Deadline Day: Juventus Resmi Pinjam Pape Matar Sarr dari Tottenham dengan Opsi Pembelian €30 Juta
Baca dalam 60 detik
- Juventus mengumumkan kedatangan gelandang Senegal Pape Matar Sarr dengan status pinjaman hingga 2027, plus opsi pembelian permanen senilai €27,5 juta.
- Sarr, yang telah mengoleksi 107 penampilan Premier League bersama Spurs, menjadi rekrutan ketujuh Bianconeri di bursa transfer musim panas ini.
- Kesepakatan ini memperkuat lini tengah Juventus yang tengah dibangun ulang, sekaligus memberi Sarr panggung baru di Serie A setelah lima tahun di Inggris.

Juventus resmi mengamankan jasa gelandang internasional Senegal, Pape Matar Sarr, dari Tottenham Hotspur pada hari terakhir bursa transfer Serie A. Pemain berusia 23 tahun itu tiba di Turin dengan status pinjaman hingga akhir Juni 2027, dengan opsi pembelian permanen yang dapat dieksekusi klub raksasa Italia tersebut.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs klub, Juventus mengonfirmasi biaya pinjaman sebesar €2,5 juta ditambah biaya tambahan €300 ribu. Adapun opsi pembelian permanen ditetapkan di angka €27,5 juta, yang pembayarannya direncanakan berlangsung dalam tiga tahun fiskal. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Juventus yang tengah gencar merombak skuad di bawah arahan pelatih anyar.
Sarr bukan nama asing di pentas Eropa. Sebelum berseragam Tottenham, ia menimba ilmu di akademi Metz, Prancis, setelah memulai karier di Senegal. Bergabung dengan Spurs pada 2021, ia sempat dipinjamkan kembali ke Metz selama semusim sebelum akhirnya menembus tim utama. Total 107 penampilan di Premier League ia kumpulkan dalam empat musim terakhir, sebuah bukti konsistensi yang membuatnya dilirik banyak klub besar.
Di level internasional, Sarr telah mencatatkan 42 caps bersama Senegal dan menjadi bagian penting dalam skuad yang menjuarai Piala Afrika 2022. Ia juga tampil di dua edisi Piala Dunia, memperkaya pengalaman kompetitifnya di panggung global. Kehadirannya diharapkan memberi dimensi baru pada lini tengah Juventus yang selama ini mengandalkan kombinasi pengalaman dan tenaga muda.
Kedatangan Sarr menambah daftar panjang pembelian Juventus yang sebelumnya sudah mengamankan Randal Kolo Muani, Kerim Alajbegovic, Jhon Lucumi, Guglielmo Vicario, Jeff Ekhator, dan Zeki Celik. Newcastle United juga dikabarkan akan melepas Nick Woltemade ke Turin dengan skema pinjaman pada hari yang sama. Ini menandakan ambisi Juventus untuk bersaing di papan atas Serie A dan Eropa musim ini.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Juventus di bursa transfer ini menarik untuk disimak, terutama karena Serie A selalu menjadi liga yang banyak diikuti penggemar Tanah Air. Kehadiran pemain Afrika seperti Sarr juga memperkaya keragaman kompetisi, sekaligus membuka peluang bagi pemain Asia Tenggara untuk menembus liga elite Eropa. Meski belum ada pemain Indonesia yang merumput di Serie A, tren ini menunjukkan bahwa klub-klim Eropa semakin terbuka terhadap talenta dari berbagai belahan dunia.
“Gelandang Senegal Pape Matar Sarr telah bergabung dengan Juventus dari klub Premier League Tottenham,” demikian bunyi pernyataan resmi Juventus. “Pemain berusia 23 tahun ini tiba di Turin dari Inggris dengan membawa banyak pengalaman Eropa.”
Secara teknis, Sarr dikenal sebagai gelandang dinamis yang mengombinasikan fisik kuat dengan keterampilan dan intensitas tinggi dalam dua fase permainan. Pengalamannya memenangkan Liga Europa 2024/25 bersama Tottenham menjadi nilai tambah yang tidak bisa diabaikan. Ia diharapkan mampu bersaing memperebutkan tempat reguler di lini tengah Juventus yang juga dihuni pemain-pemain berpengalaman.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Sarr mampu langsung beradaptasi dengan taktik pelatih dan menjadi pilihan utama? Atau justru ia akan menjadi pelengkap skuad yang hanya tampil di kompetisi domestik? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa pekan ke depan, saat Serie A memasuki fase krusial. Yang jelas, langkah Juventus ini menunjukkan keseriusan mereka untuk kembali berjaya di kancah domestik dan Eropa.



