Man City Lepas Rodri ke Barcelona: Rekor Transfer Inggris Pecah, Lini Tengah Didesain Ulang
Baca dalam 60 detik
- Manchester City menyetujui penjualan Rodri ke Barcelona senilai ยฃ65,4 juta, mengakhiri tujuh musim gelandang Spanyol itu di Etihad.
- Kepergian Rodri memicu perombakan lini tengah City, termasuk minat pada Enzo Fernandez dan Ayyoub Bouaddi, serta rekor pembelian Elliot Anderson.
- Barcelona mendapatkan pemain berusia 30 tahun itu dengan kontrak empat tahun, sementara City harus bergerak cepat di bursa transfer.

Manchester City akhirnya mengalah pada tawaran ketiga Barcelona untuk gelandang andalannya, Rodri. Klub asal Katalan itu dipastikan memboyong pemain berusia 30 tahun tersebut dengan nilai transfer ยฃ65,4 juta, sebuah angka yang sulit ditolak manajemen The Citizens meski awalnya ingin mempertahankan sang pemain.
Kesepakatan ini menandai akhir dari tujuh musim Rodri di Etihad Stadium, periode yang dihiasi empat gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions. Sebagai pemenang Ballon d'Or 2024 dan bagian dari skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2026, kepergiannya meninggalkan lubang besar di lini tengah City. Barcelona, yang sebelumnya dua kali ditolak dengan tawaran ยฃ40 juta dan ยฃ55 juta, akhirnya berhasil mengunci kesepakatan setelah menaikkan penawaran menjadi ยฃ65,4 juta.
Manajer City, Enzo Maresca, tidak menampik pentingnya peran Rodri. "Semua tim butuh pemain seperti Rodri," ujarnya usai kekalahan 0-3 dari Arsenal pada Community Shield, pertandingan yang dilewatkan Rodri karena baru pulih dari operasi punggung. Meski demikian, Maresca justru mendorong manajemen untuk segera bergerak mencari pengganti, mengingat Premier League akan dimulai dalam sepekan.
City sebenarnya sudah bergerak agresif di bursa transfer musim panas ini. Mereka memecahkan rekor transfer Inggris dengan mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest senilai ยฃ116 juta. Namun, kebutuhan akan gelandang bertahan tetap menjadi prioritas. Klub dikabarkan mengincar Enzo Fernandez dari Chelsea dan Ayyoub Bouaddi dari Lille. Sayangnya, City melewatkan tenggat waktu yang ditetapkan Chelsea untuk mengajukan tawaran ยฃ120 juta bagi Fernandez, yang membuat peluang mendatangkan pemain Argentina itu semakin tipis.
Di sisi lain, City juga tengah merampingkan skuad. Tijjani Reijnders, yang baru bergabung dari AC Milan musim lalu, disepakati dijual ke Al Qadsiah dengan nilai sekitar ยฃ51 juta. Pemain asal Belanda itu dikabarkan ingin pindah dan akan segera bergabung dengan klub Liga Pro Saudi.
Konteks Indonesia: Bursa transfer Eropa selalu menjadi perhatian penggemar sepak bola Tanah Air. Kepergian Rodri ke Barcelona tidak hanya mengubah peta kekuatan La Liga dan Premier League, tetapi juga berdampak pada pasar fantasi dan taruhan olahraga yang populer di Indonesia. Para penggemar yang mengikuti liga Eropa akan menyaksikan bagaimana City beradaptasi tanpa sosok yang selama ini menjadi jangkar permainan mereka.
Menurut analis Sky Sports, Alan Irwin, City kemungkinan akan kembali mencoba mendatangkan Fernandez setelah kepastian penjualan Rodri. "Ini adalah tenggat waktu yang ditetapkan Chelsea sendiri, dan City tidak mungkin tunduk pada tekanan seperti itu," jelas Irwin. "Maresca sangat mengagumi Fernandez dan paham betul kontribusinya. Namun, semua itu tergantung pada kepergian Rodri."
Dengan kepergian Rodri, City harus segera menemukan pengganti yang tepat. Bouaddi dari Lille menjadi kandidat kuat, dan Maresca menegaskan pentingnya adaptasi cepat. "Semakin cepat pemain baru bergabung, semakin baik," katanya. "Kami memulai Premier League dalam satu minggu, jadi mereka perlu memahami cara kami bermain."
Pertanyaan besarnya kini: akankah City mampu mempertahankan dominasi mereka di Inggris dan Eropa tanpa Rodri? Atau justru Barcelona yang akan menuai manfaat dari kehadiran pemain sekaliber dia? Musim depan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua klub.



