Dolly Parton Batal Tampil di Dollywood karena Masalah Kesehatan: Dehidrasi dan Vertigo Menghantui Sang Legenda
Baca dalam 60 detik
- Dolly Parton, 80 tahun, membatalkan penampilan di Dollywood atas anjuran dokter karena dehidrasi dan vertigo, memicu kekhawatiran penggemar.
- Kesehatan Parton yang menurun telah memaksa pembatalan residensi Las Vegas dan memengaruhi jadwal penampilannya, meski ia tetap produktif di proyek lain.
- Meski demikian, musikal Broadway 'DOLLY: A True Original Musical' tetap berjalan sesuai rencana, menunjukkan semangat yang tak pernah padam dari sang ikon country.

Legenda musik country, Dolly Parton, kembali harus menunda penampilannya di depan publik. Pada Jumat (14/08), penyanyi berusia 80 tahun itu batal hadir dalam pembukaan wahana baru NightFlight Expedition di taman hiburan Dollywood, Pigeon Forge, Tennessee, setelah dokter pribadinya melarangnya bepergian. Parton, yang berbicara melalui sambungan virtual dari Nashville, mengaku mengalami dehidrasi dan rasa pusing yang membuatnya tidak mungkin menempuh perjalanan.
Dalam video yang diunggahnya, Parton dengan jujur menyampaikan kondisinya kepada para penggemar. "Saya masih di Nashville, dan saya minta maaf," ujarnya. "Saya seharusnya hadir secara langsung seperti yang direncanakan. Seperti yang sudah saya sampaikan, saya punya sedikit masalah kesehatan. Kadang saya merasa pusing dan dehidrasi. Kini saya dehidrasi, dan dokter di Nashville 'memotong sayap saya', bilang saya tidak boleh bepergian minggu ini." Ungkapan itu merujuk pada sayap peri yang ia kenakan dalam video, sebuah simbol yang sering diasosiasikan dengan citranya yang ceria.
Pembatalan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Parton telah membatalkan residensi Las Vegas yang sempat dijadwalkan ulang, karena ia membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih. Pada Mei lalu, ia mengumumkan bahwa pertunjukan tersebut tidak akan dilanjutkan. "Kabar baiknya, saya merespons obat dan perawatan dengan baik, dan saya membaik setiap hari," katanya saat itu. "Mereka meyakinkan saya bahwa semua yang saya alami bisa diobati, jadi saya percaya itu. Terima kasih telah berdiri di samping saya, dan saya akan selalu mencintai kalian."
Rangkaian masalah kesehatan ini muncul di tengah duka yang mendalam. Suami tercinta, Carl Dean, meninggal dunia pada Maret 2025 di usia 82 tahun setelah menikah hampir enam dekade. Tak lama kemudian, saudara laki-lakinya, Coy "Denver" Parton, juga berpulang pada Juli. Meski diterpa badai kehidupan, Parton tetap menunjukkan ketangguhan. Ia masih aktif menggarap proyek-proyek kreatif, termasuk musikal autobiografinya yang akan segera tayang di Broadway.
Musikal bertajuk DOLLY: A True Original Musical itu akan memulai preview di St. James Theatre, New York, pada 7 Desember mendatang, dan resmi dibuka 19 Januari 2027. Parton menulis naskahnya bersama Maria S. Schlatter, dengan arahan sutradara pemenang Tony Award, Bartlett Sher. Pertunjukan ini akan membawakan lagu-lagu legendaris seperti "Jolene", "Coat of Many Colors", "9 to 5", dan "I Will Always Love You", plus materi baru yang ditulis khusus untuk panggung. Parton sendiri tidak akan tampil sebagai pemeran, tetapi ia menyambut antusias: "Seluruh hidup saya adalah musikal. Opera besar, sungguh. Saya tidak sabar membawanya ke Broadway. Semoga kalian menikmatinya seperti saya menikmati menjalaninya!"
Di tengah keterbatasan fisik, Parton juga terus menjalankan misi filantropinya. Melalui Imagination Library, ia konsisten mendorong literasi anak. Untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-80, ia merilis ulang lagu "Light of a Clear Blue Morning" bersama Lainey Wilson, Miley Cyrus, Queen Latifah, dan Reba McEntire, dengan iringan piano David Foster. Hasil penjualan lagu tersebut disumbangkan untuk riset kanker anak di Monroe Carell Jr. Children's Hospital at Vanderbilt.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini mungkin terasa jauh, tetapi perjalanan Parton menyiratkan pesan universal tentang ketahanan. Di usia senja, ketika tubuh mulai terbatas, semangat kreatif dan kedermawanan justru semakin bersinar. Pertanyaannya, akankah kondisi kesehatan Parton memungkinkannya untuk terus tampil di masa depan? Atau justru ia akan lebih banyak berkarya di balik layar, seperti yang ia lakukan dengan musikal Broadway-nya? Yang jelas, Dolly Parton telah membuktikan bahwa usia hanyalah angka, dan dedikasi pada karya serta penggemar tidak pernah pudar.



