Perburuan Lamine Camara Memanas: Crystal Palace Siap Tawar Lagi, Brighton Ikut Berebut
Baca dalam 60 detik
- Crystal Palace berencana mengajukan tawaran kedua untuk Lamine Camara setelah bid awal £40 juta ditolak Monaco.
- Brighton muncul sebagai pesaing serius di tengah ketidakpastian masa depan Carlos Baleba yang diminati Manchester United.
- Monaco membanderol gelandang Senegal berusia 22 tahun itu dengan harga sekitar £65 juta, memicu persaingan ketat antar klub Premier League.

Crystal Palace belum menyerah dalam upaya mendatangkan gelandang AS Monaco, Lamine Camara. Setelah tawaran perdana senilai lebih dari £40 juta ditolak, klub asal London selatan itu dikabarkan akan segera melayangkan penawaran baru. Namun, langkah mereka kini dihadapkan pada persaingan yang semakin ketat setelah Brighton & Hove Albion muncul sebagai peminat serius.
Menurut laporan TEAMtalk, Palace tetap bertekad memboyong pemain internasional Senegal tersebut ke Selhurst Park. Meski demikian, Monaco bersikeras mempertahankan pemain mudanya dengan mematok harga mendekati £65 juta. Sikap keras Monaco tidak lepas dari performa impresif Camara yang baru berusia 22 tahun, namun telah menjadi pilar penting di lini tengah Les Monégasques selama dua musim terakhir. Tercatat, ia telah mengoleksi lima gol dan sebelas assist dari 71 penampilan di semua kompetisi.
Yang membuat Camara begitu diminati adalah kombinasi kecepatan dan etos kerjanya yang luar biasa. Ben Mattinson, pengamat dari Como, menggambarkan pemain kelahiran Dakar itu sebagai gelandang dengan "mesin luar biasa" yang mampu menutup banyak area lapangan. "Ia membaca umpan dengan baik dan menggunakan kecepatannya untuk segera merebut bola atau menekan lawan. Akselerasinya cepat dan posturnya yang sedikit condong ke depan membuatnya bisa melesat mencapai kecepatan puncak dalam sekejap," ujar Mattinson. Kemampuan tersebut membuat Camara efektif dalam bertahan dan merebut kembali penguasaan bola.
Bagi Crystal Palace, merekrut Camara bukan sekadar tambahan amunisi, melainkan langkah antisipasi menghadapi potensi ditinggalkan sejumlah gelandang utama pada bursa transfer mendatang. Kontrak beberapa pemain tengah The Eagles akan segera berakhir, sehingga kebutuhan akan darah segar di lini tengah menjadi prioritas. Meski Daichi Kamada baru saja memperpanjang kontrak satu tahun dan Adam Wharton dipastikan tidak akan dijual, kedalaman skuad tetap menjadi perhatian pelatih Pierre Sage.
Di sisi lain, kehadiran Brighton dalam perburuan ini menambah kompleksitas. The Seagulls tengah bersiap menghadapi kemungkinan hengkangnya Carlos Baleba, yang menjadi incaran Manchester United. Setan Merah dikabarkan telah mengajukan tawaran senilai £65 juta dan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan pemain asal Kamerun itu. Jika Baleba pergi, Brighton membutuhkan pengganti yang sepadan, dan Camara dinilai cocok untuk mengisi kekosongan tersebut.
Persaingan merebut tanda tangan Camara tidak hanya melibatkan Palace dan Brighton. Chelsea, Liverpool, dan Newcastle United juga dikabarkan memantau situasi ini. Dengan harga yang dipatok Monaco, klub mana pun yang serius harus siap mengeluarkan dana besar. Bagi Palace, langkah ini menunjukkan ambisi mereka untuk bersaing di papan atas, meski harus berhadapan dengan klub-klub yang secara finansial lebih kuat.
Bagi pengamat sepak bola di Indonesia, dinamika transfer ini menarik untuk disimak karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa berlomba mengamankan talenta muda Afrika. Lamine Camara, yang namanya mulai dikenal setelah tampil di Piala Afrika, menjadi contoh bagaimana pemain dari benua tersebut semakin dilirik liga top Eropa. Kehadirannya di Premier League nantinya akan menambah warna persaingan, sekaligus menjadi inspirasi bagi pesepak bola muda Indonesia yang bercita-cita menembus kompetisi Eropa.
Keputusan akhir ada di tangan Monaco. Apakah mereka akan bertahan pada harga £65 juta atau bersedia bernegosiasi? Sementara itu, Crystal Palace harus bergerak cepat jika tidak ingin kehilangan target utamanya. Pertanyaannya, akankah The Eagles mampu memenangkan perlombaan ini di tengah gempuran klub-klub besar? Atau justru Brighton yang akan memanfaatkan situasi untuk mengamankan pengganti Baleba? Bursa transfer musim panas ini akan menjadi saksi.



