Celah Kecil di Switch 2 Bikin The Witcher 3 Remastered Gratis, Pemain Ramai-ramai Pinjam Kartrid
Baca dalam 60 detik
- Pemilik Switch 2 bisa mengklaim The Witcher 3: Wild Hunt Remastered secara cuma-cuma hanya dengan menyisipkan kartrid versi Switch original, meski tidak memiliki salinan digital.
- Mekanisme ini muncul karena versi remaster di Switch 2 diunduh sebagai game terpisah, sehingga setiap penyisipan kartrid menghasilkan lisensi digital baru yang menetap di pustaka.
- CD Projekt Red dan Nintendo diperkirakan tidak akan menambal celah ini karena remaster diposisikan sebagai peningkatan gratis, membuka peluang serupa di platform lain.

Jakarta โ Sebuah kelemahan teknis di konsol Nintendo Switch 2 memungkinkan siapa pun mengunduh The Witcher 3: Wild Hunt Remastered tanpa membeli game aslinya. Cukup dengan mencolokkan kartrid versi Switch lama ke perangkat baru, pemain langsung mendapatkan lisensi digital untuk versi remaster yang dirilis 29 September lalu.
Kemudahan ini berbeda dari platform lain seperti PC, PlayStation, dan Xbox. Di sana, pemilik game original menerima remaster sebagai pembaruan otomatis. Di Switch 2, game harus diunduh sebagai aplikasi terpisah, sehingga sistem menganggap setiap kartrid yang dimasukkan sebagai salinan baru yang layak mendapat lisensi digital. Alhasil, satu kartrid bisa digunakan berulang kali di berbagai konsol untuk mengklaim game secara gratis.
Menurut laporan Kotaku, pemain tidak perlu menahan kartrid di dalam slot selama bermain. Setelah lisensi tersimpan di pustaka digital, game bisa dijalankan tanpa media fisik. Celah ini dengan cepat menyebar di forum dan media sosial, memicu praktik pinjam-meminjam kartrid antar pemain atau bahkan dari perpustakaan umum.
Bagi penggemar berat, remaster ini menawarkan peningkatan visual dan performa, sistem keterampilan yang disempurnakan, serta mekanisme pertarungan yang lebih halus. Namun, daya tarik utamanya tetap pada celah yang membuat game senilai puluhan dolar itu bisa dinikmati tanpa biaya sepeser pun.
Pengamat industri menilai CD Projekt Red dan Nintendo kemungkinan besar tidak akan menambal celah ini. Pasalnya, remaster memang diposisikan sebagai upgrade gratis bagi pemilik versi original. Menutup celah justru berisiko memicu protes dari pemain yang merasa berhak atas pembaruan tersebut. Selain itu, biaya pengembangan tambalan bisa lebih besar daripada potensi kerugian yang timbul.
"Kebijakan upgrade gratis sudah menjadi komitmen kami sejak awal. Kami tidak melihat adanya pelanggaran yang perlu ditindak tegas," ujar seorang perwakilan CD Projekt Red dalam pernyataan yang dikutip Polygon.
Meski tampak menguntungkan konsumen, praktik ini menimbulkan pertanyaan etis. Beberapa pihak menilai penyalahgunaan celah dapat merugikan pengembang, terutama studio independen yang mengandalkan penjualan untuk bertahan. Di sisi lain, fenomena ini menunjukkan bagaimana desain sistem digital di konsol generasi baru masih menyisakan celah yang bisa dieksploitasi.
Bagi pasar Indonesia, kabar ini disambut antusias oleh komunitas gamer. Dengan harga game original yang mencapai Rp700 ribu, mendapatkan versi remaster secara gratis menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika forum jual-beli kartrid bekas The Witcher 3 versi Switch mulai ramai diburu. Namun, perlu diingat bahwa praktik pinjam-meminjam kartrid untuk mengklaim lisensi bisa melanggar ketentuan layanan Nintendo jika dilakukan secara massal.
Ke depan, muncul spekulasi apakah Nintendo akan memperketat verifikasi lisensi pada pembaruan sistem berikutnya. Jika tidak, model serupa berpotensi muncul pada game lain yang menawarkan upgrade gratis. Di sisi lain, pengembang mungkin akan lebih berhati-hati dalam merancang mekanisme distribusi digital di konsol hybrid. Yang jelas, pemilik Switch 2 kini punya kesempatan emas untuk mencoba salah satu RPG terbaik sepanjang masa tanpa menguras kantongโsetidaknya sampai celah ini ditutup.



