Alonso Restui Chelsea Kejar Kounde, Barcelona Siap Lepas
Baca dalam 60 detik
- Chelsea berencana merekrut bek tengah pada bursa transfer Januari setelah kebobolan 12 gol dalam lima laga awal Liga Primer.
- Manajer Xabi Alonso menyetujui pengejaran Jules Kounde, yang disebut ingin pindah ke Stamford Bridge meski Barcelona siap melepas.
- Persaingan ketat dari Liverpool, Arsenal, Manchester United, dan Manchester City dapat memengaruhi negosiasi, sementara gaji Kounde £257.000 per pekan menjadi kendala.

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, telah memberikan persetujuan untuk merekrut bek Barcelona, Jules Kounde, pada bursa transfer Januari mendatang. Langkah ini diambil menyusul performa lini belakang The Blues yang rapuh di awal musim, dengan kebobolan 12 gol dalam lima pertandingan pertama Liga Primer Inggris—terburuk di antara semua tim.
Keputusan Alonso untuk mengejar Kounde muncul setelah kekalahan memalukan 0-3 dari Brentford sebelum jeda internasional, di mana pertahanan Chelsea tampak kewalahan menghadapi serangan tuan rumah. Legenda Manchester United, Gary Neville, bahkan mengkritik keras lini belakang Chelsea, menyebut koordinasi mereka kacau dan tidak solid. "Pertahanan mereka seperti tidak terhubung, semua serba berantakan," ujarnya dalam analisisnya.
Menurut laporan TEAMtalk, Barcelona bersedia melepas Kounde karena pemain asal Prancis itu telah tergeser oleh Eric Garcia dan Joao Cancelo dalam hierarki tim. Alonso secara pribadi menyetujui langkah tersebut, terutama untuk memperkuat posisi bek kanan yang saat ini dihuni Malo Gusto, yang masa depannya di Stamford Bridge masih belum jelas.
Kounde, 27 tahun, dikabarkan tertarik pindah ke London setelah sebelumnya hampir bergabung dengan Chelsea. Namun, The Blues tidak sendirian dalam perburuan; Liverpool, Arsenal, Manchester United, dan Manchester City juga dikabarkan memantau situasinya. Hal ini dapat memicu perang penawaran yang menaikkan harga transfer dan gaji pemain.
"Kounde luar biasa. Setiap tiga hari ia tampil di level tertinggi. Kami bahkan tidak berpikir untuk menariknya keluar. Dia 100% fit dan terus memberikan performa di setiap pertandingan," puji pelatih Barcelona, Hansi Flick, tentang konsistensi Kounde.
Dari sudut pandang Indonesia, potensi transfer ini dapat memengaruhi dinamika pasar sepak bola Asia, terutama jika klub-klub Liga 1 ingin merekrut pemain Eropa dengan harga yang semakin melambung. Selain itu, penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti Liga Primer dan La Liga akan menyoroti bagaimana Chelsea berbenah di bawah Alonso, yang sebelumnya sukses bersama Bayer Leverkusen. Keberhasilan atau kegagalan transfer ini juga bisa menjadi indikator arah kebijakan klub-klub besar Eropa dalam menghadapi persaingan finansial yang ketat.
Jika Kounde bergabung, ia diprediksi langsung menjadi pilar utama pertahanan Chelsea, mengingat pengalamannya di level tertinggi. Namun, dengan gaji yang tinggi dan persaingan dari klub-klub besar Inggris lainnya, negosiasi tidak akan mudah. Apakah Chelsea mampu meyakinkan Kounde untuk memilih Stamford Bridge, atau justru klub lain yang berhasil mendapatkan tanda tangannya? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: lini belakang Chelsea harus segera diperbaiki jika ingin bersaing di papan atas musim ini.



