Magic: The Gathering Umumkan Secret Lair 'Corn Maze', Hadirkan KPop Demon Hunters dan Marvel
Baca dalam 60 detik
- Secret Lair Superdrop bertema 'Corn Maze' akan dirilis 12 Oktober, menggabungkan properti Marvel, KPop Demon Hunters, dan Labyrinth.
- Langkah ini menegaskan strategi Hasbro mengeksploitasi IP populer untuk mendongkrak penjualan kartu koleksi di tengah pasar yang kompetitif.
- Bagi penggemar di Indonesia, perilisan ini berpotensi menciptakan gelombang permintaan sekunder yang signifikan di platform jual beli online.

Wizards of the Coast secara resmi mengumumkan Superdrop terbaru untuk Magic: The Gathering (MTG) bertajuk "Corn Maze", yang dijadwalkan meluncur pada 12 Oktober mendatang. Pengumuman ini menjawab spekulasi yang beredar sejak tahun lalu, ketika Hasbro—induk perusahaan Wizards of the Coast—menjalin kemitraan dengan Netflix untuk menghadirkan merchandise KPop Demon Hunters, termasuk produk kartu koleksi Secret Lair.
Teaser yang dibagikan melalui akun resmi Secret Lair di X dan Bluesky menampilkan empat gambar yang menggambarkan labirin jagung di malam hari dengan berbagai objek berserakan. Nuansa Halloween terasa kuat, namun petunjuk terbesarnya justru tersembunyi pada catatan hak cipta dan merek dagang di bagian bawah gambar: Marvel, KPop Demon Hunters, dan Jim Henson's Labyrinth. Kehadiran ketiga nama tersebut mengonfirmasi bahwa setidaknya akan ada satu Drop untuk masing-masing properti.
Dalam panggilan pendapatan kuartal ketiga 2025, CEO Hasbro Chris Cocks menyatakan keyakinannya bahwa Magic mampu mengakomodasi berbagai intellectual property (IP) dalam satu produk. "Salah satu Secret Lair terlaris sepanjang masa adalah SpongeBob SquarePants. Jika kami bisa membuat orang antusias dengan kartu koleksi SpongeBob, kami yakin bisa melakukan hal yang sama dengan salah satu film terbesar sepanjang masa," ujarnya, seperti dikutip dari Polygon. Pernyataan ini menggarisbawahi strategi perusahaan untuk terus mengail pendapatan dari kolaborasi lintas industri.
Petunjuk visual dalam teaser juga mengarah pada elemen spesifik dari masing-masing waralaba. Seekor burung murai yang mengenakan gat—topi tradisional Korea—diduga kuat merupakan Sussie, burung iblis yang sering tampil bersama harimau besar Derpy dalam KPop Demon Hunters. Sementara itu, jam di dalam labirin kemungkinan merujuk pada tenggat 13 jam yang diberikan kepada Sarah untuk menyelamatkan Toby dalam film Labyrinth (1986), dan tangan yang muncul di salah satu gambar adalah tangan Goblin King Jareth, karakter ikonik yang diperankan David Bowie, sedang memegang bola kristal.
Marvel bukanlah kejutan, mengingat kolaborasi Magic dengan Marvel telah berlangsung melalui set Marvel's Spider-Man (2025) dan Marvel Super Heroes (Juni). Namun, Drop yang masuk dalam Corn Maze diprediksi akan mengusung tema horor, sejalan dengan nuansa Halloween—misalnya Marvel Zombies. Hingga kini, belum ada informasi rinci mengenai mekanisme kartu atau jumlah persis Drop untuk tiap properti. Mengacu pada Superdrop Oktober 2022 yang mencakup 11 Drop, sangat mungkin Marvel, KPop Demon Hunters, dan Labyrinth masing-masing mendapatkan tiga Drop.
"Saya pikir Magic telah membuktikan bahwa mereka bisa memasukkan banyak IP," kata Chris Cocks dalam panggilan pendapatan Hasbro kuartal ketiga 2025.
Bagi pasar Indonesia, perilisan Secret Lair ini berpotensi menggairahkan komunitas penggemar MTG dan kolektor kartu di tanah air. Produk Secret Lair biasanya dijual secara terbatas melalui situs resmi dan sering menjadi incaran karena sifatnya yang eksklusif. Kolaborasi dengan KPop Demon Hunters—yang tengah naik daun—diprediksi akan menarik minat tidak hanya dari kalangan pemain Magic, tetapi juga penggemar budaya pop Korea. Hal ini dapat mendorong aktivitas jual beli di platform marketplace lokal, meskipun harga bisa melambung karena faktor kelangkaan dan biaya impor.
Ke depan, kesuksesan Corn Maze akan menjadi indikator sejauh mana strategi cross-IP Hasbro mampu mempertahankan relevansi Magic di pasar global yang semakin kompetitif. Jika respons pasar positif, bukan tidak mungkin Wizards of the Coast akan semakin agresif menggandeng waralaba populer lain, termasuk yang memiliki basis penggemar besar di Asia Tenggara. Pertanyaannya, akankah Secret Lair kali ini mampu memuaskan ekspektasi kolektor tanpa mengorbankan keseimbangan permainan?



