Ligue 1 2024/25 Resmi Bergulir: Marseille Hancurkan Strasbourg 4-0, Gouiri Jadi Bintang
Baca dalam 60 detik
- Marseille memulai musim dengan kemenangan telak 4-0 atas Strasbourg, ditandai brace Amine Gouiri dan kartu merah lawan.
- Pelatih anyar Bruno Genesio langsung menuai hasil positif, mengindikasikan potensi Marseille sebagai penantang gelar musim ini.
- Laga pembuka ini menjadi sinyal bagi kompetisi Ligue 1 yang semakin ketat, dengan PSG tetap dijagokan namun lawan mulai menunjukkan tajinya.

Olympique de Marseille mengawali petualangan mereka di Ligue 1 musim 2024/25 dengan pesta gol. Menjamu Racing Strasbourg di Stade Vélodrome, Jumat (16/8) malam WIB, tim besutan Bruno Genesio menang telak 4-0. Amine Gouiri menjadi bintang dengan dua golnya, sementara dua gol tambahan lahir dari Keyliane Abdallah dan Pierre-Emile Hojbjerg. Kemenangan ini langsung menempatkan Marseille di puncak klasemen sementara, meski baru satu laga dijalani.
Laga yang sempat berjalan ketat di babak pertama berubah menjadi panggung dominasi tuan rumah setelah jeda. Gouiri memecah kebuntuan dua menit setelah turun minum, memanfaatkan assist Angel Gomes. Gol tersebut menjadi pembuka keran gol Marseille. Strasbourg yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke-59 setelah Samir El-Mourabet diganjar kartu merah, semakin tertekan. El-Mourabet diusir wasit setelah melakukan tendangan frustrasi kepada Hojbjerg, buntut dari serangkaian duel sengit di lini tengah.
Keunggulan Marseille bertambah pada menit ke-67 melalui titik putih. Wasit menganugerahi penalti setelah Guela Doue dianggap melanggar Igor Paixao di kotak terlarang. Gouiri yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya, mencetak gol keduanya di laga ini. Gol tersebut sekaligus menegaskan ketajamannya sebagai ujung tombak andalan Marseille musim ini.
Menjelang akhir laga, Marseille kian menggila. Keyliane Abdallah, pemain pengganti berusia 20 tahun, mencetak gol ketiga pada menit ke-90. Ia melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dihalau kiper Strasbourg. Pesta gol ditutup oleh Hojbjerg pada menit ke-90+6. Gelandang asal Denmark itu melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang memanfaatkan bola muntah hasil sapuan pemain bertahan Strasbourg. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Bruno Genesio, pelatih anyar yang musim lalu membawa Lille finish di posisi kedua. Ekspektasi tinggi kini berada di pundaknya untuk mengembalikan kejayaan Marseille. Di sisi lain, kekalahan telak ini menjadi alarm bagi Strasbourg yang harus segera berbenah sebelum menghadapi lawan-lawan berat lainnya.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, laga ini menarik untuk disimak karena menunjukkan tren kompetitif Ligue 1 yang semakin ketat. Meski Paris Saint-Germain (PSG) masih dijagokan sebagai juara, penampilan meyakinkan dari tim-tim seperti Marseille mengindikasikan bahwa musim ini tidak akan berjalan mudah bagi Les Parisiens. PSG sendiri baru akan memulai musim dengan bertandang ke markas Stade Rennais pada akhir pekan ini.
Kemenangan telak ini juga menjadi sinyal positif bagi para penggemar Marseille di Indonesia yang menantikan kebangkitan tim kesayangannya. Dengan materi pemain yang cukup solid dan sentuhan taktik dari Genesio, bukan tidak mungkin Marseille akan menjadi pesaing serius di papan atas. Pertanyaan besarnya, apakah konsistensi ini bisa dipertahankan sepanjang musim? Jawabannya akan terungkap dalam laga-laga berikutnya.



