana tiket (refund) atau penjadwalan ulang (reschedule) bagi penumpang di terminal keberangkatan.
"Sebagian besar penumpang memilih refund, sedangkan sisanya mengajukan reschedule," ujar Rizal. Untuk menjaga kenyamanan, personel Aviation Security (Avsec), Customer Service, serta Airport Operation Landside and Terminal (AOLT) disiagakan memberikan pendampingan langsung. Ruang tunggu dioptimalkan dan informasi jadwal diperbarui secara berkala agar penumpang tidak kebingungan.
Dampak erupsi Anak Krakatau ini tidak hanya dirasakan di Balikpapan. Secara nasional, InJourney mencatat 209 penerbangan tertunda di berbagai bandara, sementara di Bandara Soekarno-Hatta saja 764 penerbangan terdampak. Ini menunjukkan betapa rentannya konektivitas udara Indonesia terhadap gangguan vulkanik, terutama di jalur padat seperti JakartaโBalikpapan yang menjadi tulang punggung mobilitas bisnis dan logistik Kalimantan Timur.
Bagi penumpang dan pelaku industri, situasi ini menggarisbawahi pentingnya fleksibilitas jadwal dan asuransi perjalanan. Maskapai seperti Garuda Indonesia telah membatalkan seluruh penerbangan Jakarta hingga Lampung, sementara bandara alternatif seperti BIJB Kertajati berupaya menerima alihan penerbangan dari Soetta. Namun, bagi Balikpapan, yang mengandalkan koneksi langsung ke ibu kota, pembatalan ini berpotensi menghambat aktivitas ekonomi, termasuk distribusi barang dan perjalanan bisnis.
Manajemen Bandara SAMS Sepinggan saat ini terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas penerbangan untuk memantau keselamatan ruang udara berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) terbaru. Langkah ini krusial untuk memastikan setiap keputusan pembatalan atau pengalihan rute didasarkan pada data yang akurat, bukan sekadar asumsi. Pertanyaannya, berapa lama lagi aktivitas vulkanik Anak Krakatau akan berlanjut, dan apakah industri penerbangan Indonesia perlu menyiapkan protokol yang lebih tangguh menghadapi erupsi serupa di masa depan?



