Sunderland Siap Pecahkan Rekor Transfer demi Geny Catamo, Target Utama Le Bris
Baca dalam 60 detik
- Klub Championship Inggris, Sunderland, dikabarkan akan mengaktifkan klausul rilis £51 juta untuk mendatangkan winger Sporting CP, Geny Catamo.
- Manajer Regis Le Bris menilai Catamo sebagai prioritas utama untuk menambah daya serang, setelah musim lalu hanya mengandalkan rotasi di posisi sayap kanan.
- Jika transfer ini terwujud, Catamo akan memecahkan rekor pembelian termahal Sunderland yang sebelumnya dipegang oleh Diarra dengan nilai £27 juta.

Sunderland dikabarkan siap memecahkan rekor transfer mereka demi mendatangkan winger Sporting CP, Geny Catamo, di bursa musim panas ini. Klub yang bermarkas di Stadium of Light itu menjadikan pemain asal Mozambik tersebut sebagai target utama untuk memperkuat lini serang, setelah musim lalu hanya mengandalkan rotasi di posisi sayap kanan.
Kabar ini muncul di tengah musim panas yang relatif sepi bagi Sunderland. Hingga saat ini, hanya Thomas Meunier yang resmi bergabung, sementara proses transfer Dayann Methalie masih menggantung setelah pemain bertahan itu menjalani tes medis tambahan di Prancis. Fokus utama manajer Regis Le Bris sebelumnya adalah memperbaiki lini belakang, namun kini perhatian beralih ke sektor penyerangan.
Catamo, yang berusia 25 tahun, tampil impresif bersama Sporting CP musim lalu dengan mencetak enam gol dan empat assist dalam 29 penampilan di Liga Portugal. Ia juga mengawali musim baru dengan gemilang, mencatatkan dua assist dalam dua pertandingan pertama. Gaya bermainnya yang "tak terduga" dan agresif dalam menggiring bola menjadi daya tarik tersendiri, dengan rata-rata 2,0 dribel sukses per 90 menit.
Menurut laporan TEAMtalk, Sunderland siap mengaktifkan klausul rilis Catamo yang mencapai £51 juta. Jika terealisasi, angka tersebut akan memecahkan rekor transfer klub yang sebelumnya dipegang oleh Diarra, yang diboyong dari RSC Strasbourg dengan nilai £27 juta pada musim panas lalu. Le Bris sendiri dikabarkan sangat mengagumi intensitas dan kemampuan membawa bola progresif dari pemain sayap kanan tersebut.
Ketertarikan Sunderland pada Catamo tidak lepas dari kebutuhan akan seorang playmaker. Musim lalu, hanya empat pemain dalam skuad mereka yang mencatatkan lebih dari satu assist di Premier League. Padahal, tim asuhan Le Bris berhasil lolos ke Liga Europa, melampaui ekspektasi banyak pihak. Namun, rotasi yang terlalu sering di posisi sayap kanan—dengan tujuh pemain berbeda pernah mengisi posisi tersebut—menunjukkan kurangnya konsistensi di area tersebut.
"Ia adalah pemain yang tak terduga, sangat suka menusuk pertahanan lawan," ujar Pedro Russiano, mantan pelatih Amora, menggambarkan karakter Catamo.
Meski Catamo menjadi prioritas, Sunderland juga mempertimbangkan alternatif lain, yaitu Matias Soule dari AS Roma. Pemain asal Argentina itu lebih muda, 23 tahun, dan dibanderol dengan harga lebih terjangkau, sekitar £35 juta. Soule juga telah membuktikan diri di Serie A dengan mencetak enam gol dan lima assist dalam 33 penampilan musim lalu. Namun, Le Bris tampaknya lebih menginginkan profil Catamo yang sudah terbukti di kompetisi Eropa.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kabar ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa berani berinvestasi besar untuk pemain dari benua Afrika. Catamo, yang merupakan pemain internasional Mozambik, bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola Asia Tenggara, termasuk Indonesia, bahwa talenta dari luar Eropa bisa menembus liga top dengan kerja keras dan konsistensi. Selain itu, langkah Sunderland ini juga menjadi sinyal bahwa persaingan di Championship semakin ketat, dengan klub-klub yang berambisi promosi ke Premier League rela mengeluarkan dana besar.
Ke depannya, pertanyaannya adalah apakah Sunderland benar-benar akan mengaktifkan klausul rilis tersebut atau memilih opsi yang lebih ekonomis. Keputusan ini akan menentukan arah kebijakan transfer klub dan bagaimana Le Bris membangun skuadnya untuk musim 2025/2026. Jika Catamo bergabung, ia akan menjadi pemain termahal dalam sejarah Sunderland, sebuah pernyataan ambisi yang jelas dari klub yang ingin segera kembali ke kasta tertinggi.



