Antonelli Perlebar Jarak Usai Bahrain, Russell Tertinggal 84 Poin
Baca dalam 60 detik
- Kimi Antonelli finis kedua di Bahrain dan menambah 18 poin, sementara George Russell gagal finis akibat masalah mesin.
- Jarak Antonelli dengan Russell di klasemen pembalap kini melebar menjadi 84 poin menjelang seri Singapura.
- Max Verstappen meraih kemenangan pertamanya musim ini dan naik ke peringkat enam, sementara Red Bull mendekati McLaren di klasemen konstruktor.

Kimi Antonelli tidak naik podium tertinggi di Sirkuit Internasional Bahrain, namun posisi runner-up yang diraihnya pada Minggu malam (waktu setempat) terbukti lebih bernilai ketimbang kemenangan. Tambahan 18 poin membuat pembalap Mercedes itu kian kokoh di puncak klasemen, sementara rekan setimnya, George Russell, harus menerima kenyataan pahit akibat kegagalan mesin.
Insiden yang menimpa Russell bukan sekadar kerugian satu balapan. Dengan mesin yang mati di tengah lomba, ia kehilangan peluang meraup poin besar dan harus rela melihat Antonelli menjauh. Selisih keduanya di klasemen pembalap kini mencapai 84 poin, angka yang sangat sulit dikejar dengan sisa musim yang belum genap separuh. Balapan berikutnya di Singapura akan menjadi ujian mental bagi Russell untuk bangkit.
Sementara itu, Max Verstappen akhirnya memecah kebuntuan dengan mencatat kemenangan perdananya musim ini. Pembalap Red Bull itu kini menempati peringkat keenam klasemen, terpaut tiga angka dari Charles Leclerc dan sejajar dengan Lando Norris. Isack Hadjar tetap menjadi wakil Prancis terbaik di posisi kedelapan dengan koleksi 96 poin.
Fernando Alonso tampil mengejutkan dengan finis kedelapan, hasil terbaiknya musim ini. Empat poin yang diraihnya setidaknya memberikan sedikit angin segar bagi Aston Martin dan Honda, meski tim yang berbasis di Silverstone itu masih tertinggal jauh di klasemen konstruktor yang dikuasai Mercedes. Alonso, yang dikenal piawai memanfaatkan situasi, kembali menunjukkan kelasnya di tengah keterbatasan mobil.
Di kubu Milton Keynes, Red Bull menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Raihan 35 poin dalam satu akhir pekan menjadi yang terbaik sepanjang musim 2026 dan membuat mereka kini mengancam posisi ketiga McLaren. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin Red Bull menyalip McLaren dalam beberapa seri ke depan.
Duel antara Racing Bulls dan Alpine untuk posisi kelima juga memanas. Tim yang bermarkas di Faenza itu kembali memperlebar jarak berkat Liam Lawson dan Arvid Lindblad yang sama-sama finis di zona poin. Kombinasi pembalap muda dan strategi agresif membuat Racing Bulls semakin nyaman di posisi kelima.
Bagi penggemar Formula 1 di Indonesia, dinamika ini menjadi tontonan menarik. Seri Singapura yang berjarak hanya beberapa jam penerbangan dari Jakarta sering menjadi ajang favorit bagi penonton tanah air, baik yang hadir langsung maupun yang menyaksikan melalui siaran televisi. Persaingan ketat di klasemen, terutama antara Antonelli dan Russell, serta upaya Verstappen mengejar, akan menambah daya tarik balapan malam di Marina Bay.
Dengan 84 poin yang harus dikejar, akankah Russell mampu membalikkan keadaan, atau justru Antonelli semakin tak terkejar? Jawabannya akan mulai terlihat di Singapura, di mana setiap kesalahan bisa berujung fatal.



