Debut Demichelis di RB Leipzig: Kemenangan 3-0 atas Gladbach yang Mengirim Sinyal ke Bayern
Baca dalam 60 detik
- RB Leipzig mengawali musim Bundesliga 2026/27 dengan kemenangan telak 3-0 atas Borussia Mönchengladbach pada laga perdana Martín Demichelis sebagai pelatih kepala.
- Christopher Nkunku, yang baru kembali dengan status pinjaman dari AC Milan, langsung berkontribusi dengan assist hanya dua menit setelah masuk sebagai pemain pengganti.
- Kemenangan ini menegaskan ambisi Leipzig untuk menantang dominasi Bayern München, meski beberapa pemain kunci masih dalam proses pemulihan cedera.

RB Leipzig memulai musim Bundesliga 2026/27 dengan cara yang nyaris sempurna. Pada laga perdana Martín Demichelis sebagai pelatih kepala, tim asal Sachsen itu menghancurkan Borussia Mönchengladbach 3-0 di Red Bull Arena, Minggu (16/8). Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan pernyataan awal bahwa Leipzig siap menjadi pesaing serius bagi Bayern München yang sehari sebelumnya juga menang telak atas VfB Stuttgart.
Gol-gol Leipzig datang dari Ridle Baku pada babak pertama, disusul tendangan melengkung indah Antonio Nusa dari tepi kotak penalti, dan penutup dari Rocco Reitz yang membobol mantan klubnya memanfaatkan umpan terukur Christopher Nkunku. Nkunku, yang baru bergabung kembali dengan status pinjaman dari AC Milan pekan lalu, hanya butuh dua menit setelah masuk sebagai pemain pengganti untuk mencatatkan assist pertamanya di Bundesliga sejak meraih penghargaan Torjägerkanone musim 2022/23.
Pelatih berusia 45 tahun itu tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. "Saya tidak akan melupakan hari ini. Tiga gol, tiga poin, semuanya berjalan baik. Saya sangat senang," ujar Demichelis. Namun di balik kemenangan meyakinkan ini, ada catatan: kiper Gladbach, Moritz Nicolas, tampil heroik dengan serangkaian penyelamatan, termasuk tiga penyelamatan beruntun yang menggagalkan peluang Nusa, Willi Orbán, dan Ezechiel Banzuzi. Jika tidak, Leipzig bisa saja meniru Bayern yang menang lima gol tanpa balas.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bagi kompetitor. Leipzig musim lalu finis hanya lima poin di belakang Bayern dan Dortmund. Dengan gaya bermain cepat dan menyerang ala Demichelis, mereka tampaknya siap memperpendek jarak tersebut. "Menang 3-0 di kandang adalah sebuah pernyataan," kata Baku. "Tidak ada tim yang tahu persis posisi mereka setelah pramusim, tapi jika kami tampil seperti hari ini, kami bisa mengalahkan siapa pun."
Meski demikian, Demichelis belum bisa bernapas lega sepenuhnya. Beberapa pemain kunci masih dalam proses pemulihan cedera, seperti gelandang timnas Jerman Assan Ouédraogo dan pencetak gol terbanyak musim lalu Christoph Baumgartner. Penyerang asal Brasil, Romûlo, juga belum kembali ke latihan penuh akibat peradangan tendon lutut. Namun, dengan produktivitas gol yang sudah terlihat, Leipzig tampaknya tidak akan kesulitan mencetak gol dalam laga-laga berikutnya melawan Werder Bremen dan Hamburg, yang berlangsung di sela-sela lawatan ke Como di Liga Champions.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, performa Leipzig ini menarik untuk disimak. Selain menjadi barometer kekuatan Bundesliga, klub ini kerap menjadi destinasi pemain muda Asia, termasuk beberapa nama yang pernah dikaitkan dengan timnas Indonesia. Jika Leipzig terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi kuda hitam yang merepotkan Bayern di puncak klasemen. Pertanyaannya, akankah Demichelis mampu menjaga konsistensi ini sepanjang musim, atau justru tekanan kompetisi ganda akan membuat langkah mereka terpeleset?



