Tonali Jadi Starter di Derby Inggris, Mancini Pantau Langsung dari Tribun
Baca dalam 60 detik
- Gelandang timnas Italia, Sandro Tonali, masuk starting XI Tottenham saat menjamu Newcastle di pekan kedua Premier League.
- Transfer Tonali senilai lebih dari โฌ108 juta menjadikannya pemain Italia termahal sepanjang sejarah.
- Kehadiran Roberto Mancini di stadion mengindikasikan pemantauan ketat jelang pengumuman skuad Azzurri untuk jeda internasional September.

Laga pekan kedua Premier League antara Tottenham Hotspur dan Newcastle United di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu malam WIB, menyimpan satu cerita menarik: Sandro Tonali langsung dipercaya tampil sejak menit awal melawan mantan klubnya. Lebih dari itu, pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini, dikabarkan hadir di tribun untuk menyaksikan aksi gelandang berusia 26 tahun tersebut.
Tonali, yang bergabung dengan Spurs pada bursa transfer musim panas ini dengan nilai mencapai โฌ108 juta, menjadi rekrutan termahal dalam sejarah sepak bola Italia. Ia pun langsung menjadi sorotan setelah menjalani debut penuh saat Tottenham kalah 0-3 dari Brentford di laga pembuka. Kini, ia dituntut membuktikan nilai transfernya di hadapan publik sendiri melawan tim yang pernah membesarkan namanya.
Keputusan pelatih Ange Postecoglou memasang Tonali di lini tengah menunjukkan kepercayaan besar pada pemain yang juga menjadi andalan Azzurri. Di sisi lain, kehadiran Mancini di stadion menambah dimensi tersendiri. Pelatih yang membawa Italia juara Euro 2020 itu dikabarkan akan mengumumkan skuad untuk jeda internasional September dalam beberapa hari ke depan. Ia dijadwalkan menghadiri sejumlah laga di Inggris akhir pekan ini, termasuk Leeds melawan Brentford dan Aston Villa kontra Arsenal.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, laga ini menarik bukan hanya karena aksi Tonali, tetapi juga karena menjadi barometer performa pemain mahal di awal musim. Kegagalan Tottenham meraih poin di dua laga awal bisa memicu kritik tajam, terutama dengan investasi besar yang telah dikeluarkan. Sebaliknya, jika Tonali mampu tampil impresif, ia bisa menjadi katalis kebangkitan Spurs sekaligus memperkuat posisinya di mata Mancini.
Dari sisi taktik, Postecoglou kemungkinan akan memanfaatkan visi bermain dan kemampuan distribusi bola Tonali untuk mengontrol tempo permainan. Newcastle, yang datang dengan skuad bertabur bintang seperti Wissa dan Elanga, diprediksi akan memberikan perlawanan sengit. Laga ini juga menjadi ujian bagi lini belakang Tottenham yang tampil buruk di laga sebelumnya.
Bagi para penggemar sepak bola di Indonesia, laga ini bisa disaksikan secara langsung dan menjadi tontonan menarik di akhir pekan. Dengan sorotan Mancini, performa Tonali akan dinilai tidak hanya oleh publik Tottenham, tetapi juga oleh seluruh Italia. Akankah ia mampu menjawab ekspektasi besar yang disematkan padanya? Atau justru tekanan itu yang akan membuatnya tampil di bawah performa terbaik?



