Amanda Serrano Siap Hadapi Gempuran Manzur demi Pertahankan Tiga Sabuk di Laga Perebutan Gelar
Baca dalam 60 detik
- Petinju Puerto Riko, Amanda Serrano, akan mempertahankan tiga sabuk juara kelas bulu saat menghadapi Lucrecia Manzur dari Argentina dalam duel 12 ronde di California.
- Serrano mengungguli lawannya dalam rekor dan pengalaman, namun Manzur menegaskan siap memberikan perlawanan sengit dan menolak menjadi korban knockout ke-33 sang juara.
- Pertarungan ini disiarkan langsung melalui TikTok, menandai tren baru dalam distribusi olahraga tinju yang menjangkau penggemar muda secara global.

Amanda Serrano, petinju kelas bulu yang memegang tiga sabuk juara, menegaskan kesiapannya menghadapi gempuran Lucrecia Manzur dalam laga penyatuan gelar yang akan berlangsung Jumat di California Selatan. Serrano, yang berasal dari Puerto Riko, akan mempertahankan gelar WBO, WBA, dan Ring Magazine pada kelas 126 pon melawan penantang asal Argentina itu.
Dengan rekor 49-4-1 dan 32 kemenangan knockout, Serrano diunggulkan atas Manzur yang memiliki rekor 14-4 dengan tujuh KO. Namun, Serrano tidak meremehkan lawannya. Ia memperkirakan Manzur akan tampil agresif sejak ronde pertama, terus menekan dengan pukulan-pukulan cepat. Gaya bertarung seperti itu justru disambut baik oleh Serrano yang dikenal sebagai petarung ofensif.
Dalam konferensi pers Rabu, Serrano menyatakan kecintaannya pada olahraga tinju dan menekankan pentingnya dukungan antar petinju wanita untuk memajukan olahraga ini. "Kami semua membawa sesuatu yang berbeda ke atas ring," ujarnya. "Ini tinju wanita โ kami saling membutuhkan untuk membuat olahraga ini luar biasa." Pernyataan ini mencerminkan solidaritas di antara para petinju wanita yang kerap berjuang mendapatkan pengakuan dan kesempatan yang setara dengan pria.
Manzur, yang mengaku menghormati pencapaian Serrano, menegaskan bahwa ia datang bukan sekadar untuk bertarung, melainkan untuk merebut gelar. "Saya datang untuk mengklaim apa yang menjadi hak saya. Saya di sini untuk mewujudkan mimpi menjadi juara dunia," katanya. Ia juga menepis kemungkinan menjadi korban rekor knockout ke-33 Serrano. "Dia tahu ini akan menjadi pertarungan yang sulit. Dia harus mencari lawan lain untuk mencapai rekor itu," ucap Manzur dengan percaya diri.
Laga ini juga menarik perhatian karena disiarkan secara langsung melalui platform media sosial TikTok. Serrano, yang baru aktif di TikTok selama enam bulan, mengaku senang dengan platform tersebut dan rutin melakukan siaran langsung untuk berinteraksi dengan penggemar. "Saya ingin memberikan yang terbaik, dan di akhir pertarungan, saya ingin mereka berkata, 'Itu pertarungan yang hebat'," katanya. "Saya benci pertarungan yang membosankan." Langkah ini menunjukkan bagaimana tinju modern mulai merambah platform digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda.
Bagi penggemar tinju di Indonesia, pertarungan ini menjadi tontonan menarik karena menyajikan dua gaya bertarung yang berbeda. Serrano dikenal dengan agresivitas dan kekuatan pukulannya, sementara Manzur diharapkan tampil dengan strategi bertahan dan serangan balik. Selain itu, kesuksesan Serrano sebagai petinju wanita multi-divisi menjadi inspirasi bagi atlet wanita di Asia, termasuk Indonesia, yang tengah berupaya meningkatkan prestasi di kancah internasional.
Dengan segala persiapan dan mental yang kuat dari kedua petinju, laga ini diprediksi berlangsung sengit. Apakah Serrano mampu mempertahankan sabuknya dan menambah rekor KO-nya, atau Manzur akan menciptakan kejutan besar? Jawabannya akan terjawab dalam duel yang dinanti-nantikan ini.



