Coventry Ganda-Ganda Serangan: Awoniyi Segera Gabung, Sidiki Chérif Dikabarkan Capai Kesepakatan
Baca dalam 60 detik
- Coventry City dikabarkan telah menyetujui kesepakatan pribadi dengan penyerang Guinea, Sidiki Chérif, yang terbang ke Inggris untuk negosiasi.
- Kedatangan Chérif akan melengkapi transfer permanen Taiwo Awoniyi dari Nottingham Forest, memperkuat lini depan The Sky Blues jelang Premier League.
- Jika kedua transfer tuntas, Frank Lampard akan memiliki opsi penyerang berpengalaman dan prospek muda untuk menghadapi kerasnya kompetisi.

Langkah Coventry City memperkuat lini serang jelang musim perdana di Premier League semakin kencang. Setelah nyaris mengamankan jasa Taiwo Awoniyi dari Nottingham Forest, klub asuhan Frank Lampard itu kini dikabarkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan penyerang muda Guinea, Sidiki Chérif, yang dikabarkan telah terbang ke Inggris untuk melakukan pembicaraan.
Kabar ini pertama kali dihembuskan oleh jurnalis Turki, Yağız Sabuncuoğlu, melalui akun media sosialnya pada Sabtu (26/7). Dalam unggahan yang hanya berjarak 33 menit, ia mengklaim bahwa Chérif telah tiba di Inggris untuk berdiskusi, dan tak lama kemudian menyusul kabar bahwa kesepakatan personal telah diraih. Meski belum ada konfirmasi resmi dari kedua klub, rentetan informasi yang cepat ini mengindikasikan progres serius dalam perburuan pemain berusia 19 tahun tersebut.
Chérif bukan nama asing di kancah sepak bola Eropa. Ia mencuat bersama Angers di Ligue 1 musim lalu dengan torehan empat gol dalam 19 penampilan. Performa itu membuat Fenerbahçe bergerak cepat pada bursa musim dingin, awalnya dengan status pinjaman sebelum akhirnya mengaktifkan klausul pembelian senilai £15 juta. Total biaya yang digelontorkan klub Turki itu mencapai £21 juta, termasuk bonus, dan kini Chérif terikat kontrak hingga 2030.
Di bawah asuhan Jose Mourinho, Chérif mencatatkan dua gol dari 10 laga Süper Lig serta turut tampil di Liga Europa, termasuk saat berhadapan dengan Nottingham Forest. Dengan tinggi 6 kaki 2 inci, ia memiliki postur ideal untuk berduel dengan bek, namun tetap lincah membawa bola dari sisi kiri. Fleksibilitasnya untuk bermain sebagai penyerang tengah atau sayap menjadi nilai tambah yang dicari Lampard.
Rencana Coventry untuk memboyong Chérif berjalan paralel dengan upaya mendatangkan Awoniyi. Penyerang asal Nigeria itu telah menjalani empat musim di Premier League bersama Forest dan menjadi pahlawan saat mencetak gol penentu kemenangan atas Arsenal pada Mei 2023 yang mengamankan status timnya. Meski musim lalu diganggu cedera perut yang membatasi penampilannya menjadi 17 laga, Awoniyi tetap dianggap sebagai striker haus gol yang mampu menjadi titik tumpu serangan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Coventry ini menarik untuk disimak. Klub yang baru promosi itu tidak setengah-setengah dalam membangun skuad. Kombinasi pengalaman Awoniyi dan potensi jangka panjang Chérif menunjukkan ambisi mereka untuk tidak sekadar bertahan di Premier League, melainkan bersaing di papan tengah. Strategi ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dalam membangun tim yang kompetitif dengan memadukan pemain senior dan muda.
Namun, perlu dicatat bahwa kesepakatan pribadi dengan Chérif belum berarti transfer tuntas. Fenerbahçe sebagai klub pemilik masih harus menyetujui nilai transfer, dan pemain harus lolos tes medis. Jika semua berjalan mulus, Lampard akan memiliki dua penyerang baru dengan profil berbeda: satu siap tempur dan satu lagi proyek masa depan. Pertanyaannya, mampukah keduanya beradaptasi cepat dengan ritme Premier League yang keras? Waktu yang akan menjawab.



