Franck Kessie Kembali ke Atalanta: Gagal ke Juventus, La Dea Menang Cepat
Baca dalam 60 detik
- Gelandang asal Pantai Gading itu resmi menandatangani kontrak dengan Atalanta sebagai pemain bebas transfer, mengakhiri spekulasi kepindahannya ke Juventus.
- Kessie kembali ke klub yang membesarkan namanya di Italia setelah sembilan tahun, dengan pengalaman bermain di Barcelona dan Al-Ahli.
- Keputusan mengejutkan ini memperkuat lini tengah Atalanta untuk kompetisi Serie A dan Liga Conference, dengan Kessie yang akan berusia 30 tahun pada Desember.

Franck Kessie resmi kembali berseragam Atalanta setelah sembilan tahun berpisah. Gelandang asal Pantai Gading itu menandatangani kontrak sebagai pemain bebas transfer, sebuah langkah yang membalikkan skenario transfer yang sempat mengarah ke Juventus.
Kessie, yang menghabiskan tiga musim terakhir bersama Al-Ahli di Arab Saudi, sempat dikabarkan hampir bergabung dengan Juventus. Namun, negosiasi dengan klub asal Turin itu batal hanya dalam hitungan jam. Roma juga sempat dikaitkan, tetapi Atalanta justru muncul sebagai pemenang kejutan, mengamankan tanda tangannya dalam waktu singkat.
Kepulangan ini memiliki makna emosional yang kuat. Kessie memulai karier profesionalnya di Italia melalui akademi Atalanta pada Januari 2015. Penampilannya yang impresif bersama tim senior La Dea membuat Milan rela mengeluarkan โฌ32 juta pada musim panas 2017. Kini, setelah petualangan di Barcelona dan Timur Tengah, ia kembali ke tempat yang pernah membesarkan namanya.
Bagi Atalanta, kedatangan Kessie adalah suntikan pengalaman berharga. Meski usianya akan menginjak 30 tahun pada Desember mendatang, ia dinilai masih mampu memberikan kontribusi signifikan di Serie A dan Liga Conference. Catatan 31 penampilan senior dengan tujuh gol dan empat assist pada periode pertamanya menunjukkan kualitas yang dimilikinya.
Konteks Indonesia: Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kepindahan ini menarik karena Kessie adalah salah satu gelandang bertahan yang dikenal tangguh di Serie A. Dengan bergabungnya Kessie, Atalanta diprediksi semakin solid di lini tengah, yang bisa berdampak pada persaingan papan atas Liga Italia. Selain itu, kehadirannya di Liga Conference akan menambah daya tarik kompetisi Eropa yang kerap disorot penggemar Tanah Air.
Kessie sendiri mengungkapkan kegembiraannya bisa kembali ke klub yang memberinya kesempatan pertama di Eropa. Ia menilai Atalanta memiliki proyek ambisius dan yakin dapat berkontribusi penuh. Sementara itu, Juventus harus gigit jari setelah kehilangan target utama mereka, dan kini harus mencari alternatif lain di bursa transfer.
Langkah ini juga menunjukkan fleksibilitas Atalanta dalam berburu pemain. Dengan strategi yang cepat dan efektif, mereka berhasil mengamankan pemain yang sebelumnya tidak masuk radar. Pertanyaannya, mampukah Kessie mengulang performa terbaiknya dan membawa La Dea meraih trofi? Musim depan akan menjadi ujian nyata bagi sang gelandang.



