Stephen Kalyn Bergabung dengan Sekuel The Housemaid, Deretan Bintang Makin Panas
Baca dalam 60 detik
- Aktor 28 tahun yang mencuri perhatian lewat serial Off Campus dikonfirmasi masuk dalam jajaran pemain The Housemaid's Secret.
- Sekuel yang dibintangi Sydney Sweeney dan Kirsten Dunst ini dijadwalkan rilis 17 Desember 2027, melanjutkan kesuksesan film pertamanya yang meraup US$400 juta.
- Fenomena BookTok yang mendorong popularitas novel Freida McFadden menjadi fondasi kuat bagi waralaba film thriller ini.

Stephen Kalyn, aktor yang namanya melesat setelah membintangi serial Prime Video Off Campus, resmi dikonfirmasi bergabung dalam sekuel film thriller The Housemaid's Secret. Keputusan ini menandai langkah besar bagi karier aktor berusia 28 tahun tersebut, yang sebelumnya hanya dikenal sebagai pemeran pendukung di serial adaptasi novel Elle Kennedy.
Dalam proyek garapan sutradara Paul Feig ini, Kalyn akan beradu akting dengan deretan nama besar seperti Sydney Sweeney, Kirsten Dunst, Paul Anthony Kay, Brittany Snow, dan Michele Morrone. Kehadirannya diyakini akan menambah daya tarik film yang diadaptasi dari novel laris karya Freida McFadden, yang sebelumnya sukses besar di platform TikTok melalui komunitas BookTok.
Kepopuleran The Housemaid yang pertama tidak bisa dilepaskan dari fenomena media sosial. Novel yang awalnya ramai dibahas di BookTok ini berhasil menarik jutaan pembaca sebelum akhirnya diadaptasi ke layar lebar. Film pertamanya, yang dibintangi Amanda Seyfried dan Brandon Sklenar, sukses meraup pendapatan kotor hingga US$400 juta di seluruh dunia dengan biaya produksi hanya sekitar US$35 juta. Angka ini menjadi bukti betapa besarnya basis penggemar yang dimiliki waralaba ini.
Pada sekuelnya, Sydney Sweeney akan kembali memerankan Millie Calloway, seorang pembantu rumah tangga yang bekerja di kediaman keluarga Garrick. Karakter Wendy Garrick yang misterius akan diperankan oleh Kirsten Dunst. Dalam alur cerita, Millie dilarang keras untuk bertemu dengan Wendy, namun ia segera menemukan kenyataan gelap di balik pintu terkunci yang menyimpan rahasia besar. Ketegangan psikologis yang menjadi ciri khas novel McFadden diprediksi akan semakin terasa dengan kehadiran para pemain baru.
Bagi penonton Indonesia, fenomena The Housemaid juga memiliki resonansi tersendiri. Novel-novel McFadden banyak diterjemahkan dan digemari oleh pembaca Tanah Air, terutama di kalangan pengguna media sosial. Kesuksesan film pertamanya yang tayang di platform digital juga mendapat sambutan hangat, menjadikan sekuel ini salah satu film yang paling dinantikan. Industri perfilman nasional pun bisa belajar dari strategi pemasaran yang memanfaatkan komunitas pembaca online untuk membangun antisipasi sebelum perilisan.
Paul Feig, yang dikenal lewat film-film komedi seperti Bridesmaids dan A Simple Favor, kembali duduk di kursi sutradara. Ia akan bekerja sama dengan Rebecca Sonnenshine yang juga menulis skenario film pertamanya. Kombinasi ini diharapkan mampu menghadirkan ketegangan yang lebih mendalam, sekaligus menjaga kualitas cerita yang sudah disukai banyak orang.
Dengan jadwal rilis yang masih tiga tahun lagi, para penggemar tentu harus bersabar. Namun, pengumuman casting yang terus berdatangan menjadi penanda bahwa produksi sedang berjalan serius. Pertanyaannya, akankah sekuel ini mampu mengulang atau bahkan melampaui kesuksesan pendahulunya? Atau justru akan menghadirkan kejutan lain yang membuat waralaba ini semakin melejit? Kita tunggu saja perkembangannya.



