Kessié Batal Gabung Juventus: Negosiasi Satu Bulan Berakhir Tanpa Kesepakatan
Baca dalam 60 detik
- Franck Kessié secara resmi menghentikan proses transfer ke Juventus, menurut laporan Sky Sport Italia.
- Keputusan ini diambil setelah pembicaraan intensif dan pertemuan tatap muka di Milan, meski kepergian Fabio Miretti sempat membuka peluang.
- Gelandang Pantai Gading itu kini bebas menentukan klub baru, dengan Roma disebut-sebut sebagai salah satu peminatnya.

Franck Kessié, gelandang asal Pantai Gading, memutuskan untuk tidak melanjutkan kepindahannya ke Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Keputusan itu telah disampaikan langsung kepada manajemen klub raksasa Serie A tersebut, demikian dilaporkan Sky Sport Italia, Jumat (30/8/2024).
Kessié, yang pernah memperkuat AC Milan dan Atalanta, sejatinya menjadi incaran utama Bianconeri untuk memperkuat lini tengah. Statusnya sebagai pemain bebas transfer setelah kontraknya dengan Al-Ahli berakhir pada Juni lalu membuatnya menjadi target yang menarik. Namun, setelah melalui proses negosiasi yang berlangsung lebih dari satu bulan, termasuk pertemuan tatap muka di Milan awal pekan ini, kesepakatan gagal tercapai.
Kabar ini tentu menjadi pukulan bagi pelatih Juventus, Thiago Motta, yang tengah membangun skuad kompetitif untuk musim 2024/2025. Kepergian Fabio Miretti ke Besiktas sempat dianggap membuka jalan bagi Kessié untuk bergabung. Namun, menurut jurnalis kenamaan Gianluca Di Marzio, Kessié menilai tidak ada kondisi yang memungkinkan kesepakatan terwujud. Faktor personal dan teknis disebut menjadi pertimbangan utama sang pemain.
Di sisi lain, keputusan ini membuat Kessié tetap berstatus bebas transfer. Kabar dari Gazzetta menyebutkan bahwa Roma, yang juga berkompetisi di Serie A, tertarik untuk mengamankan jasanya. Dengan pengalaman bermain di level tertinggi Eropa, termasuk bersama Barcelona, Kessié tentu masih memiliki nilai jual yang tinggi di mata klub-klub besar.
Bagi pengamat sepak bola Italia, kegagalan transfer ini menunjukkan dinamika bursa transfer yang semakin kompleks. Meski secara finansial Juventus mampu memenuhi permintaan sang pemain, faktor non-finansial seperti peran di tim dan visi jangka panjang menjadi penentu. Kessié, yang dikenal sebagai gelandang bertahan dengan visi bermain baik, tentu ingin memastikan bahwa langkahnya berikutnya akan membawanya ke klub yang tepat.
Di tengah situasi ini, Juventus tetap melangkah. Mereka dijadwalkan menjalani laga perdana kandang melawan Parma di Allianz Stadium, Jumat malam. Pertandingan ini menjadi ujian awal bagi skuad asuhan Motta untuk menunjukkan kedalaman materi pemain tanpa kehadiran Kessié. Sementara itu, bursa transfer Serie A akan ditutup pada 1 September 2024 pukul 20.00 waktu setempat, memberikan waktu singkat bagi kedua pihak untuk mencari alternatif.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kabar ini menegaskan bahwa kepindahan pemain bintang tidak selalu mulus. Keputusan Kessié untuk menolak Juventus bisa menjadi pelajaran bahwa faktor non-finansial sering kali lebih menentukan daripada sekadar gaji besar. Pertanyaannya, akankah Roma mampu memanfaatkan peluang ini untuk merebut tanda tangan Kessié? Atau akankah ada kejutan lain di hari-hari terakhir bursa transfer?



