Al-Hilal Siapkan Tawaran Lebih Tinggi untuk Rekrut Martinelli dari Arsenal
Baca dalam 60 detik
- Arsenal membuka negosiasi dengan Al-Hilal untuk melepas Gabriel Martinelli di bursa musim panas ini.
- Keputusan Mikel Arteta menepikan Martinelli memicu kritik dari Ian Wright dan spekulasi hengkangnya pemain Brasil tersebut.
- Al-Hilal dikabarkan bersedia membayar lebih mahal dari tawaran Galatasaray yang mencapai ยฃ45 juta.

Arsenal tengah berdiskusi dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal, mengenai kemungkinan transfer winger asal Brasil, Gabriel Martinelli. Kabar ini muncul di tengah situasi kontrak sang pemain yang hanya menyisakan satu tahun lagi di Emirates Stadium.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, telah secara tegas menyampaikan kepada Martinelli bahwa ia tidak masuk dalam rencana tim untuk musim ini. Keputusan itu membuat pemain berusia 24 tahun tersebut dipersilakan mencari klub baru sebelum jendela transfer ditutup. Sebelumnya, Galatasaray sempat mengajukan tawaran senilai ยฃ45 juta, namun Martinelli menolak pindah ke Istanbul karena alasan pribadi.
Menurut informasi yang dihimpun, Al-Hilal telah memberi sinyal keseriusan dengan menyatakan kesediaan untuk mengajukan penawaran yang lebih besar dibandingkan Galatasaray. Langkah ini sejalan dengan ambisi klub-klub Saudi yang gencar mendatangkan pemain top Eropa untuk memperkuat kompetisi domestik mereka.
Martinelli bergabung dengan Arsenal dari Ituano pada 2019 dan telah menjadi bagian penting dalam skuad Meriam London. Musim lalu, ia tampil dalam 53 pertandingan di semua kompetisi dan menyumbang 11 gol, membantu Arsenal meraih gelar juara Premier League. Namun, pada laga pembuka musim ini melawan Coventry, namanya tidak masuk dalam daftar susunan pemain, yang kemudian menjadi sorotan.
Keputusan Arteta tersebut menuai kritik dari legenda Arsenal, Ian Wright. Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, Wright menyatakan ketidaknyamanannya terhadap perlakuan yang diterima Martinelli. "Cara Martinelli diperlakukan saat ini benar-benar membuat saya tidak nyaman. Saya paham mereka mungkin ingin dia pergi, dan banyak orang mungkin berkata, 'ya, sudah waktunya dia pindah'. Tetapi ada cara untuk melakukannya, dan seharusnya itu juga sesuai dengan keinginannya, bagaimana dia ingin pergi," ujar Wright.
Di sisi lain, minat Al-Hilal terhadap Martinelli berjalan paralel dengan upaya mereka mendatangkan penyerang Aston Villa, Ollie Watkins. Watkins tidak tampil dalam kekalahan Aston Villa dari Brighton di akhir pekan, dan manajer Unai Emery tidak memberikan jaminan bahwa pemain asal Inggris itu akan bertahan. Situasi ini menunjukkan bahwa bursa transfer musim panas ini masih menyimpan banyak kejutan, terutama dengan agresivitas klub-klub Arab Saudi dalam memburu pemain bintang.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kepindahan Martinelli ke Al-Hilal dapat menjadi sinyal semakin kuatnya daya tarik liga Arab Saudi di mata pemain top dunia. Hal ini juga berpotensi memengaruhi strategi klub-klub Asia, termasuk di Indonesia, dalam merekrut pemain asing. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Martinelli dan Arsenal, yang harus mempertimbangkan aspek finansial dan sportivitas.
Pertanyaan yang kini mengemuka adalah apakah Arsenal akan menerima tawaran Al-Hilal yang lebih tinggi, atau justru mempertahankan Martinelli untuk menambah kedalaman skuad di tengah jadwal padat musim ini. Dengan sisa kontrak yang hanya setahun, Arsenal mungkin harus segera mengambil keputusan agar tidak kehilangan pemain secara gratis di musim panas berikutnya.



