Leverkusen Amankan Bek Muda Guéla Doué dari Strasbourg: Investasi Jangka Panjang untuk Lini Pertahanan
Baca dalam 60 detik
- Bayer Leverkusen resmi mengontrak bek kanan asal Pantai Gading, Guéla Doué, dengan durasi lima tahun dari Strasbourg.
- Doué, yang tampil impresif di Piala Dunia 2026, diharapkan menjadi solusi jangka panjang di posisi bek kanan Leverkusen.
- Kedatangan Doué menambah kedalaman skuat Leverkusen yang musim ini menargetkan gelar juara Bundesliga.

Bayer Leverkusen bergerak cepat di bursa transfer musim panas dengan mengamankan tanda tangan bek kanan muda berbakat, Guéla Doué, dari Strasbourg. Pemain berusia 23 tahun asal Pantai Gading itu diikat dengan kontrak berdurasi lima tahun, sebuah langkah yang dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk memperkokoh lini pertahanan Die Werkself.
Doué bukan nama asing di pentas sepak bola Eropa. Sebelum memperkuat Strasbourg, ia menimba ilmu di akademi terkenal Stade Rennais dan menjalani debut Ligue 1 pada musim 2022/23. Setelah pindah ke Strasbourg pada Juli 2024, Doué langsung menjadi pilar penting di lini belakang. Dalam dua musim bersamanya, ia mencatatkan total 68 penampilan dan menyumbang dua gol serta tujuh assist, membantu Strasbourg menembus semifinal UEFA Conference League musim lalu.
Prestasi Doué tidak berhenti di level klub. Pada Piala Dunia 2026 yang baru saja bergulir, ia menjadi bagian dari skuat Pantai Gading yang tampil mengejutkan hingga mencapai babak 32 besar. Performa konsistennya di turnamen tersebut semakin menegaskan kapasitasnya sebagai bek kanan modern yang mampu bertahan solid sekaligus aktif membantu serangan.
Direktur Olahraga Bayer Leverkusen, Simon Rolfes, menyambut positif kedatangan Doué. Ia menilai pemain muda ini memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim. "Dengan merekrut Guéla Doué, kami secara signifikan memperkuat posisi bek kanan. Kami bisa menantikan kehadiran pemain top yang cocok dengan skuat kami," ujarnya. Sementara itu, Doué mengungkapkan antusiasmenya bergabung dengan Leverkusen. "Saya menghabiskan dua tahun indah di Strasbourg, tetapi sekarang saya ingin melangkah ke Bundesliga dan bergabung dengan klub yang sangat mengesankan saya saat negosiasi. Tim ini berbakat dan memiliki banyak pemain hebat," katanya.
Kedatangan Doué menjadi sinyal ambisi Leverkusen untuk bersaing di papan atas Bundesliga musim ini. Setelah kehilangan beberapa pemain kunci di bursa transfer sebelumnya, manajemen klub tampaknya bertekad membangun skuat yang kompetitif. Langkah ini juga menjadi jawaban atas kebutuhan akan bek kanan yang mumpuni, sebuah posisi yang krusial dalam skema permainan pelatih Xabi Alonso yang mengandalkan full-back agresif.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Leverkusen di bursa transfer ini menarik untuk disimak. Bundesliga memang dikenal sebagai liga yang kerap menjadi batu loncatan pemain Asia, termasuk Indonesia. Meski belum ada pemain Indonesia yang merumput di Leverkusen, kebijakan klub yang berani merekrut pemain muda berbakat dari berbagai negara membuka peluang bagi pemain Asia untuk menunjukkan kualitasnya di panggung Eropa.
Doué berpotensi menjalani debutnya saat Leverkusen menjamu Union Berlin di BayArena pada 5 September. Laga ini akan menjadi ujian awal bagi tim asuhan Xabi Alonso yang belum meraih kemenangan di dua pekan pertama Bundesliga. Dengan tambahan tenaga baru, diharapkan Leverkusen mampu segera menemukan ritme permainan terbaiknya.
Ke depannya, pertanyaan besarnya adalah bagaimana Doué akan beradaptasi dengan intensitas Bundesliga yang berbeda dengan Ligue 1. Akankah ia mampu langsung tampil gemilang dan menjadi pilihan utama di pos bek kanan? Atau justru butuh waktu untuk menyesuaikan diri? Yang jelas, Leverkusen telah membuat pernyataan tegas bahwa mereka serius dalam perburuan gelar musim ini.



