Dua Lipa Ungkap Dua Kunci Pernikahan 'Magis' Bersama Callum Turner: Menjadi Tamu di Hari Bahagia Sendiri
Baca dalam 60 detik
- Pelantun 'Levitating' itu menikah dua kali, pertama di London lalu pesta megah di Palermo, Italia.
- Pasangan selebritas ini memilih untuk hadir sebagai tamu di pesta pernikahan mereka sendiri, sebuah pendekatan yang jarang dilakukan.
- Dua Lipa mengaku kini terinspirasi menulis lagu tentang cinta yang stabil, bukan patah hati, setelah menikah.

Penyanyi pop dunia Dua Lipa akhirnya angkat bicara mengenai momen sakral pernikahannya dengan aktor Callum Turner. Dalam wawancara terbaru dengan majalah mode Italia, Vogue Italia, pelantun "Houdini" itu menyebut hari pernikahannya di Palermo, Sisilia, pada Juni lalu berlangsung "magis". Namun di balik kemegahan pesta yang digelar di Italia, ada dua nasihat sederhana yang justru menjadi pegangan mereka berdua.
Dua, yang kini berusia 31 tahun, mengaku menerima banyak masukan dari kerabat dan sahabat menjelang pernikahan. Namun, ia dan Callum memilih untuk hanya mengikuti dua di antaranya. "Kami memutuskan untuk menjalani hari itu sebagai tamu di pesta kami sendiri dan terus mencari satu sama lain di antara kerumunan, tidak pernah kehilangan pandangan," ujarnya. Pendekatan ini, menurut Dua, membuat mereka memiliki banyak kenangan bersama yang terekam jelas.
Pilihan untuk "menjadi tamu" di pesta sendiri memang tidak lazim. Biasanya, pasangan pengantin sibuk dengan protokoler dan menyapa tamu satu per satu. Namun, Dua dan Callum justru ingin menikmati setiap momen sebagai sebuah pengalaman bersama. Mereka berdua hadir sepenuhnya, berbaur dengan para undangan, dan saling mencari di tengah keramaian. Hasilnya, seperti diakui Dua, adalah memori yang jauh lebih kuat daripada sekadar mengikuti tradisi.
Lebih jauh, Dua Lipa juga membuka perubahan arah dalam proses kreatifnya. Setelah menikah, ia mengaku ingin mengeksplorasi tema yang jarang ia sentuh sebelumnya: cinta yang stabil dan kompleksitas hubungan jangka panjang. "Berbicara tentang patah hati adalah hal yang umum. Saat muda, saya lebih banyak mendapat inspirasi dari pencarian dan hasrat. Perasaan hancur adalah emosi yang kuat dan berisik," tuturnya. Kini, ia justru tertarik pada "apa yang terjadi ketika kamu benar-benar menemukan cinta" โ sebuah wilayah yang lebih tenang namun penuh nuansa.
Pernyataan ini menandai pergeseran signifikan dari persona musik Dua Lipa yang selama ini identik dengan lagu-lagu bertema patah hati dan pemberontakan. Pengamat musik menilai langkah ini berani, mengingat basis penggemarnya terbiasa dengan narasi tersebut. Namun, bagi Dua, ini adalah bentuk kedewasaan artistik. "Saya tertarik pada kompleksitas sebuah hubungan, aspek-aspek yang lebih tenang, hal-hal kecil," imbuhnya.
Sementara itu, Callum Turner, yang dikenal lewat serial "Masters of the Air", juga mengungkapkan rencananya ke depan. Dalam wawancara dengan Esquire UK, aktor 36 tahun itu menyebut bahwa memulai keluarga adalah prioritas utamanya. "Lebih dari itu. Keluarga," jawabnya ketika ditanya rencananya untuk dekade berikutnya. Ia menegaskan, "Tentu saja, saya sudah 36 tahun. Saya ingin punya keluarga dan membesarkan anak-anak."
Pernikahan mereka memang berlangsung unik. Sepekan sebelum pesta megah di Italia, Dua dan Callum telah lebih dulu mengikat janji dalam upacara sederhana di Old Marylebone Town Hall, London, pada 30 Mei. Callum menyebut momen itu sebagai "hari terindah" dalam hidupnya. "Kami pergi ke taman kemarin, dan semua orang yang lewat mengucapkan selamat. Itu sangat surreal," kenangnya.
Di tengah sorotan publik, pasangan ini juga berbagi kecintaan yang sama terhadap traveling. Callum mengaku senang menemukan pasangan yang memiliki semangat menjelajah dunia yang sama. "Kami semua bagian dari sirkus yang sama. Kami berdua punya pemikiran yang sama: lari, berkelana, lihat dunia, jelajahi, dan temukan. Dan ya, kami senang melakukannya bersama," ujarnya. "Sangat menyenangkan menemukan seseorang yang kamu cintai dan mencintaimu, dan kamu ingin selalu berada di dekatnya."
Kisah cinta Dua Lipa dan Callum Turner menarik untuk disimak, terutama bagi penggemar di Indonesia yang selama ini mengikuti perjalanan karier sang diva. Fenomena pernikahan ganda ala selebritas ini juga memicu perbincangan di media sosial Tanah Air, di mana banyak yang memuji cara mereka menjaga privasi di tengah hingar-bingar industri hiburan. Ke depannya, publik tentu menantikan bagaimana pengalaman pernikahan ini akan memengaruhi karya-karya Dua Lipa selanjutnya. Apakah akan lahir album bertema cinta yang lebih dewasa? Kita tunggu saja.



