Atletico Madrid Resmi Rekrut Cristian Romero dari Tottenham, Bek Argentina Dikontrak hingga 2031
Baca dalam 60 detik
- Klub La Liga, Atletico Madrid, mengumumkan perekrutan bek tengah Cristian Romero dari Tottenham Hotspur dengan kontrak berdurasi enam tahun.
- Nilai transfer diperkirakan mencapai ยฃ34,2 juta atau sekitar Rp 700 miliar, menjadikannya salah satu pembelian terbesar Los Rojiblancos di bursa musim panas ini.
- Kehadiran Romero diharapkan memperkuat lini pertahanan Atletico yang tengah dalam masa transisi, sekaligus menjadi sinyal ambisi klub di kompetisi Eropa.

Atletico Madrid resmi mengamankan jasa bek tengah andalan Timnas Argentina, Cristian Romero, dari Tottenham Hotspur. Pemain berusia 28 tahun itu dikontrak hingga Juni 2031, menandai babak baru dalam kariernya setelah lima musim membela klub asal London Utara tersebut.
Kepastian transfer ini diumumkan langsung oleh pihak klub pada Sabtu (15/8) waktu setempat. Meski nilai resmi tidak dipublikasikan, media Inggris melaporkan bahwa Los Rojiblancos menebus Romero dengan mahar sekitar ยฃ34,2 juta atau setara dengan Rp 700 miliar. Angka tersebut menjadi salah satu pembelian termahal Atletico pada bursa transfer musim panas ini, menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun skuad kompetitif.
Romero sendiri telah mengucapkan perpisahan yang mengharukan kepada para penggemar Tottenham pada Jumat (14/8) melalui media sosial. Ia menyebutkan bahwa kepindahannya dilakukan "dengan hati yang penuh kenangan dan kebanggaan yang luar biasa atas segala hal yang telah kami lalui dan raih bersama." Selama berseragam Spurs, bek kelahiran Cordoba itu mencatatkan 156 penampilan dan mencetak 13 gol di semua kompetisi. Ia pertama kali datang ke Inggris dengan status pinjaman dari Atalanta pada 2021 sebelum akhirnya dipermanenkan.
Kepindahan Romero ke Wanda Metropolitano menjadi sorotan karena ia merupakan salah satu bek tengah terbaik di Premier League dalam beberapa musim terakhir. Kecepatan, agresivitas, dan kemampuannya membaca permainan menjadi modal utama yang diharapkan mampu memperkokoh pertahanan Atletico yang musim lalu kerap kebobolan. Di sisi lain, kepergian Romero meninggalkan lubang besar di lini belakang Tottenham yang kini harus segera mencari pengganti sebelum jendela transfer ditutup.
Perjalanan Romero di Tottenham tidak selalu mulus. Pada akhir musim lalu, ia sempat menuai kritik karena memilih terbang ke Argentina untuk membela tim nasional sebelum laga pamungkas melawan Everton, saat Spurs masih berjuang mengamankan posisi di klasemen Premier League. Meski demikian, kontribusinya di lapangan tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebagai bagian dari skuad Argentina yang menjuarai Piala Dunia 2022, Romero juga tampil di Piala Dunia 2026 dan bermain hingga partai final, menunjukkan konsistensinya di level tertinggi.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kepindahan Romero ke Atletico menjadi pengingat bahwa klub-klub Eropa terus berburu pemain berkualitas untuk memperkuat skuad mereka. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, tentang pentingnya manajemen karier pemain dan strategi transfer yang matang. Selain itu, semakin banyaknya pemain top yang pindah ke liga lain membuat persaingan di kompetisi Eropa semakin ketat, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pertandingan yang disaksikan penggemar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Dengan bergabungnya Romero, Atletico Madrid diprediksi akan tampil lebih solid di lini belakang. Pelatih Diego Simeone dikenal sebagai arsitek yang mampu memaksimalkan potensi pemain bertahan, dan Romero diharapkan menjadi pilar utama dalam skema permainan mereka. Pertanyaannya, mampukah Romero beradaptasi dengan cepat dengan gaya bermain La Liga yang lebih mengandalkan penguasaan bola? Atau justru ia akan menjadi tembok kokoh yang membawa Atletico meraih gelar juara lagi? Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan kariernya di Spanyol.



