Napoli Lepas Obaretin ke Lorient: Pinjaman dengan Opsi Beli €3,5 Juta
Baca dalam 60 detik
- Bek muda Napoli, Nosa Obaretin, resmi dipinjamkan ke Lorient dengan opsi pembelian senilai €3,5 juta.
- Kesepakatan ini mengalahkan minat Sturm Graz, Genoa, dan Udinese, serta menandai langkah strategis Napoli untuk mengembangkan pemain.
- Kontrak Obaretin di Napoli diperpanjang hingga 2027 untuk memuluskan skema pinjaman dengan opsi beli.

Napoli akhirnya menemukan solusi untuk masa depan Nosa Obaretin. Bek tengah berusia 23 tahun itu resmi dipinjamkan ke Lorient, klub kasta kedua Liga Prancis, dengan opsi pembelian senilai €3,5 juta. Kesepakatan ini mengakhiri spekulasi yang sempat mengarah ke Sturm Graz, klub Austria yang juga menginginkan jasa pemain berdarah Italia-Nigeria tersebut.
Obaretin, yang bergabung dengan akademi Napoli pada 2022 setelah meninggalkan sistem pembinaan muda AC Milan, belum pernah merasakan atmosfer Serie A. Kariernya diisi dengan serangkaian masa peminjaman di Trento, Bari, dan terakhir Empoli di Serie B musim lalu. Meski demikian, potensinya dinilai cukup menjanjikan, sehingga sejumlah klub Eropa menunjukkan ketertarikan.
Menurut laporan pakar transfer Sportitalia, Alfredo Pedullà, dan kemudian dikonfirmasi Fabrizio Romano, Lorient berhasil memenangkan perlombaan mendapatkan tanda tangan Obaretin. Klub asal Brittany itu mengalahkan persaingan ketat dari Sturm Graz, Genoa, dan Udinese. Kesepakatan yang dicapai adalah pinjaman hingga akhir musim dengan opsi pembelian permanen, plus klausul persentase penjualan di masa depan jika Lorient melepasnya lagi.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Napoli untuk memberikan menit bermain bagi pemain mudanya. Agen Obaretin, Enzo Raiola, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mencari solusi terbaik agar pemainnya bisa berkembang. "Kami mencoba menemukan solusi agar dia bisa mendapatkan menit bermain dan kemudian menjadi protagonis untuk Napoli juga," ujarnya kepada Stile TV. "Kami sedang berbicara dengan beberapa klub berbeda. Untuk saat ini, Napoli akan mempertahankan kepemilikan, jadi ini akan menjadi pinjaman dengan opsi beli."
Kontrak Obaretin di Napoli sebenarnya baru akan berakhir pada Juni 2027. Namun, untuk memuluskan skema pinjaman dengan opsi beli, kontrak tersebut harus diperpanjang terlebih dahulu. Hal ini menunjukkan komitmen Napoli untuk tetap mengontrol masa depan pemain, sambil memberikan ruang berkembang di kompetisi yang berbeda.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kepindahan Obaretin ke Lorient menarik untuk dicermati. Lorient dikenal sebagai klub yang gemar mengembangkan pemain muda, dan beberapa di antaranya sukses menembus tim utama. Jika Obaretin mampu tampil konsisten di Ligue 2, bukan tidak mungkin ia akan menjadi incaran klub-klub papan atas Eropa, termasuk kembali ke Serie A. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia tentang pentingnya manajemen karier pemain muda, baik melalui peminjaman strategis maupun pengembangan jangka panjang.
Keputusan Napoli untuk melepas Obaretin dengan opsi beli menunjukkan tren klub-klub Eropa yang semakin berhati-hati dalam mengelola aset pemain. Alih-alih menjual langsung, mereka lebih memilih skema pinjaman dengan opsi beli untuk memantau perkembangan pemain. Ini juga menjadi strategi untuk menghindari kerugian finansial jika pemain gagal memenuhi ekspektasi.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Obaretin bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menembus skuad utama Napoli, atau justru akan dijual permanen ke Lorient. Dengan kontrak yang diperpanjang, Napoli tampaknya masih memegang kendali. Namun, performa Obaretin di Lorient akan menjadi penentu utama. Jika ia tampil impresif, bukan tidak mungkin nilai jualnya meningkat, dan Napoli bisa menuai keuntungan besar. Sebaliknya, jika gagal, opsi beli Lorient bisa menjadi jalan keluar yang saling menguntungkan.



