Everton Siapkan Dana £35 Juta untuk Bawa Pulang Richarlison: Duet dengan Ndiaye di Lini Depan?
Baca dalam 60 detik
- Everton dikabarkan mengajukan tawaran untuk Richarlison, yang ingin kembali ke Goodison Park setelah empat musim di Tottenham.
- Spurs mematok harga £35 juta untuk pemain Brasil berusia 29 tahun itu, dengan kontrak yang tersisa satu tahun.
- Kepulangan Richarlison dinilai bisa menambah daya gedor Everton, sekaligus menjadi mentor bagi penyerang muda Thierno Barry.

Everton dilaporkan telah mengajukan tawaran untuk membawa pulang Richarlison dari Tottenham Hotspur di bursa transfer musim panas ini. Langkah ini menjadi sinyal ambisi The Toffees untuk memperkuat lini serang mereka setelah musim lalu yang berakhir di peringkat 13 klasemen Premier League, jauh dari zona Eropa.
Menurut sumber internal Tottenham, klub asal London utara itu meminta dana sebesar £35 juta untuk melepas pemain internasional Brasil tersebut. Richarlison, yang kini berusia 29 tahun, dikabarkan sangat antusias untuk kembali ke Merseyside, tempat ia pernah menjadi idola sebelum dijual ke Tottenham dengan nilai £60 juta pada 2022. Kontraknya di Spurs menyisakan satu musim lagi, sehingga kedua klub diyakini bisa mencapai kesepakatan di tengah keterbukaan negosiasi.
Kepulangan Richarlison akan menjadi suntikan tenaga bagi lini depan Everton yang musim lalu terlalu bergantung pada Iliman Ndiaye. Penyerang asal Senegal itu menjadi sorotan dengan kemampuan dribelnya yang memukau, rata-rata 2,3 dribel sukses per laga dan enam duel dimenangkan. Namun, Ndiaye hanya mencetak enam gol di liga, menunjukkan kebutuhan akan pendamping yang lebih klinis di depan gawang.
Richarlison, meski kerap diganggu cedera, masih membuktikan ketajamannya musim lalu dengan 11 gol dari 32 penampilan Premier League, hanya 20 di antaranya sebagai starter. Ia juga menciptakan lima peluang emas dan memenangkan 4,3 duel per pertandingan. Angka-angka ini menunjukkan bahwa pemain yang dijuluki 'Si Pompadour' itu masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.
Di sisi lain, Everton juga tengah mematangkan rencana mempertahankan Ndiaye yang menjadi incaran klub-klub besar seperti Arsenal dan Manchester United. Bahkan, tawaran menggiurkan dari Al-Hilal senilai £70 juta ditolak mentah-mentah oleh pemain 26 tahun itu. Ini menunjukkan komitmen Ndiaye untuk membawa Everton ke level lebih tinggi, sekaligus menjadi daya tarik bagi pemain lain untuk bergabung.
Kehadiran Richarlison diyakini tidak hanya akan menambah opsi serangan, tetapi juga menjadi mentor bagi Thierno Barry, penyerang muda asal Prancis yang direkrut dari Villarreal dengan nilai £27 juta musim panas lalu. Barry masih dalam tahap adaptasi dan membutuhkan figur senior yang bisa membimbingnya. Pengalaman Richarlison di Premier League dan atmosfer Goodison Park yang sudah ia kenal baik bisa menjadi nilai tambah.
Manajer David Moyes, yang dikenal sebagai penggila kerja keras, pasti akan memanfaatkan kegigihan Richarlison untuk menularkan etos kerja kepada skuad mudanya. Kemenangan 3-0 atas Newcastle United di laga pramusim pekan lalu menunjukkan kekompakan tim, tetapi kedalaman skuad tetap menjadi pekerjaan rumah. Jika Richarlison bergabung, Everton akan memiliki lini depan yang lebih dinamis dan sulit diprediksi.
Bursa transfer musim panas ini masih menyisakan beberapa pekan. Keputusan Everton untuk merekrut Richarlison akan menjadi ujian nyata ambisi mereka untuk bersaing di papan atas. Apakah Moyes berani mengambil risiko dengan pemain yang riwayat cederanya cukup panjang? Atau justru ini adalah langkah cerdas untuk memanfaatkan pengalaman dan koneksi emosional Richarlison dengan klub?



