Grealish Resmi Kembali ke Everton, Zirkzee Batal Merapat
Baca dalam 60 detik
- Jack Grealish kembali memperkuat Everton dengan status pinjaman semusim dari Manchester City.
- Everton gagal mendatangkan Joshua Zirkzee dari Manchester United, namun masih berpeluang merekrut Folarin Balogun.
- Keputusan Grealish menolak Aston Villa demi bersatu kembali dengan David Moyes menandakan kepercayaan penuh pada proyek Everton.

Everton resmi mengamankan jasa Jack Grealish dengan skema pinjaman selama satu musim dari Manchester City, sekaligus memupus harapan untuk memboyong Joshua Zirkzee dari Manchester United pada hari terakhir bursa transfer. Keputusan ini menjadi sinyal ambisi The Toffees di bawah arahan David Moyes, yang ingin membangun skuad kompetitif untuk musim 2026-27.
Grealish, yang sebelumnya menghabiskan musim 2025-26 di Everton dengan 20 penampilan sebelum cedera kaki yang mengakhiri musimnya pada Januari, memilih kembali ke Merseyside meski dikaitkan dengan klub masa kecilnya, Aston Villa. Pemain berusia 30 tahun itu mengaku merasa dicintai di Everton, faktor yang diyakininya memengaruhi performa terbaiknya. "Saya merasa terbaik dalam segala hal, bukan hanya sepak bola, ketika saya merasa dicintai. Itulah yang diberikan manajer, rekan setim, dan terutama para penggemar kepada saya," ujarnya. "Setiap kali bertemu penggemar Everton, ada cinta murni, dan sambutan sejak pertandingan pertama melawan Leeds tidak akan pernah saya lupakan."
Kepulangan Grealish ke Goodison Park membawa kenangan manis. Pada musim lalu, ia mencetak dua gol dan enam assist dalam 20 penampilan, serta meraih penghargaan Pemain Terbaik Premier League bulan Agustus. Setelah pulih dari cedera, ia sempat tampil dalam kekalahan Community Shield melawan Arsenal pada 16 Agustus dan bermain di laga pembuka Premier League saat City menang 2-1 atas Bournemouth. Kini, ia diharapkan menjadi motor serangan Everton yang musim lalu kesulitan mencetak gol secara konsisten.
Di sisi lain, Everton gagal mengamankan tanda tangan Zirkzee, striker Belanda berusia 25 tahun yang menjadi target mendadak setelah Beto pindah permanen ke Fiorentina. The Toffees sebelumnya juga mencoba merekrut Tammy Abraham, tetapi pemain Inggris itu memilih bertahan di Aston Villa. Fokus kini beralih ke Folarin Balogun, penyerang AS Monaco yang telah disepakati dengan nilai transfer £40 juta. Meski ada kendala dalam tes medis pada hari deadline, Everton masih optimistis menyelesaikan transfer sebelum batas waktu pukul 23:00 BST.
Selain Grealish, Everton juga mengamankan jasa Ainsley Maitland-Niles dari Lyon dengan nilai £3 juta. Pemain berusia 29 tahun yang pernah memperkuat Arsenal dan timnas Inggris ini diharapkan menambah kedalaman di posisi bek sayap maupun gelandang. Sementara itu, bek kanan Skotlandia Nathan Patterson resmi pindah permanen ke Torino, menutup masa baktinya di Everton sejak Januari 2022 dengan 68 penampilan di semua kompetisi.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Everton di bursa transfer ini menarik untuk disimak. Klub yang berbasis di Liverpool tersebut menunjukkan ambisi untuk bersaing di papan atas Premier League, yang kerap menjadi barometer bagi penggemar sepak bola di Tanah Air. Kehadiran Grealish, yang memiliki basis penggemar besar di Asia Tenggara, juga berpotensi meningkatkan popularitas Everton di Indonesia, seiring dengan maraknya liputan media lokal tentang Premier League.
Dengan masih adanya peluang mendatangkan Balogun, Everton tampaknya belum selesai berbelanja. Jika transfer tersebut terealisasi, lini serang Everton akan semakin tajam dengan kombinasi Grealish, Balogun, dan pemain lain yang sudah ada. Pertanyaannya, akankah Moyes mampu mengembalikan Grealish ke performa terbaiknya dan membawa Everton menembus zona Eropa? Musim ini akan menjadi ujian nyata bagi ambisi The Toffees.



