Buru Gelandang Muda Leicester, Manchester United Siapkan Dana Lebih Rp200 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Setan Merah mengincar Louis Page, gelandang 18 tahun milik Leicester City, dengan nilai transfer diperkirakan menembus 10 juta poundsterling.
- Manajemen United masih menimbang langkah ini di tengah prioritas pembenahan lini tengah yang sudah diisi tiga pemain internasional baru.
- Jika kesepakatan terwujud, Page diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat skuad inti dalam beberapa musim ke depan.

Manchester United masih bernegosiasi intensif dengan Leicester City untuk memboyong gelandang muda berbakat, Louis Page, sebelum jendela transfer ditutup Selasa pukul 23.00 waktu setempat. Klub raksasa Liga Inggris itu optimistis namun tetap waspada, karena nilai transfer pemain berusia 18 tahun tersebut diperkirakan menembus angka 10 juta poundsterling atau setara lebih dari Rp200 miliar.
Ketertarikan United terhadap Page sebenarnya sudah mengemuka sejak Agustus lalu, dan kini memasuki babak krusial di hari terakhir bursa. Meski demikian, pihak klub belum memberikan kepastian mengenai rencana langsung pemakaian pemain yang baru menembus tim utama Leicester pada Agustus 2025 itu. Total 25 penampilan telah dicatatkannya, sebuah capaian impresif untuk pemain semusim.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar United yang musim panas ini fokus merombak lini tengah. Tiga gelandang internasional telah direkrut, dengan Youri Tielemans dan Andrey Santos yang sudah menjalani debut, sementara Carlos Baleba yang dibeli seharga 70 juta poundsterling dari Brighton masih harus menepi beberapa pekan akibat cedera pergelangan kaki ringan. Kehadiran Page, jika jadi, akan menambah kedalaman skuad di posisi yang tengah bertransformasi.
Di tengah hiruk-pikuk bursa, para pendukung United sempat resah melihat hari deadline yang relatif sepi. Namun, potensi rampungnya transfer Page diyakini bisa meredam kegelisahan tersebut. Sementara itu, permintaan sebagian suporter agar klub merekrut bek kiri baru tampaknya tidak akan dipenuhi, menurut sumber internal. Kabar lain menyebut penyerang Belanda Joshua Zirkzee yang sempat dikaitkan dengan Juventus justru semakin mungkin bertahan di bawah asuhan Michael Carrick, dan belum ada kejelasan soal masa depan bek muda Harry Amass.
Page sendiri dinilai sebagai salah satu talenta terbaik yang lahir dari akademi Leicester dalam beberapa tahun terakhir. Debutnya di laga pramusim melawan Peterborough tahun lalu langsung mencuri perhatian dengan dua gol, menjadi awal dari musim terobosannya. Gaya bermainnya yang elegan sebagai gelandang nomor delapan modern, kuat dalam membawa bola, serta kemampuannya menembus lini pertahanan lawan dan memberikan umpan-umpan mematikan, menjadikannya tipe pemain yang banyak dicari pelatih era kini.
Mentalitas Page juga menjadi nilai jual. Ia digambarkan sebagai pemain yang ambisius, memiliki kematangan berpikir di luar usianya, dan tahu persis langkah yang diperlukan untuk menembus level tertinggi. Banyak pengamat menilai ia punya potensi menjadi gelandang Premier League kelas atas di masa depan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan United di bursa ini menarik dicermati karena menunjukkan bagaimana klub-klub besar Eropa mulai berani meminang bakat muda dari liga domestik. Jika transfer ini tuntas, Page akan menjadi contoh lain bahwa investasi pada pemain muda bisa menjadi strategi jangka panjang yang menguntungkan, sejalan dengan tren pengembangan pemain muda yang juga mulai digalakkan di kompetisi Indonesia.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah United benar-benar akan memanfaatkan Page sebagai bagian dari rencana inti atau justru meminjamkannya ke klub lain untuk mengasah jam terbang. Keputusan ini akan menentukan arah karier pemain muda tersebut dan sekaligus menjadi ujian bagi manajemen dalam mengelola talenta di tengah tuntutan prestasi instan.



