Aktivitas Seismik Gunung Taal Melandai, Status Siaga Level 1 Dipertahankan
Baca dalam 60 detik
- Jumlah gempa vulkanik di Gunung Taal turun drastis dalam 24 jam terakhir, dari 74 menjadi 7, menandakan penurunan aktivitas seismik.
- Emisi sulfur dioksida juga melemah, dari 422 ton menjadi 107 ton per hari, sejalan dengan meredanya keguncangan.
- Meski melandai, status Level 1 masih berlaku, mengingat potensi letusan freatik atau emisi gas beracun yang belum sepenuhnya hilang.

Gunung Taal di provinsi Batangas, Filipina, menunjukkan penurunan aktivitas seismik yang signifikan dalam 24 jam terakhir. Lembaga Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mencatat hanya tujuh gempa vulkanik dan dua episode tremor pada Senin (17/8), jauh berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya yang mencapai puluhan gempa per hari.
Penurunan ini menjadi kabar melegakan setelah pada 14 dan 15 Agustus lalu, Phivolcs merekam 74 dan 64 gempa vulkanik, disertai empat tremor. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan karena gunung yang terletak di tengah danau ini masih menyimpan potensi bahaya, terutama emisi gas beracun dan letusan freatik.
Meski aktivitas seismik melandai, Taal masih mengeluarkan sulfur dioksida (SOโ) sebanyak 107 metrik ton dalam periode pemantauan terakhir. Angka ini memang jauh di bawah rata-rata harian 422 metrik ton yang tercatat pada 5โ14 Agustus, tetapi tetap menunjukkan bahwa gunung ini masih aktif secara magmatik.
Yang menarik, tidak teramati adanya semburan fluida panas dari Danau Kawah Utama di Pulau Taal, yang dikenal dengan nama lokal โPuloโ. Selain itu, kabut vulkanik atau vog juga tidak terdeteksi, sehingga risiko gangguan pernapasan bagi warga sekitar relatif menurun.
Bagi Indonesia, fenomena ini menjadi pengingat akan pentingnya pemantauan gunung berapi yang ketat. Dengan lebih dari 120 gunung aktif, Indonesia memiliki tantangan serupa dalam mitigasi bencana. Menurut ahli vulkanologi, penurunan aktivitas seismik tidak selalu berarti ancaman berakhir; fluktuasi adalah hal yang umum, dan kewaspadaan harus tetap dijaga.
Phivolcs masih mempertahankan status Level 1 untuk Taal, yang berarti tingkat kerusuhan vulkanik rendah. Masyarakat diimbau untuk tidak memasuki Pulau Taal dan area kawah, serta mempersiapkan masker untuk mengantisipasi jika vog muncul kembali. Pertanyaan yang menggantung: apakah penurunan ini akan bertahan, atau hanya jeda sebelum aktivitas meningkat lagi?



