Sassuolo Akhirnya Menang: Berardi Jadi Pembeda di Laga Kontra Torino
Baca dalam 60 detik
- Kemenangan perdana Sassuolo di Serie A musim ini ditentukan oleh gol Domenico Berardi yang baru masuk sebagai pemain pengganti.
- Torino sebenarnya mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan Pietro Comuzzo, namun ketajaman Berardi memastikan tiga poin bagi tuan rumah.
- Hasil ini menjadi sinyal kebangkitan Sassuolo setelah dua kekalahan beruntun, sekaligus memberi tekanan bagi Torino yang masih belum konsisten.

Sassuolo akhirnya memetik kemenangan pertama mereka di Serie A musim ini setelah menaklukkan Torino dengan skor 2-1 di Stadion Mapei, Minggu (1/9) malam WIB. Gol kemenangan datang dari aksi impresif Domenico Berardi yang baru dimasukkan sebagai pemain pengganti, memastikan tiga poin yang sangat dinantikan oleh para pendukung Neroverdi.
Laga ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama mengawali musim dengan kekalahan 1-2. Sassuolo, yang tampil tanpa sejumlah pemain kunci seperti Daniel Boloca, Ismael Kone, Fali Cande, dan Edoardo Pieragnolo, harus bekerja keras untuk mengatasi perlawanan ketat Torino. Sementara itu, Torino sendiri kehilangan Cesare Casadei, Tino Anjorin, Franco Israel, dan Pietro Pellegri karena cedera, namun tetap tampil percaya diri dengan kembalinya Eray Comert dari sanksi.
Sejak menit awal, Sassuolo menunjukkan intensitas tinggi. Simone Cinquegrano nyaris membuka keunggulan pada menit kesembilan ketika tendangan voli setengahnya menghantam tiang gawang setelah menerima umpan silang Josh Doig. Peluang demi peluang terus diciptakan, termasuk upaya Che Adams yang diblok dan tendangan Cristian Volpato yang masih bisa diamankan kiper Torino, Diego Mascardi. Di sisi lain, kiper Sassuolo, Arijanet Muric, sempat melakukan kesalahan besar yang hampir berujung gol, namun ia beruntung karena Giovanni Simeone gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32 melalui skema serangan balik klasik. Vasilje Adzic memberikan umpan terobosan cerdas dengan tumitnya, yang kemudian diselesaikan dengan sempurna oleh Volpato melalui tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Gol tersebut menjadi bukti efektivitas permainan cepat Sassuolo yang kerap merepotkan pertahanan lawan.
Namun, keunggulan Sassuolo tidak bertahan lama. Pada masa injury time babak pertama, Alessio Cacciamani melepaskan umpan silang dari sisi kiri yang disambut sundulan Pietro Comuzzo. Bek Torino itu dengan mudah mengarahkan bola ke gawang dari jarak tujuh yard, memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Sassuolo terus menekan. Beberapa peluang emas tercipta, termasuk tendangan Cinquegrano dan upaya Armand Laurientรฉ yang masih bisa digagalkan Mascardi. Keputusan pelatih untuk memasukkan Berardi pada menit ke-70 menjadi titik balik. Hanya delapan menit berselang, pemain berusia 30 tahun itu melepaskan tembakan keras yang menembus kerumunan pemain dan masuk ke pojok bawah gawang Torino. Gol tersebut berawal dari kesalahan clearance Fedde Leysen yang memanfaatkan tendangan bebas Laurientรฉ. Meski sempat protes karena posisi Cinquegrano yang dianggap offside, wasit tetap mengesahkan gol tersebut karena pemain tersebut dinilai tidak mengganggu permainan.
Kemenangan ini tentu menjadi suntikan moral besar bagi Sassuolo yang sempat terpuruk di awal musim. Bagi publik Indonesia, performa gemilang Volpato, yang memiliki darah Italia-Australia, juga menarik untuk disimak. Meski tidak ada pemain Indonesia yang berlaga, laga ini mengingatkan pada pentingnya peran pemain pengganti dalam menentukan hasil pertandingan, sebuah pelajaran yang relevan bagi klub-klub di Liga 1 yang kerap mengandalkan pemain cadangan untuk mengubah jalannya laga.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Torino. Meski menunjukkan semangat juang, tim asuhan Paolo Vanoli masih kesulitan menjaga konsistensi. Dengan dua kekalahan beruntun, tekanan untuk segera meraih kemenangan semakin besar. Pertanyaan besarnya, akankah Torino mampu bangkit di laga berikutnya, atau justru terpuruk lebih dalam? Sementara bagi Sassuolo, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk membangun kepercayaan diri menghadapi lawan-lawan tangguh di pekan-pekan mendatang.



